全部产品
Search
文档中心

Data Online Migration:Migrasi bisnis secara mulus ke Alibaba Cloud OSS menggunakan fitur kembali-ke-asal berbasis mirroring

更新时间:Nov 13, 2025

Topik ini menyajikan studi kasus mengenai cara sebuah perusahaan internet melakukan migrasi bisnisnya secara mulus dari penyedia layanan komputasi awan pihak ketiga ke Alibaba Cloud OSS dengan memanfaatkan Migrasi Data Online dan fitur kembali-ke-asal berbasis mirroring.

Informasi latar belakang

Pelanggan A adalah perusahaan layanan internet yang menyediakan layanan pengeditan daring untuk file seperti citra dan video. Bisnis ini bergantung pada penyedia layanan (SP) komputasi awan pihak ketiga. Perusahaan menyimpan sekitar 100 juta file historis dengan total volume sekitar 320 TB di SP tersebut. Sekitar 20 GB data baru dihasilkan setiap hari. Bandwidth akses yang dibutuhkan untuk bisnis ini adalah 50 MB/s, sedangkan bandwidth OSS yang tersedia mencapai 250 MB/s.

Untuk mendukung pertumbuhan bisnis, perusahaan berencana memindahkan layanannya ke platform Alibaba Cloud OSS. Migrasi ini mencakup data historis maupun data inkremental. Mengingat volume besar data historis, migrasi harus memenuhi persyaratan berikut guna menjamin kelangsungan bisnis:

  • Operasi bisnis harus berjalan tanpa gangguan selama proses migrasi sehingga pengguna tetap dapat membaca data seperti biasa.

  • Integritas data harus terjamin setelah migrasi, dan alih bisnis harus berlangsung secara mulus.

Solusi migrasi

Berdasarkan kebutuhan pelanggan, solusi migrasi berikut dikembangkan:

  1. Gunakan Migrasi Data Online untuk memindahkan data historis dari layanan awan sumber ke Alibaba Cloud OSS. Selama proses ini, operasi bisnis pelanggan tetap berjalan di platform asal.

  2. Setelah migrasi data historis selesai, konfigurasikan fitur kembali-ke-asal berbasis mirroring pada bucket OSS. Konfigurasi ini memungkinkan OSS mengambil data inkremental dari layanan awan sumber sesuai permintaan.

  3. Alihkan bisnis ke Alibaba Cloud OSS. Setelah alih, semua operasi baca dan tulis diarahkan ke OSS.

  4. Setelah bisnis dialihkan, tidak ada lagi data inkremental baru yang dihasilkan di layanan awan sumber. Gunakan kembali Migrasi Data Online untuk memindahkan sisa data inkremental ke OSS.

  5. Setelah seluruh data berhasil dimigrasikan dan diverifikasi, Anda dapat menghapus data dari sumber asal.

Langkah 1: Migrasi data historis

  1. Buat tugas migrasi untuk memindahkan data historis.

    a. Buat bucket OSS untuk menyimpan data yang dimigrasikan. Untuk informasi lebih lanjut, lihat Create buckets.

    b. Buat sumber data dan tugas migrasi penuh. Untuk informasi lebih lanjut, lihat tutorial terkait di Tutorials.

    Penting

    Untuk mode overwrite tugas migrasi, pilih opsi overwrite berdasarkan waktu modifikasi terakhir. Hal ini memastikan bahwa saat Anda memulai ulang migrasi, hanya data inkremental yang akan dimigrasikan.

  2. Setelah migrasi selesai, lihat migration report untuk membandingkan data antara sumber dan tujuan guna memastikan migrasi telah selesai.

Langkah 2: Konfigurasi kembali-ke-asal berbasis mirroring

Migrasi data historis diperkirakan memerlukan waktu sekitar 25 hari. Selama periode ini, data baru terus dihasilkan di sumber. Untuk mencegah gangguan bisnis dan memastikan alih bisnis berjalan mulus, Anda harus mengonfigurasi fitur mirroring-based back-to-origin. Jika pengguna meminta file yang tidak tersedia di OSS, OSS secara otomatis mengambil file tersebut dari origin, menyimpannya ke bucket, lalu mengembalikannya kepada pengguna.

  1. Masuk ke Konsol OSS.

  2. Di panel navigasi sebelah kiri, klik Buckets.

  3. Pada halaman Buckets, klik nama bucket tempat Anda ingin mengonfigurasi fitur kembali-ke-asal berbasis mirroring.

  4. Di panel navigasi sebelah kiri, pilih Data Management > Mirroring-based Back-to-origin.

  5. Klik Create Rule. Pada panel Create Rule, konfigurasikan parameter untuk kembali-ke-asal.

    创建规则

    • Back-to-origin Type: Pilih Mirroring.

    • Condition: Kondisi default adalah error HTTP 404. Anda juga dapat mengonfigurasi Filename Prefix dan Filename Suffix sesuai kebutuhan.

    • Origin URL: Masukkan titik akhir layanan awan sumber.

    • Untuk informasi lebih lanjut mengenai parameter tersebut, lihat Set back-to-origin rules.

    Catatan

    Anda dapat mengonfigurasi hingga lima aturan kembali-ke-asal, yang semuanya berlaku secara bersamaan. Jika Anda memiliki beberapa sumber data, Anda dapat mengonfigurasi beberapa aturan dengan nilai Filename Prefix yang berbeda untuk mengambil data dari origin yang berbeda.

  6. Klik OK untuk menyelesaikan konfigurasi.

Langkah 3: Alihkan bisnis ke OSS

Alihkan titik akhir sumber data untuk operasi baca dan tulis pada server bisnis ke titik akhir OSS. Setelah alih ini, tidak ada lagi data inkremental baru yang dihasilkan di sumber.

Langkah 4: Migrasikan data tambahan

Selama migrasi data historis, sekitar 100.000 file inkremental dengan total volume sekitar 500 GB dihasilkan di sumber. Data inkremental ini juga harus dimigrasikan ke OSS.

  1. Mulai ulang tugas migrasi. Tugas ini akan melakukan pemindaian penuh terhadap file sumber dan hanya memigrasikan file inkremental ke tujuan berdasarkan waktu modifikasi terakhirnya.

  2. Setelah migrasi selesai, lihat migration report untuk membandingkan data antara sumber dan tujuan guna memastikan migrasi telah selesai.