All Products
Search
Document Center

Enterprise Distributed Application Service:Buat NGINX Ingress untuk aplikasi

Last Updated:Mar 11, 2026

Saat aplikasi terkontainerisasi Anda perlu menerima traffic HTTP atau HTTPS eksternal, NGINX Ingress memetakan permintaan masuk ke layanan backend yang sesuai berdasarkan nama domain dan path URL. Di Enterprise Distributed Application Service (EDAS), Anda dapat membuat dan mengelola sumber daya Ingress langsung dari Konsol.

Prasyarat

Sebelum memulai, pastikan Anda telah:

  • Menambahkan setidaknya satu layanan ke aplikasi target

Batasan

  • Jangan ubah sumber daya Ingress yang dikelola secara otomatis oleh EDAS. Sumber daya ini diberi label edas-domain: edas-admin atau edas-domain.

  • EDAS Standard Edition hanya mengizinkan maksimal lima aturan routing dengan laju pengambilan sampel lebih dari 10%.

  • EDAS Professional Edition dan Platinum Edition tidak memiliki batasan laju pengambilan sampel.

Buat NGINX Ingress

  1. Masuk ke Konsol EDAS.

  2. Di panel navigasi kiri, pilih Traffic Management > Application Routing.

  3. Pada halaman Application Routing (Kubernetes Ingress), pilih wilayah dan namespace layanan mikro.

  4. Klik CreateNginx Ingress.

  5. Pada panel CreateNginx Ingress, konfigurasikan parameter berikut:

    ParameterDeskripsi
    K8s ClusterKluster Kubernetes tempat Ingress akan dibuat.
    K8s namespaceNamespace Kubernetes. Nilai umum: default (digunakan saat tidak ada namespace yang ditentukan), kube-system (objek yang dibuat sistem), dan kube-public (dapat dibaca oleh semua pengguna, termasuk pengguna tanpa autentikasi).
    Redirect to HTTPSAktifkan untuk mengalihkan semua permintaan HTTP ke HTTPS.
    Application route nameNama unik dalam namespace. Gunakan huruf kecil, angka, dan tanda hubung (-). Nama harus dimulai dengan huruf dan diakhiri dengan huruf atau angka.
  6. Klik Add forwarding rule dan konfigurasikan aturan routing:

    Catatan Catatan: Setiap kombinasi domain-path dipetakan ke tepat satu layanan, tetapi satu layanan dapat melayani beberapa kombinasi domain-path. Anda dapat menambahkan beberapa aturan pengalihan ke satu Ingress, dan Ingress yang berbeda dapat berbagi aturan yang sama.
    ParameterDeskripsi
    domain nameNama domain yang digunakan klien eksternal untuk mengakses layanan.
    PathPath URL yang akan dicocokkan. Harus dimulai dengan garis miring (/).
    ApplicationAplikasi target dalam kluster.
    Service nameLayanan backend yang menerima traffic yang sesuai.
    Service portPort tempat layanan mendengarkan.
  7. (Opsional) Klik Advanced Options untuk mengatur Sampling Rate untuk pelacakan permintaan. Laju pengambilan sampel mengontrol persentase permintaan yang dilacak oleh Application Real-Time Monitoring Service (ARMS). Nilai yang valid: 0 hingga 100. Nilai default: 0 (tidak ada pelacakan). Nilai 100 berarti melacak semua permintaan. Untuk melihat ID jejak, buka tab Log Analysis pada halaman pemantauan Ingress.

  8. (Opsional) Untuk mengaktifkan terminasi TLS bagi traffic HTTPS, aktifkan Open The TLS dan pilih Secret yang berisi sertifikat TLS dari daftar drop-down secrets. Jika belum ada Secret, klik New key untuk membuatnya. Untuk detailnya, lihat Create a Secret.

  9. Klik Yes.

    Create an Ingress for an application

Setelah Ingress dibuat, Ingress tersebut akan muncul dalam daftar Ingress. Dari daftar tersebut, Anda dapat melihat detail, mengubah aturan routing, memantau traffic, atau menghapus Ingress.

Verifikasi Ingress

Pada bilah alamat browser, masukkan nama domain dan path dari aturan routing (misalnya, example.com/api). Tanggapan sukses dari aplikasi backend menunjukkan bahwa Ingress berhasil mengarahkan traffic.

Cara kerja routing Ingress

Saat Anda membuat kluster Kubernetes di EDAS, controller Ingress secara otomatis dideploy. Controller ini bertindak sebagai reverse proxy yang terus-menerus memantau sumber daya Ingress dan menerapkan aturan routing-nya.

Tiga komponen yang menangani routing traffic dalam kluster Kubernetes:

  • Service — Mewakili aplikasi yang berjalan di sejumlah Pod.

  • Ingress — Menentukan aturan yang memetakan permintaan HTTP atau HTTPS masuk ke layanan backend berdasarkan nama domain dan path.

  • Ingress controller — Reverse proxy yang membaca aturan Ingress dan meneruskan traffic ke layanan yang sesuai. Layanan tersebut kemudian mendistribusikan permintaan ke Pod-nya.

Relationships between Services, Ingresses, and the Ingress controller

Langkah selanjutnya