Sebarkan Active Directory (AD) Domain Services pada ECS untuk memusatkan verifikasi identitas, otorisasi, dan pengendalian kebijakan.
Cara kerja
-
Domain Controller (DC): Menjalankan Active Directory Domain Services dan DNS. Berfungsi sebagai inti autentikasi domain dan resolusi nama. Memerlukan alamat IP privat statis agar layanan tetap berkelanjutan.
-
Klien: Instans yang bergabung ke domain. Server DNS-nya mengarah ke domain controller, sehingga memungkinkan manajemen kebijakan domain dan verifikasi identitas terpusat.
-
Jaringan: Domain controller dan klien berada dalam VPC dan vSwitch yang sama, serta berkomunikasi melalui jaringan pribadi.
Prosedur
Persiapan
Buat dua instans ECS dalam VPC yang sama: satu sebagai domain controller (DC) dan satu lagi sebagai klien. Contoh ini menggunakan Windows Server 2016 dengan konfigurasi berikut:
-
Blok CIDR VPC:
172.31.0.0/16 -
IP Domain Controller (DC):
172.31.106.88(IP privat statis) -
IP Klien:
172.31.106.87(IP privat statis) -
Nama domain root:
example.com
Jangan menyebarkan domain controller baru dari custom image domain controller yang sudah ada. Jika harus melakukannya, pastikan instans baru memiliki hostname yang sama dengan sumbernya, atau ubah hostname setelah pembuatan.
Langkah 1: Menyebarkan domain controller
-
Login ke instans ECS domain controller.
-
Buka halaman ECS Instances page. Pilih kelompok sumber daya dan wilayah instans target.
-
Pada halaman detail instans target, klik Connect > Workbench. Atur metode koneksi ke Terminal, masukkan username dan password Anda, lalu login.
-
-
Instal peran AD Domain Services dan DNS Server.
-
Klik kanan ikon
, klik Run, masukkan servermanager.exe, lalu tekan Enter untuk membuka Server Manager. Klik Add Roles And Features. -
Pada halaman Installation Type dan Server Selection, pertahankan pengaturan default lalu klik Next.
-
Pada halaman Server Roles, pilih Active Directory Domain Services dan DNS Server, lalu konfirmasi untuk menambahkannya.
AD Domain Services bergantung pada DNS untuk resolusi nama dan lokasi layanan. Installer secara otomatis mengonfigurasi server DNS lokal serta membuat zona dan rekaman DNS yang diperlukan. Jika DNS dijalankan di server lain, Anda harus mengonfigurasi delegasi zona secara manual, menambahkan rekaman DNS terkait AD, dan memastikan konektivitas jaringan.
-
Klik Next hingga mencapai halaman Install. Klik Install. Setelah instalasi selesai, klik Close.
-
-
Tingkatkan server menjadi domain controller.
Setelah menginstal peran, tingkatkan server menjadi domain controller.
-
Di pojok kanan atas Server Manager, klik ikon tanda seru kuning lalu pilih Promote this server to a domain controller.

-
Pada halaman Deployment Configuration, pilih Add New Forest dan atur Root Domain, misalnya
example.com. -
Pada halaman Domain Controller Options, atur kata sandi Directory Services Restore Mode (DSRM). Simpan kata sandi ini dengan aman; digunakan untuk disaster recovery.
-
Pada halaman DNS Options, klik Next.
Anda dapat mengabaikan peringatan delegasi. Peringatan ini muncul karena wizard mencoba menghubungi zona DNS induk, tetapi tidak ada zona induk untuk domain root hutan baru. Hal ini tidak memengaruhi fungsionalitas domain controller.
-
Pada halaman Other Options, nama domain NetBIOS (misalnya
EXAMPLE) dibuat secara otomatis. Klik Next. -
Pertahankan pengaturan default untuk langkah-langkah berikutnya. Setelah Prerequisite Check berhasil, klik Install. Server akan restart secara otomatis setelah instalasi.
-
-
Verifikasi status domain controller.
Setelah restart, sambungkan kembali ke instans. Klik kanan ikon
, klik Run, masukkan control system, lalu tekan Enter. Verifikasi nama komputer dan domain. Jika benar, instalasi berhasil.
Langkah 2: Menggabungkan klien ke domain AD
Setelah menyebarkan domain controller, gabungkan instans klien ke domain untuk manajemen terpusat.
-
Login ke instans ECS klien.
-
Buka halaman ECS Instances page. Pilih kelompok sumber daya dan wilayah instans target.
-
Buka halaman detail instans target. Klik Connect > Workbench. Pilih Terminal, masukkan username dan password Anda, lalu login.
-
-
Konfigurasikan DNS klien.
Atur alamat server DNS klien ke alamat IP privat domain controller agar dapat melakukan resolusi domain dan menemukan DC.
-
Klik kanan ikon
, klik Run, masukkan ncpa.cpl, lalu tekan Enter untuk membuka Network Connections. -
Klik kanan Ethernet > Properties. Pilih Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4) lalu klik Properties. Pilih Use the following DNS server addresses dan atur alamat server DNS ke IP domain controller dari Langkah 1.

-
-
Gabungkan klien ke domain.
-
Klik kanan ikon
, klik Run, masukkan control system, lalu tekan Enter. Di area Computer name, domain, and workgroup settings, klik Change settings.
-
Pada halaman System Properties, klik Change.

-
Pada halaman Computer Name/Domain Change, masukkan informasi domain AD.
Masukkan nama domain root yang ditetapkan di Langkah 1: Menyebarkan domain controller, misalnya,
example.com. -
Restart server agar perubahan diterapkan.
-
-
Verifikasi status penggabungan domain.
Klik kanan ikon
, klik Run, masukkan control system, lalu tekan Enter. Jika nama komputer lengkap dan nama domain mencakup domain root AD, klien telah berhasil bergabung ke domain.Setelah menyiapkan domain AD dan menggabungkan klien, Anda dapat melakukan operasi seperti membuat pengguna dan unit organisasi. Lihat Active Directory Domain Services Overview.

Pastikan domain controller selalu menggunakan alamat IP statis. Jika IP-nya berubah, klien yang menyimpan cache IP lama akan gagal terhubung, menyebabkan kegagalan autentikasi domain. Anda harus memperbarui konfigurasi server DNS pada semua klien secara manual agar mengarah ke alamat IP baru domain controller.
FAQ
Bagaimana cara memperbaiki error "The security database on the server does not have a computer account for this workstation trust relationship"?
Penyebab: Hubungan kepercayaan antara instans ECS anggota domain dan Domain Controller (DC) rusak. Kemungkinan penyebabnya:
-
Pemulihan snapshot: Instans dikembalikan ke snapshot lama, menyebabkan ketidaksesuaian antara kata sandi mesin yang disimpan secara lokal dengan kata sandi di AD.
-
Konflik SID: Beberapa instans dibuat dari custom image tanpa menjalankan Sysprep, menghasilkan duplikasi nama komputer atau konflik SID.
-
Status offline lama: Instans dimatikan atau terputus lebih dari 30 hari, menyebabkan kata sandi akun mesin kedaluwarsa.
-
Penghapusan tidak sengaja di AD: Administrator secara manual mereset atau menghapus akun komputer.
Solusi:
Solusi 1: Perbaikan cepat dengan PowerShell (Direkomendasikan)
Memperbaiki saluran aman secara online tanpa meninggalkan domain.
-
Login ke instans ECS dengan akun administrator lokal.
-
Jalankan perintah PowerShell berikut sebagai administrator:
Test-ComputerSecureChannel -Repair -Credential (Get-Credential) -
Pada jendela pop-up, masukkan kredensial administrator domain.
-
Verifikasi hasilnya:
-
Jika mengembalikan nilai True, perbaikan berhasil. Restart instans untuk memulihkan login akun domain.
-
Jika mengembalikan nilai False atau terjadi error, lanjutkan ke Solusi 2.
-
Solusi 2: Tinggalkan dan gabungkan kembali ke domain
-
Login ke instans ECS dengan akun administrator lokal.
-
Tinggalkan domain:
-
Klik kanan This PC, pilih , lalu klik Change.
-
Ubah keanggotaan menjadi Workgroup (misalnya, WORKGROUP).
-
Masukkan kredensial administrator domain untuk konfirmasi. Setelah operasi berhasil, restart.
-
-
Reset akun komputer: Di domain controller, temukan akun komputer, klik kanan, lalu pilih Reset Account.
-
Gabungkan kembali ke domain:
-
Buka kembali jendela Computer Name/Domain Changes.
-
Untuk Member of, pilih Domain lalu masukkan nama domain.
-
Masukkan kredensial administrator domain untuk konfirmasi. Setelah operasi berhasil, restart.
-
-
Setelah restart, verifikasi bahwa error telah teratasi.
Apa yang harus saya lakukan jika muncul error "The domain join cannot be completed because the SID of the domain you attempted to join was identical to the SID of this machine" saat menggabungkan klien ke domain AD?
Penyebab: Beberapa instans ECS yang dibuat dari custom image yang sama memiliki SID komputer dan nama komputer yang identik. Saat satu instans berkomunikasi dengan domain controller, instans lain dengan SID yang sama menyebabkan konflik, sehingga merusak hubungan kepercayaan.
Solusi:
Gunakan tool Windows System Preparation (Sysprep) untuk membuat ulang SID.
-
Di instans ECS, cari
Sysprep.exe, biasanya berada diC:\Windows\System32\Sysprep. -
Jalankan
Sysprep.exesebagai administrator, pilih opsi Generalize, lalu klik OK. -
Setelah sistem restart, SID akan dibuat ulang. Coba gabungkan kembali ke domain AD.