All Products
Search
Document Center

DataWorks:Merge nodes

Last Updated:Jun 22, 2026

Topik ini menjelaskan apa itu merge node, cara membuat dan mengonfigurasinya, serta memberikan contoh praktis mengenai properti penjadwalan dan perilaku waktu prosesnya.

Informasi latar belakang

Merge node adalah jenis node kontrol logika di DataStudio yang menggabungkan status eksekusi dari node hulu untuk menyelesaikan masalah dependensi dan pemicu bagi node hilir dari sebuah branch node.

Saat ini, merge node hanya dapat dikonfigurasi memiliki status eksekusi Successful, sehingga memungkinkan node hilir menggunakan merge node sebagai satu-satunya dependensi yang andal.

Sebagai contoh, branch node C memiliki dua cabang yang saling eksklusif, yaitu C1 dan C2. Masing-masing cabang menggunakan logika berbeda untuk menulis ke tabel MaxCompute yang sama. Jika node hilir B bergantung pada output tabel tersebut, Anda harus menggunakan merge node J untuk mengonsolidasikan kedua cabang terlebih dahulu, lalu menetapkan J sebagai dependensi hulu untuk B. Jika Anda langsung menetapkan B bergantung pada C1 dan C2 sekaligus, salah satunya akan selalu memiliki status instans Branch Not Run karena kondisi cabangnya tidak terpenuhi. Akibatnya, B juga akan ditetapkan sebagai Branch Not Run dan masuk ke dalam status dry-run, artinya tidak akan dieksekusi. Hal yang sama akan terjadi pada semua node hilir berikutnya.

Batasan

Fitur merge node hanya tersedia di DataWorks Edisi Standar dan versi yang lebih baru. Untuk membeli atau melakukan upgrade edisi DataWorks Anda, lihat Detail fitur untuk setiap edisi DataWorks.

Membuat merge node

  1. Buka halaman DataStudio.

    Login ke Konsol DataWorks. Di wilayah target, klik Data Development and O&M > Data Development di panel navigasi kiri. Pilih ruang kerja dari daftar drop-down, lalu klik Go to Data Development.

  2. Arahkan kursor ke ikon Create, lalu klik Create Node > General > Merge Node.

  3. Pada kotak dialog Create Node, masukkan Name untuk node tersebut dan pilih Path.

  4. Klik OK.

Menentukan logika penggabungan

Setelah Anda membuat merge node, halaman konfigurasinya akan terbuka. Gunakan halaman ini untuk menentukan logika penggabungan.

  1. Tambahkan node cabang hulu yang akan digabungkan. Node-node ini menjadi node induk dari merge node.

    Pada area Merged Branch, cari node induk yang sesuai berdasarkan nama node, ID node, atau output node, lalu klik ikon Add untuk menambahkannya sebagai node cabang.

    Catatan

    Untuk menggabungkan beberapa node cabang, ulangi langkah ini untuk setiap node.

  2. Pada bagian MERGE Condition, konfigurasikan kondisi penggabungan untuk node cabang.

    Konfigurasikan logika penggabungan dan status eksekusi yang diperlukan untuk setiap node cabang.

    • Kondisi logika penggabungan meliputi:

      • AND: Status eksekusi untuk node saat ini, yang dikonfigurasikan di area Result, hanya berlaku jika semua node cabang hulu telah selesai dieksekusi dan memenuhi status eksekusi yang dikonfigurasikan.

      • OR: Status eksekusi yang dikonfigurasikan untuk node ini di area Result hanya berlaku jika semua node hulu berada dalam status akhir (yaitu telah selesai dieksekusi) dan setidaknya satu node cabang memenuhi status eksekusi yang dikonfigurasikan.

    • Status eksekusi node yang tersedia setelah selesai meliputi:

      • Successful: Node berhasil dieksekusi.

      • Failed: Node gagal dieksekusi.

      • Branch Not Running: Node tidak dipilih dan berada dalam status dry-run. Dalam status ini, node ditandai sebagai successful, tetapi tugas tersebut tidak benar-benar dieksekusi.

        Catatan

        Status ini hanya berlaku jika node hulu merupakan branch node.

  3. Pada bagian Result, konfigurasikan status waktu proses untuk node saat ini.

    Catatan

    Anda hanya dapat mengatur status eksekusi node saat ini menjadi Successful.

Contohnya:

  • Tambahkan node cabang A dan B sebagai node hulu untuk merge node saat ini.

  • Status eksekusi Node A diatur ke Successful, Branch Not Running, atau Failed, yang berarti Node A hanya perlu menyelesaikan eksekusinya.

  • Status eksekusi Node B diatur ke Successful dan Branch Not Running, yang berarti eksekusi Node B telah selesai dan tidak gagal.

  • Operator logika diatur ke AND.

Oleh karena itu, status eksekusi Successful dari merge node saat ini hanya akan berlaku ketika Node A menyelesaikan eksekusinya dan Node B menyelesaikan eksekusinya TANPA mengalami status Failed.

Klik Scheduling Settings di sisi kanan halaman konfigurasi node untuk mengonfigurasi properti penjadwalan merge node. Untuk informasi selengkapnya, lihat Konfigurasi properti dasar.

Contoh merge node

Pada node hilir, setelah Anda menambahkan branch node sebagai node hulu, Anda dapat menentukan jalur cabang yang berbeda dengan memilih output node cabang yang sesuai. Sebagai contoh, dalam proses bisnis yang ditunjukkan pada gambar berikut, Branch 1 dan Branch 2 adalah dua node hilir dari sebuah branch node.示例

Branch 1 bergantung pada output autotest.fenzhi121902_1. Pada panel konfigurasi Dependencies untuk node Branch 1, atur Auto Parse ke Yes dan tambahkan dependensi hulu secara manual. Atur Parent Node Output ke autotest_fenzhi121902_1, yang sesuai dengan node induk branch_node_121902.

Branch 2 bergantung pada output autotest.fenzhi121902_2.

Hasil eksekusi

Di Operational Logs, Anda dapat melihat status waktu proses dari node hilir cabang yang memenuhi kondisi cabang dan dipilih untuk dieksekusi.

Di Operational Logs, Anda dapat melihat bahwa node hilir dari cabang yang tidak memenuhi kondisi cabang dan tidak dipilih untuk dieksekusi ditandai sebagai skipped.

Node hilir dari merge node dieksekusi sesuai harapan.