全部产品
Search
文档中心

Data Transmission Service:Kelas instans untuk instans migrasi data

更新时间:Feb 28, 2026

Data Transmission Service (DTS) menyediakan lima kelas instans untuk instans migrasi data. Setiap kelas menentukan throughput maksimum migrasi data inkremental, diukur dalam baris per detik (RPS).

Penting

Kelas instans hanya bersifat referensi dan tidak digunakan sebagai dasar evaluasi service level agreement (SLA).

Kelas instans dan RPS maksimum

Instance class

Maximum RPS

small

2.000

medium

5.000

large

6.000

xlarge

7.000

2xlarge

11.000

Catatan

RPS aktual bervariasi tergantung pada kondisi jaringan, kinerja instans sumber dan tujuan, serta latensi. Nilai-nilai ini tidak dijamin oleh SLA DTS.

Kondisi untuk mencapai RPS maksimum

Nilai RPS maksimum di atas dapat dicapai hanya jika semua kondisi berikut terpenuhi:

  • Instans sumber menghasilkan setidaknya sebanyak perubahan baris per detik sesuai dengan RPS maksimum instans migrasi data.

  • Kinerja penulisan instans tujuan mampu mempertahankan RPS maksimum tersebut.

  • Latensi jaringan antara server DTS dan instans sumber atau tujuan kurang dari 2 milidetik.

Tolok ukur kinerja

DTS dapat memigrasikan data ke instans tujuan dalam hitungan detik. Namun, latensi migrasi dapat meningkat akibat beban kerja tinggi pada instans sumber, lebar pita jaringan transmisi rendah, latensi jaringan, atau kinerja penulisan yang buruk pada instans tujuan. DTS tidak menjamin latensi dalam hitungan detik untuk tugas migrasi data.

Lingkungan pengujian

Buat tugas migrasi data inkremental antara dua instans ApsaraDB RDS for MySQL, lalu lakukan uji stres pada instans sumber untuk mengukur kinerja migrasi data inkremental. Instans sumber dan tujuan menggunakan spesifikasi yang identik.

Configuration

Value

Specification

rds.mys2.8xlarge

Memory

48.000 MB

Maximum connections

2.000

Maximum queries per second (QPS)

18.000

Maximum input/output operations per second (IOPS)

14.000

Model pengujian

Parameter

Value

Table quantity

20

Primary key

Each table has a primary key

Record size

1 KB

Transaction structure

Average of 2 DML operations and 1 COMMIT operation per transaction

DML ratio (INSERT:UPDATE:DELETE)

3:1:2

Hasil pengujian

Source region

Destination region

Network latency (ms)

Instance class

RPS

China (Hangzhou)

China (Hangzhou)

0,26

small

2.566

China (Hangzhou)

China (Hangzhou)

0,26

medium

4.726

China (Hangzhou)

China (Hangzhou)

0,26

large

6.378

China (Hangzhou)

China (Qingdao)

26

small

2.469

China (Hangzhou)

China (Qingdao)

26

medium

4.856

China (Hangzhou)

China (Qingdao)

26

large

5.439

China (Hangzhou)

China (Beijing)

26

small

2.533

China (Hangzhou)

China (Beijing)

26

medium

5.038

China (Hangzhou)

China (Beijing)

26

large

6.829

China (Hangzhou)

US (Silicon Valley)

175

small

1.753

China (Hangzhou)

US (Silicon Valley)

175

medium

2.837

China (Hangzhou)

US (Silicon Valley)

175

large

3.884

Singapore

US (Silicon Valley)

198

small

1.104

Singapore

US (Silicon Valley)

198

medium

1.724

Singapore

US (Silicon Valley)

198

large

2.256

Catatan

Hasil ini mencerminkan kinerja maksimum dalam kondisi pengujian yang dijelaskan di atas. Kinerja maksimum tidak dapat dijamin dalam kasus-kasus berikut: tabel yang akan dimigrasikan tidak memiliki primary key, latensi jaringan tinggi, terdapat update hotspot, atau instans sumber dan tujuan mengalami bottleneck kinerja.

Istilah penting

Term

Description

Instance class

Menentukan kinerja migrasi data inkremental suatu instans migrasi data. DTS menyediakan berbagai kelas instans dengan kemampuan throughput yang berbeda.

Table quantity

Jumlah total tabel dalam model pengujian.

Record size

Ukuran setiap catatan data yang dimigrasikan secara inkremental.

RPS

Rows per second — jumlah baris yang dimigrasikan secara inkremental ke tabel tujuan per detik. Misalnya, jika suatu instans migrasi data memigrasikan 5.000 baris ke tabel tujuan per detik, RPS-nya adalah 5.000.

Catatan
  • Jika suatu Pernyataan SQL berisi operasi pada beberapa baris data, DTS mengidentifikasi operasi tersebut sebagai beberapa catatan data. Jika Anda melakukan operasi INSERT, UPDATE, dan DELETE pada satu catatan data beberapa kali, DTS juga mengidentifikasi operasi tersebut sebagai beberapa catatan data.

  • DTS mengidentifikasi setiap operasi COMMIT sebagai satu catatan data.