全部产品
Search
文档中心

Edge Security Acceleration:Analitik Cache

更新时间:Dec 25, 2025

Dasbor Analitik Cache membantu Anda mengidentifikasi resource yang tidak di-cache, telah kedaluwarsa, atau tidak memenuhi syarat untuk di-cache. Hal ini memungkinkan Anda mengoptimalkan kinerja situs web, meningkatkan pengalaman pengguna, dan mengurangi trafik ke server origin.

Prosedur

  1. Di Konsol ESA, pilih Websites. Lalu, pada kolom Website, klik situs target.

  2. Pada panel navigasi di sebelah kiri, pilih Caching > Cache Analytics.

Detail Dasbor

image

1. Filter data

Anda dapat melihat jenis data tertentu dengan membuat filter atau menetapkan rentang waktu.

  • Anda dapat melakukan filter berdasarkan: Cache Status, Country/Region, Host, HTTP Method, Path, Query String, Content Type, Edge Status Code, Served By, Device Type, dan Version (hanya Edisi Perusahaan).

  • Rentang waktu yang didukung: 30 menit terakhir, 6 jam, 12 jam, 24 jam, 72 jam, 7 hari, 14 hari, 21 hari, 30 hari, dan rentang waktu kustom.

2. Metrik data

  • Analisis kinerja cache

    • Response Traffic: Total trafik dari permintaan yang diterima ESA dari klien.

    • Requests: Jumlah total permintaan yang diterima dari klien.

  • Cache reserve (hanya paket Enterprise)

    • Data Transfer: Trafik respons yang melewati titik keberadaan (POPs) cache reserve.

Catatan

Laju yang ditampilkan untuk setiap metrik menunjukkan laju perubahan berdasarkan periode ekuivalen sebelumnya. Jika tidak ada data pada periode sebelumnya, laju perubahan tidak ditampilkan.

Sebagai contoh, jika Anda memilih rentang waktu Last 30 Days dan jumlah permintaan meningkat sebesar 2,03%, artinya jumlah permintaan yang diterima ESA bulan ini 2,03% lebih tinggi dibanding bulan lalu.

3. Ikhtisar dan tren data

Graf tren menunjukkan bagaimana metrik data berubah seiring waktu untuk setiap dimensi. Untuk semua dimensi kecuali "All", laporan hanya menampilkan 5 titik data teratas beserta totalnya.

4. Status cache

Bagian ini menampilkan data untuk setiap status cache. Anda dapat mengklik suatu status untuk memfilter berdasarkan status tersebut atau mengecualikannya dari hasil.

Status

Description

Triggering scenarios

MISS

Cache miss. Resource harus diambil dari server origin.

  • Resource diminta untuk pertama kalinya.

  • Tidak ada aturan cache yang dikonfigurasi, atau permintaan tidak sesuai dengan aturan cache saat ini.

HIT

Cache hit.

  • Resource statis yang diminta telah di-cache pada node ESA dan belum kedaluwarsa.

  • Permintaan sesuai dengan aturan cache saat ini.

DYNAMIC

Resource dinamis diambil dari server origin.

  • Konten yang diminta merupakan resource dinamis, seperti informasi session pengguna atau data personalisasi.

EXPIRED

Resource ada di cache tetapi telah kedaluwarsa. Resource tersebut harus diambil dari server origin. Server origin merespons dengan kode status 200 atau 206.

  • Waktu cache resource telah lewat dan perlu divalidasi ulang atau direfresh.

  • Kebijakan cache tidak memiliki Time to Live (TTL) yang cukup.

BYPASS

Permintaan melewati cache ESA dan langsung mengakses server origin.

  • ESA tidak diatur untuk memprioritaskan kebijakan cache server origin, dan waktu cache di ESA diatur ke 0.

  • ESA diatur untuk memprioritaskan kebijakan cache server origin, dan respons server origin untuk header Cache-Control adalah salah satu dari berikut: no-cache, no-store, atau max-age=0.

STALE

Resource kedaluwarsa (stale) dari cache dilayani sementara sambil menunggu proses revalidasi.

  • ESA diatur untuk memprioritaskan kebijakan cache server origin, dan respons origin menyertakan Cache-Control:stale-while-revalidate=<seconds>. Dalam rentang waktu yang ditentukan, ESA melayani cache stale ke klien sambil melakukan revalidasi resource dengan server origin.

  • ESA diatur untuk memprioritaskan kebijakan cache server origin, dan respons origin menyertakan Cache-Control:stale-if-error=<seconds>. Dalam rentang waktu yang ditentukan, jika ESA tidak dapat mengakses server origin untuk mengambil resource yang diperbarui (misalnya, server origin timeout), maka cache stale dilayani ke klien.

  • Fitur Serve Expired Cache diaktifkan di ESA. Jika ESA tidak dapat mengakses server origin untuk mengambil resource yang diperbarui (misalnya, server origin timeout), maka cache stale dilayani ke klien.

REVALIDATED

Resource yang di-cache telah kedaluwarsa, tetapi revalidasi mengonfirmasi bahwa resource tersebut tidak diubah. Konten cache dilayani ke klien.

  • Resource tidak diperbarui. Untuk mengurangi transfer data back-to-origin, ESA mengirim permintaan back-to-origin dengan header If-Modified-Since atau If-None-Match untuk merevalidasi resource (server origin merespons dengan kode status 304).

NONE/UNKNOWN

Status cache tidak dapat ditentukan.

  • Caching tidak diaktifkan atau dikonfigurasi secara salah.

  • Permintaan tidak sesuai dengan aturan cache apa pun.

5. Data teratas

  • Dimensi data yang didukung: Content Type, Path, Host, Device Type, Country/Region, Edge Status Code, dan Version (hanya Edisi Perusahaan).

  • Secara default, 5 titik data teratas ditampilkan. Klik More untuk melihat semua data.

6. Cetak

Halaman ini memiliki tata letak yang ramah pencetakan. Anda dapat mencetaknya langsung dari browser untuk menghasilkan laporan.

7. Unduh

Klik ikon image di pojok kanan atas bagian Data Overview dan Top Data untuk menyimpan data ke perangkat lokal Anda.

Ketersediaan

Feature

Entrance

Pro

Premium

Enterprise

Response traffic

Not supported

Supported

Supported

Supported

Number of requests

Not supported

Supported

Supported

Supported

Cache reserve

Not supported

Not supported

Not supported

Supported