Node parameter adalah jenis khusus zero load node yang digunakan untuk mengelola parameter dalam alur bisnis dan meneruskannya antar task node. Node ini mendukung constant parameter, variable parameter, serta pass-through parameter dari ancestor node. Task node yang perlu mereferensikan parameter tersebut dapat langsung bergantung pada node parameter. Topik ini menjelaskan cara membuat node parameter untuk membantu Anda menggunakan DataWorks dalam pengembangan data yang efisien.
Informasi latar belakang
Node parameter adalah zero load node yang tidak menjalankan tugas komputasi atau menghasilkan data. Node ini terutama digunakan untuk transmisi langsung parameter antar node dan manajemen parameter.
Cross-node parameter passing
Jika suatu task dari descendant node dalam alur pengembangan data perlu memperoleh output parameter dari beberapa ancestor node di tingkat yang berbeda, Anda dapat menggunakan node parameter untuk mengonsolidasikan semua parameter yang diperlukan. Descendant node tersebut kemudian dapat disambungkan langsung ke node parameter untuk memperoleh semua parameter yang dibutuhkan.
Pada gambar di atas, node sql_7 perlu memperoleh output parameter dari node sql_1, sql_3, dan sql_4. Dalam kasus ini, Anda dapat membuat node parameter sebagai descendant node dari sql_1, sql_3, dan sql_4. Tambahkan semua parameter yang diperlukan oleh sql_7 ke dalam node parameter tersebut. Kemudian, sambungkan sql_7 sebagai descendant dari node parameter ini sehingga dapat langsung memperoleh semua parameter yang diperlukan.Parameter management
Jika task dari descendant node dalam alur pengembangan data perlu menggunakan constant parameter atau variable parameter, Anda dapat menggunakan node parameter untuk menambahkan semua parameter yang diperlukan. Descendant node tersebut kemudian dapat disambungkan langsung ke node parameter untuk memperoleh parameter tersebut, sehingga memfasilitasi manajemen terpusat atas semua parameter dalam alur bisnis.
Pada gambar di atas, node sql_3, sql_4, sql_5, dan sql_7 semuanya memerlukan parameter. Dalam kasus ini, Anda dapat membuat node parameter dan menambahkan parameter yang digunakan oleh setiap descendant node ke dalamnya. Selanjutnya, sambungkan node yang memerlukan parameter tersebut sebagai descendant dari node parameter ini.
Catatan
Ketika sebuah task node mereferensikan parameter dalam node parameter, task node tersebut harus merupakan descendant langsung dari node parameter dalam alur bisnis. Anda harus mengatur node parameter sebagai dependensi hulu (upstream dependency) untuk task node tersebut.
Batasan
Wilayah yang didukung: China (Hangzhou), China (Shanghai), China (Beijing), China (Shenzhen), China (Chengdu), China (Hong Kong), Jepang (Tokyo), Singapura, Malaysia (Kuala Lumpur), Indonesia (Jakarta), Jerman (Frankfurt), Inggris (London), AS (Silicon Valley), dan AS (Virginia).
Membuat node parameter
Buka halaman DataStudio.
Login ke Konsol DataWorks. Pada bilah navigasi atas, pilih wilayah yang diinginkan. Di panel navigasi sebelah kiri, pilih . Pada halaman yang muncul, pilih ruang kerja yang diinginkan dari daftar drop-down dan klik Go to Data Development.
Pada halaman Data Development, arahkan kursor ke ikon
lalu klik .Atau, buka alur bisnis, klik kanan General, lalu pilih .
Pada kotak dialog New Node, masukkan Name dan pilih Path.
Klik Confirm.
Konfigurasi penjadwalan
Setelah membuat node parameter, Anda harus mengonfigurasi properti penjadwalannya sesuai skenario Anda.
Konfigurasi penjadwalan mencakup properti dasar, properti waktu, properti resource, dan dependensi penjadwalan. Node parameter tidak menjalankan tugas pemrosesan data—node ini hanya digunakan untuk manajemen dan transmisi langsung parameter. Oleh karena itu, saat mengonfigurasi penjadwalan untuk node parameter, fokuslah pada dependensi penjadwalannya:
Task node yang menggunakan parameter dari node parameter harus menjadi dependensi hilir (downstream dependency) dari node parameter tersebut.
Ancestor node yang menghasilkan pass-through parameter harus menjadi dependensi hulu (upstream dependency) dari node parameter tersebut.
Untuk informasi selengkapnya tentang cara mengonfigurasi penjadwalan, lihat Configure basic properties, Configure time properties, Configure resource properties, dan Configure same-cycle scheduling dependencies.
Menambahkan parameter
Setelah mengonfigurasi penjadwalan untuk node parameter, tambahkan parameter yang ingin Anda kelola atau teruskan dengan mengikuti langkah-langkah berikut:
Pada halaman pengeditan node parameter, klik Add Parameter.
Konfigurasikan Parameter Name, Type, Value, dan Description, lalu klik Save.
Jenis parameter yang tersedia adalah Constant, Variable, dan Pass-through Variable.Constant: Parameter memiliki bidang statis.
Variable: Anda dapat mengatur tipe parameter sebagai Variable untuk menggunakan variabel, seperti waktu sistem, sebagai nilai parameter. Untuk informasi selengkapnya tentang variable parameter, lihat Supported formats of scheduling parameters.
Pass-through Variable: Pass-through variable terutama digunakan untuk meneruskan output parameter dari ancestor node ke descendant node. Untuk nilai parameter, Anda dapat memilih output parameter apa pun dari ancestor node yang telah ditentukan sebagai dependensi penjadwalan dari node parameter tersebut.
Langkah selanjutnya: Menggunakan parameter dalam descendant node
Setelah mengonfigurasi node parameter, Anda dapat langsung menggunakan parameter dari node parameter tersebut dalam descendant node-nya. Hal ini membantu Anda mengelola parameter secara terpusat dan meningkatkan efisiensi pengembangan task dalam descendant node.
Ketika descendant node menggunakan parameter dari node parameter, Anda harus terlebih dahulu mereferensikan parameter tersebut dalam pengaturan konteks descendant node tersebut. Setelah itu, Anda dapat menggunakan parameter tersebut dalam kode task.
Atur konteks untuk descendant node.
Pada tab descendant node, klik Add di bagian Input Parameters of This Node untuk menambahkan parameter yang diperlukan.
Tabel berikut menjelaskan parameter tersebut:Parameter Name: Nama parameter yang akan digunakan. Anda dapat melihat nama parameter tersebut di node parameter.
Value Source: Pilih parameter sumber dari node parameter yang diinginkan.
Jika kontennya terlalu panjang sehingga tidak dapat ditampilkan sepenuhnya, arahkan kursor ke value source untuk melihat informasi sumber lengkapnya. Value source yang tersedia adalah semua parameter dari ancestor node dari node saat ini. Formatnya adalah Node Output Name: Parameter Name. Anda dapat menggunakan akhiran nama parameter untuk dengan cepat menemukan value source tertentu.
Gunakan parameter dalam kode descendant node.