Gunakan fdisk dan testdisk untuk memulihkan partisi yang hilang atau memulihkan data pada disk data Instance ECS Linux.
Prasyarat
Snapshot telah dibuat untuk disk data yang kehilangan partisi. Jika terjadi error selama pemulihan, gunakan snapshot tersebut untuk melakukan rollback pada disk data. Lihat Buat snapshot secara manual dan Lakukan rollback disk menggunakan snapshot.
Latar Belakang
Tool berikut dapat memulihkan data pada instans Linux.
|
Nama alat |
Pemasangan Default |
Deskripsi Alat |
|
fdisk |
Ya |
Tool manajemen partisi di Linux. |
|
testdisk |
Tidak |
Tool untuk memulihkan partisi disk atau data di Linux. |
|
partprobe |
Ya |
Tool yang memungkinkan kernel membaca ulang informasi partisi tanpa perlu restart. |
Memulihkan partisi atau data
Jika tabel partisi rusak atau data hilang akibat operasi tidak sengaja, anomali program, atau virus, gunakan salah satu metode berikut.
(Opsional) Periksa informasi disk
Periksa informasi disk saat ini:
sudo fdisk -lu
Contoh output:
Disk /dev/vda: 145 GiB, 155692564480 bytes, 304087040 sectors
Units: sectors of 1 * 512 = 512 bytes
Sector size (logical/physical): 512 bytes / 512 bytes
I/O size (minimum/optimal): 512 bytes / 512 bytes
Disklabel type: gpt
Disk identifier: F51132A7-xxxx-xxxx-xxxx-FD0DE6E1210C
Pada contoh ini, disk /dev/vda ditampilkan. Kolom Device tidak ada, yang menunjukkan bahwa tabel partisi rusak.
Gunakan fdisk untuk memulihkan partisi
Dalam kebanyakan kasus, partisi pada disk data menggunakan sektor awal dan akhir default. Jalankan fdisk untuk membuat ulang partisi pada disk data.
Jika partisi tidak dapat dipasang setelah menjalankan fdisk, atau file tidak terlihat setelah dipasang, gunakan testdisk untuk memulihkan partisi atau gunakan testdisk untuk memulihkan data.
Gunakan testdisk untuk memulihkan partisi
Contoh ini menggunakan disk /dev/xvdb. Untuk memulihkan partisi dengan testdisk, lakukan langkah-langkah berikut:
-
Instal
testdisk.Alibaba Cloud Linux 3, Alibaba Cloud Linux 2, CentOS 6, CentOS 7, atau CentOS 8
sudo yum install -y testdiskUbuntu atau Debian
sudo apt install -y testdisk -
Jalankan testdisk /dev/xvdb. Ganti /dev/xvdb dengan nama perangkat disk data Anda. Pilih Proceed (default) dan tekan Enter.

-
Pilih gaya tabel partisi. Nilai default-nya adalah Intel. Untuk disk GPT, pilih EFI GPT.

-
Pilih Analyse dan tekan Enter.

-
Jika informasi partisi tidak ditampilkan, pilih Quick Search dan tekan Enter.

Informasi partisi ditampilkan.
-
Pilih partisi dan tekan Enter.
-
Pilih Write untuk menyimpan partisi.
CatatanJika partisi yang diharapkan tidak muncul dalam daftar, pilih Deeper Search untuk melanjutkan pencarian.

-
Tekan Y untuk menyimpan partisi.

-
Jalankan partprobe /dev/xvdb untuk merefresh tabel partisi. Ganti /dev/xvdb dengan nama perangkat disk data Anda.
-
Pasang ulang partisi dan verifikasi datanya.

Gunakan testdisk untuk memulihkan data
Jika testdisk menemukan partisi tetapi tidak dapat menyimpannya, Anda tetap dapat memulihkan file individual. Lakukan langkah-langkah berikut:
-
Pindai partisi disk dengan testdisk. Lihat Langkah 1 hingga 5 di Gunakan testdisk untuk memulihkan partisi.
-
Tekan P untuk menampilkan daftar file.
File ditampilkan.
-
Pilih file yang akan dipulihkan dan tekan C.
-
Pilih direktori tujuan. Pada contoh ini, file dipulihkan ke /home.

Jika muncul pesan
Copy done! 1 ok, 0 failed, berarti file berhasil disalin.
-
Buka direktori /home untuk memverifikasi bahwa file telah dipulihkan.
File muncul di direktori /home, yang mengonfirmasi pemulihan berhasil.
Kesalahpahaman dan praktik terbaik
Kehilangan data pada Instance ECS dapat berdampak serius terhadap bisnis. Bagian ini mencakup kesalahpahaman umum dan praktik terbaik untuk keamanan data.
Kesalahpahaman umum
Alibaba Cloud menggunakan penyimpanan triplikat, yang membuat sebagian pengguna menganggap tidak ada risiko kehilangan data. Namun, penyimpanan triplikat hanya melindungi data di lapisan fisik. Masalah logis seperti virus, penghapusan tidak sengaja, atau kerusakan sistem file tetap dapat menyebabkan kehilangan data. Gunakan snapshot dan geo-redundansi untuk meningkatkan keamanan data. Lihat Keandalan data disk cloud ESSD.
Praktik terbaik
Pemulihan partisi dan data tidak selalu berhasil. Ikuti praktik terbaik berikut untuk memaksimalkan keamanan data dengan snapshot dan backup.
-
Terapkan kebijakan snapshot otomatis
Terapkan kebijakan snapshot otomatis pada disk sistem atau disk data.
PentingSaat disk sistem diganti, instance kedaluwarsa, atau disk dilepas secara manual, snapshot otomatis terkait mungkin juga dilepas. Untuk melepas snapshot otomatis bersamaan dengan disk, pilih Delete Automatic Snapshots While Releasing Disk pada kotak dialog Modify Attributes di Konsol ECS. Untuk mempertahankannya, kosongkan opsi ini. Lihat FAQ Snapshot dan Buat kebijakan snapshot otomatis.
-
Buat snapshot manual
Buat snapshot manual sebelum melakukan operasi berisiko tinggi berikut:
-
Perbarui kernel.
-
Tingkatkan atau ubah aplikasi.
-
Pulihkan data pada disk.
Selalu buat snapshot sebelum memulihkan disk. Lanjutkan proses pemulihan hanya setelah snapshot selesai dibuat.
-
-
Backup OSS, backup offline, dan geo-redundansi
Backup data penting dengan OSS, backup offline, atau geo-redundansi sesuai kebutuhan bisnis Anda.
Referensi
Lihat Praktik terbaik