Saat menyinkronkan data ke DataHub atau MaxCompute, Data Transmission Service (DTS) menambahkan kolom tambahan ke tabel tujuan untuk manajemen metadata, pengurutan, dan deduplikasi. Jika nama kolom tambahan bentrok dengan nama kolom yang sudah ada, task sinkronisasi akan gagal. Anda dapat mengubah aturan penamaan kolom tambahan untuk mencegah bentrokan tersebut.
Informasi latar belakang
Sebelum mengubah aturan penamaan, periksa apakah nama kolom tambahan bentrok dengan kolom yang sudah ada di tabel tujuan. Tabel berikut menjelaskan nama dan definisi kolom tambahan.
Penting Saat menggunakan aturan penamaan lama, DTS juga menambahkan awalan
dts_ ke kolom bisnis dari database sumber. Dengan aturan penamaan baru, DTS tidak lagi menambahkan awalan tersebut ke kolom-kolom tersebut.| Instans tujuan | Nama lama | Nama baru | Definisi |
| DataHub |
|
|
Lihat Skema topik. |
| MaxCompute |
|
|
Lihat Skema tabel log inkremental. |
Prosedur
- Mulai konfigurasi task sinkronisasi data. Untuk informasi selengkapnya, lihat Langkah 1 hingga 7 di Konfigurasi task sinkronisasi data (Konsol lama).
- Pada halaman Select Objects to Synchronize, gulir ke bagian bawah dan pilih opsi Use new naming rule for additional columns.
Opsi Deskripsi Yes Menggunakan aturan penamaan baru. Catatan Jika nama kolom tambahan lama bentrok dengan kolom yang sudah ada di tabel tujuan, pilih Yes untuk menghindari masalah ini.DTS menambahkan awalan
new_dts_sync_ke nama kolom tambahan lama untuk membuat nama baru.Misalnya, jika kolom tambahan lama bernama
record_id, maka nama barunya adalahnew_dts_sync_record_id.No Menggunakan aturan penamaan lama untuk kolom tambahan. Catatan Untuk informasi selengkapnya tentang kolom tambahan, lihat Nama dan definisi kolom tambahan. - Ikuti petunjuk di layar untuk menyelesaikan konfigurasi task sinkronisasi data.