All Products
Search
Document Center

Data Management:Pulihkan\ cadangan\ logis

Last Updated:Mar 28, 2026

Pemulihan Bencana Data memungkinkan Anda memulihkan database dan tabel tertentu ke instans asli atau instans ApsaraDB RDS baru—berdasarkan set cadangan atau titik waktu tertentu—tanpa perlu memulihkan seluruh database. Fitur ini berguna untuk memperbaiki data setelah operasi yang tidak disengaja atau mengekstrak data historis untuk analisis.

Prasyarat

Sebelum memulai, pastikan bahwa:

Batasan

Anda tidak dapat memulihkan data cadangan ke instans ApsaraDB RDS di wilayah yang berbeda.

Tagihan

Fitur pemulihan gratis. Jika Anda memulihkan data ke instans ApsaraDB RDS baru, Anda akan dikenai biaya untuk instans tersebut berdasarkan tipe instans dan kapasitas penyimpanan yang dipilih. Periksa Tagihan Anda untuk mengetahui biaya aktual.

Pilih mode pemulihan

Sebelum memulai, tentukan mode pemulihan yang sesuai dengan situasi Anda:

Mode pemulihanKapan digunakan
By backup setPulihkan ke cadangan yang diketahui baik. Pilih set cadangan yang valid dari daftar yang tersedia.
By point in timePulihkan ke momen tertentu dalam 30 hari terakhir. Cadangan log diaktifkan secara default dan tidak dapat dinonaktifkan; set cadangan log disimpan selama 30 hari.

Buat tugas pemulihan

  1. Masuk ke DMS console V5.0.

  2. Di bilah navigasi atas, pilih Security and Specifications (DBS) > Disaster Recovery for Data (DBS) > Disaster Recovery Data Source.

    Dalam mode simple, arahkan pointer ke ikon 2023-01-28_15-57-17.png di pojok kiri atas, lalu pilih All Features > Security and Specifications (DBS) > Disaster Recovery for Data (DBS) > Disaster Recovery Data Source.
  3. Di bilah navigasi atas, pilih wilayah. Klik ID sumber data yang ingin Anda kelola untuk membuka halaman detailnya.

    • Untuk database Alibaba Cloud: pilih Backup Data > Logical Backup, lalu klik Create Restore Task.

    • Untuk database yang dikelola sendiri pada instans Elastic Compute Service (ECS), database on-premises, atau database cloud pihak ketiga (yang telah dibackup secara otomatis): buka halaman Backup Data dan klik Create Restore Task.

  4. Tentukan tujuan dan mode pemulihan, lalu klik Next.

    ParameterDeskripsi
    Task nameNama deskriptif untuk mengidentifikasi tugas. Nama tidak harus unik.
    Restore toOriginal instance: Pulihkan database dan tabel ke instans asli. New instance (RDS): Sistem membuat instans ApsaraDB RDS baru (dikonfigurasi di langkah 5) dan memulihkan data ke sana.
    Restore modeBy backup set: Pilih set cadangan yang valid sebagai sumber pemulihan. By point in time: Pilih titik waktu dalam jendela pemulihan yang tersedia. Jendela dimulai dari titik pemulihan set cadangan hingga waktu saat ini, dan tidak boleh melebihi rentang 30 hari.
  5. Jika Anda memilih New instance (RDS) di langkah 4, konfigurasikan instans baru:

    ParameterDeskripsi
    Database locationSecara default diatur ke RDS dan tidak dapat diubah.
    Instance regionSama dengan wilayah instans asli dan tidak dapat diubah.
    VPCVirtual private cloud (VPC) untuk instans baru. Untuk membuat VPC, lihat Create and manage a VPC.
    Instance specificationsPilih dari spesifikasi yang tersedia di Konsol Pemulihan Bencana Data. Pilih spesifikasi yang sama atau lebih tinggi daripada instans asli untuk menghindari kehilangan data atau instans yang tidak dapat digunakan.
    Storage spacePilih dari ukuran yang tersedia. Untuk memastikan ruang yang cukup: pilih storage lebih besar dari 1,3 kali storage instans asli, atau 5–6 kali ukuran set cadangan penuh DBS (DBS mengompresi data cadangan). Lihat ukuran set cadangan di halaman Backup Data instans sumber; untuk instans ApsaraDB, periksa juga tab Logical Backup.
  6. Pilih database dan tabel yang akan dipulihkan, lalu klik Submit.

    ParameterDeskripsi
    Objects to restoreDi bagian Source objects, pilih database dan tabel yang diinginkan. Klik ikon image untuk memindahkannya ke Selected objects. Klik Edit untuk menyesuaikan pilihan.
    Conflict handlingDefault-nya adalah Rename object with the same name. Jika tabel di tujuan memiliki nama yang sama dengan tabel yang sedang dipulihkan, DBS akan mengganti nama tabel yang dipulihkan dengan format: job_info_dbs_<restore task ID>_<timestamp>.
  7. Tunggu hingga Pemeriksaan Awal selesai, lalu klik Start di kotak dialog Precheck.

    Untuk menjalankan tugas nanti, klik Cancel di kotak dialog. Buka Task Management > Restore Tasks, temukan tugas tersebut, lalu klik Start di kolom Actions.

Monitor progres pemulihan

Buka Task Management > Restore Tasks untuk memeriksa status tugas pemulihan Anda.

Waktu pemulihan bergantung pada spesifikasi instans cadangan dan volume data—spesifikasi lebih tinggi dan volume data lebih kecil menghasilkan pemulihan lebih cepat. Untuk data benchmark, lihat Performance tests on backup and restoration.

Jika Anda memulihkan ke instans ApsaraDB RDS baru, beri waktu sekitar 5–10 menit agar instans selesai dibuat. Setelah tugas pemulihan selesai, temukan instans baru di ApsaraDB RDS console.

Langkah selanjutnya

Setelah tugas pemulihan selesai, hubungkan ke instans yang telah dipulihkan untuk memverifikasi data. Lihat Use a client or the CLI to connect to an ApsaraDB RDS for MySQL instance.

Pemecahan Masalah

Tugas pemulihan gagal

Periksa dua penyebab paling umum:

  1. Izin tidak mencukupi: Akun database yang diotorisasi di Database Backup (DBS) tidak memiliki izin yang diperlukan untuk memulihkan database atau tabel tertentu. Verifikasi izin akun terhadap daftar yang diperlukan di Account permissions. Untuk mengotorisasi akun, lihat Authorize the database account.

  2. Masalah jaringan: Server yang menghosting database target mengalami masalah jaringan. Periksa konfigurasi jaringan server dan perbaiki masalah yang ditemukan. Jika masalah berlanjut, bergabunglah dengan grup dukungan DingTalk (ID: 35585947) untuk bantuan.

Referensi