All Products
Search
Document Center

DataWorks:SAP HANA

Last Updated:Feb 26, 2026

Anda dapat menggunakan node SAP HANA di DataWorks untuk mengembangkan dan menjadwalkan tugas SAP HANA secara berkala, serta mengintegrasikannya dengan pekerjaan lain. Topik ini menjelaskan proses pengembangan tugas menggunakan node SAP HANA.

Informasi latar belakang

SAP HANA adalah database dalam memori dan platform aplikasi berkinerja tinggi yang menggabungkan fitur database, pemrosesan data, dan platform aplikasi untuk menyediakan kemampuan komputasi dalam memori tingkat enterprise. Untuk informasi selengkapnya, lihat SAP HANA.

Prasyarat

  • Buat Business Flow.

    DataStudio mengorganisasi pengembangan berdasarkan Business Flow. Anda harus membuat satu sebelum membuat node. Untuk informasi selengkapnya, lihat Create a workflow.

  • Sumber data SAP HANA telah dibuat.

    Anda harus menambahkan database SAP HANA Anda sebagai sumber data DataWorks untuk mengakses datanya. Untuk informasi tentang cara membuat sumber data, lihat Data Source Management. Untuk informasi selengkapnya tentang cara menggunakan sumber data SAP HANA di DataWorks, lihat SAP HANA data source.

    Catatan

    Node SAP HANA hanya mendukung sumber data SAP HANA yang dibuat menggunakan string koneksi Java Database Connectivity (JDBC).

  • Koneksi jaringan antara sumber data dan resource group telah dibuat.

    Pastikan sumber data dapat terhubung ke resource group yang ingin Anda gunakan. Untuk informasi tentang cara mengonfigurasi konektivitas jaringan, lihat Network connection solutions.

  • (Opsional; wajib untuk pengguna RAM) Tambahkan pengguna RAM ke ruang kerja dan tetapkan peran Develop atau Workspace Administrator. Berikan peran Workspace Administrator dengan hati-hati karena memiliki hak istimewa yang tinggi. Untuk informasi selengkapnya, lihat Add members to a workspace.

Batasan

Fitur ini didukung di wilayah-wilayah berikut: China (Hangzhou), China (Shanghai), China (Beijing), China (Shenzhen), China (Chengdu), China (Hong Kong), Singapura, Malaysia (Kuala Lumpur), Jerman (Frankfurt), AS (Silicon Valley), dan AS (Virginia).

Langkah 1: Buat node SAP HANA

  1. Buka halaman DataStudio.

    Masuk ke DataWorks console. Di bilah navigasi atas, pilih wilayah yang diinginkan. Di panel navigasi kiri, pilih Data Development and O&M > Data Development. Pada halaman yang muncul, pilih ruang kerja yang diinginkan dari daftar drop-down dan klik Go to Data Development.

  2. Klik kanan proses bisnis target dan pilih Create Node > Database > Saphana.

  3. Pada kotak dialog Create Node, masukkan Name untuk node tersebut dan klik Confirm. Setelah node dibuat, Anda dapat mengembangkan dan mengonfigurasi tugas di dalam node tersebut.

Langkah 2: Kembangkan tugas SAP HANA

(Opsional) Pilih sumber data SAP HANA

Jika beberapa sumber data SAP HANA telah dibuat di ruang kerja Anda, Anda harus memilih sumber data yang sesuai pada halaman pengeditan node SAP HANA. Jika hanya satu sumber data SAP HANA yang tersedia, sumber data tersebut akan digunakan secara default.

Catatan

Node SAP HANA hanya mendukung sumber data SAP HANA yang dibuat menggunakan string koneksi Java Database Connectivity (JDBC).

Kembangkan kode SQL: Contoh sederhana

Di editor kode node SAP HANA, tulis kode untuk tugas yang ingin Anda jalankan. Kode berikut memberikan contohnya.

SELECT * FROM usertablename;

Kembangkan kode SQL: Gunakan parameter penjadwalan

DataWorks menyediakan scheduling parameters yang memungkinkan Anda meneruskan nilai secara dinamis ke variabel dalam kode untuk penjadwalan berulang. Anda dapat mendefinisikan variabel dalam format ${variable_name} di tugas node. Di panel navigasi kanan halaman pengeditan node, pilih Schedule > Scheduling Parameters untuk memberikan nilai pada variabel tersebut. Untuk informasi selengkapnya tentang format dan konfigurasi scheduling parameters yang didukung, lihat Supported formats of scheduling parameters dan Configure and use scheduling parameters.

Kode berikut memberikan contohnya.

SELECT '${var}'; -- Anda dapat menggunakan ini bersama scheduling parameters.

Langkah 3: Konfigurasikan penjadwalan tugas

Untuk menjadwalkan tugas, klik Scheduling Configuration di sebelah kanan dan konfigurasikan propertinya. Untuk informasi selengkapnya, lihat Overview.

Catatan

Konfigurasikan Rerun Property dan Upstream Dependent Node sebelum menyerahkan.

Langkah 4: Debug kode tugas

Debug tugas untuk memastikan eksekusi yang benar:

  1. (Opsional) Pilih resource group debugging dan tetapkan nilai parameter.

    • Klik ikon 高级运行 di bilah alat. Di kotak dialog Parameters, pilih resource group.

    • Tetapkan nilai untuk setiap scheduling parameters untuk debugging. Untuk informasi selengkapnya tentang logika penetapan parameter, lihat Task debugging process.

  2. Simpan dan jalankan kode tugas.

    Klik ikon 保存 untuk menyimpan, lalu klik ikon 运行 untuk menjalankan.

  3. (Opsional) Jalankan pengujian asap.

    Jalankan pengujian asap selama atau setelah penyerahan untuk memverifikasi eksekusi di lingkungan pengembangan. Untuk informasi selengkapnya, lihat Perform smoke testing.

Langkah 5: Serahkan dan publikasikan tugas

Serahkan dan publikasikan node untuk mengaktifkan penjadwalan.

  1. Klik ikon 保存 di bilah alat untuk menyimpan node.

  2. Klik ikon 提交 di bilah alat untuk menyerahkan tugas node.

    Di kotak dialog Submit, masukkan Change Description dan pilih opsi tinjauan kode.

    Catatan
    • Konfigurasikan Rerun Property dan Upstream Dependent Node sebelum menyerahkan.

    • Tinjauan kode memastikan kualitas. Jika diaktifkan, peninjau harus menyetujui kode sebelum dipublikasikan. Untuk informasi selengkapnya, lihat Code review.

Di ruang kerja mode standar, klik Publish di pojok kanan atas untuk men-deploy ke produksi. Untuk informasi selengkapnya, lihat Publish tasks.

Langkah selanjutnya

Setelah tugas diserahkan dan dipublikasikan, tugas tersebut akan dijalankan secara berkala berdasarkan konfigurasi node. Anda dapat mengklik O&M di pojok kanan atas tab konfigurasi node untuk membuka Operation Center. Di Operation Center, Anda dapat melihat status penjadwalan dan eksekusi tugas berkala tersebut. Untuk informasi selengkapnya, lihat Manage recurring tasks.