All Products
Search
Document Center

Data Management:Konfigurasikan node penugasan SQL

Last Updated:Mar 28, 2026

Node penugasan SQL menjalankan pernyataan SELECT terhadap sebuah database dan menetapkan hasil kueri ke variabel output. Node downstream dalam alur tugas kemudian dapat mereferensikan variabel tersebut sebagai input. Bergantung pada jenis nodenya, variabel output dapat digunakan dengan cara yang berbeda:

  • Pada Single Instance SQL node, variabel dapat digunakan sebagai nama tabel atau dalam kondisi filter.

  • Pada Script node, variabel dapat digunakan sebagai parameter dalam skrip.

  • Pada Lindorm File Check node, variabel dapat digunakan sebagai nama file.

Tanpa node penugasan SQL, Anda harus menyematkan nilai secara langsung (hard-code) di setiap node downstream atau meneruskan data secara manual antar node. Dengan node ini, hasil kueri tunggal mengalir secara otomatis ke semua node yang membutuhkannya.

Prasyarat

Sebelum memulai, pastikan Anda telah memiliki:

  • Akses ke Konsol DMS V5.0

  • Alur tugas yang sudah ada. Untuk membuatnya, lihat Ikhtisar

  • Izin baca pada database yang akan Anda kueri. Untuk mengajukan izin, lihat Ikhtisar

Batasan

  • Hanya pernyataan SELECT yang didukung di editor SQL.

  • Baris dan Kolom tidak dapat sekaligus diatur ke All Rows dan All Columns.

  • Nilai variabel output selalu berupa string.

Tambahkan node penugasan SQL ke alur tugas

  1. Masuk ke Konsol DMS V5.0.

  2. Di bilah navigasi atas, pilih DTS > Data Development > Task Orchestration.

    Jika Anda menggunakan DMS dalam mode simple, klik ikon 2023-01-28_15-57-17 di pojok kiri atas dan pilih All Features > DTS > Data Development > Task Orchestration.
  3. Klik nama alur tugas yang ingin Anda edit.

  4. Di panel Task Type di sebelah kiri, seret node SQL Assignment for Single Instance ke kanvas.

  5. Klik ganda node tersebut untuk membuka tab konfigurasinya.

  6. Di kotak pencarian pada tab konfigurasi, masukkan kata kunci untuk mencari database Anda, lalu pilih dari daftar drop-down.

    Klik tab Metadata di panel navigasi kanan untuk melihat skema tabel dalam database yang dipilih.
  7. Klik tab Variable Setting di panel navigasi kanan untuk mengonfigurasi variabel dan konstanta.

    Tip: Klik ikon 提示 di pojok kanan atas panel Variable Setting untuk melihat petunjuk penggunaan.

    Panel ini berisi lima tab:

    TabDeskripsi
    Node VariableVariabel dengan cakupan node, termasuk variabel waktu. Lihat Konfigurasikan variabel waktu.
    Task Flow ConstantsNilai tetap yang dibagikan di seluruh node dalam alur tugas. Referensikan dalam format ${name}.
    Task Flow VariableVariabel dengan cakupan alur tugas, termasuk variabel waktu. Lihat Konfigurasikan variabel waktu.
    Input VariablesVariabel yang diteruskan dari node upstream (read-only).
    Output VariablesVariabel yang dihasilkan oleh node ini untuk node downstream. Klik Increase Variable untuk menambahkannya.
  8. Pada tab Output Variables, klik Increase Variable dan konfigurasikan setiap variabel output:

    ParameterDeskripsi
    VariableNama dan deskripsi variabel.
    RowBaris mana yang disertakan: All Rows atau Specific Row.
    ColumnKolom mana yang disertakan: All Columns atau Specific Column.
    LinkOperator yang digunakan untuk menggabungkan nilai menjadi string. Ditampilkan ketika Row diatur ke All Rows atau Column diatur ke All Columns.
  9. Di editor SQL, tulis pernyataan SELECT menggunakan sintaksis database yang dipilih. Gunakan tombol di bilah alat untuk mengelola pernyataan Anda:

    • Preview — pratinjau SQL sebelum dijalankan.

    • Check — validasi sintaksis SQL.

    • Save — simpan pernyataan SQL.

  10. Klik Try Run untuk menguji node.

    • Jika baris terakhir log eksekusi menampilkan status SUCCEEDED, pengujian berhasil.

    • Jika menampilkan status FAILED, periksa log untuk mengidentifikasi node mana yang gagal dan alasannya, perbaiki konfigurasi, lalu coba lagi.

Langkah berikutnya