全部产品
Search
文档中心

Database Autonomy Service:Wawasan Kinerja (versi asli)

更新时间:Jul 02, 2025

Database Autonomy Service (DAS) menyediakan fitur Wawasan Kinerja. Versi asli dari fitur ini menampilkan bagan dan tabel untuk membantu Anda mengevaluasi beban kerja database serta mengidentifikasi penyebab utama masalah kinerja, sehingga meningkatkan stabilitas database.

Prasyarat

Instansi database yang ingin dikelola harus termasuk salah satu jenis berikut:

  • ApsaraDB RDS for MySQL

  • ApsaraDB MyBase for MySQL

  • ApsaraDB RDS for PostgreSQL

  • PolarDB for MySQL

  • PolarDB for PostgreSQL

  • PolarDB for PostgreSQL (Kompatibel dengan Oracle)

Catatan Penggunaan

DAS mendukung versi baru dari fitur Wawasan Kinerja. Selain memungkinkan Anda melihat tren metrik kinerja utama seperti versi aslinya, versi baru juga menggabungkan statistik pernyataan SQL menggunakan kemampuan Performance Schema dari MySQL. Ini membantu Anda mengidentifikasi Resource Usage, Executions, Scanned Rows, dan Execution Duration dari semua pernyataan SQL. Versi baru juga melakukan pembatasan dan optimasi pada pernyataan SQL tertentu. Untuk informasi lebih lanjut tentang versi baru fitur ini, lihat Wawasan Kinerja (versi baru).

Sumber Data

Versi asli dari fitur Wawasan Kinerja mengumpulkan dan menganalisis data dari sumber utama berikut:

  • Jika fitur Performance Schema diaktifkan untuk instansi database, versi asli dari fitur Wawasan Kinerja mengumpulkan dan menganalisis data yang disimpan dalam Performance Schema.

  • Jika fitur Performance Schema dinonaktifkan untuk instansi database, versi asli dari fitur Wawasan Kinerja mengumpulkan dan menganalisis data sesi aktif.

Prosedur

  1. Masuk ke Konsol DAS.

  2. Di panel navigasi sebelah kiri, pilih Intelligent O&M Center > Instance Monitoring.

  3. Di halaman yang muncul, temukan instansi database yang ingin dikelola dan klik ID instansi tersebut. Halaman detail instansi akan ditampilkan.

  4. Di panel navigasi sebelah kiri, klik Performance Insight.

  5. Pada tab Performance Insight, klik Enable Performance Insight. Dalam pesan yang muncul, klik OK untuk mengaktifkan fitur wawasan kinerja.

    Jika instance database yang ingin Anda kelola adalah instance ApsaraDB RDS for MySQL atau kluster PolarDB for MySQL, klik Back to Previous Version untuk mengaktifkan fitur wawasan kinerja pada instance database tersebut.返回旧版

    Catatan

    Jika Anda tidak lagi menggunakan fitur wawasan kinerja, Anda dapat menonaktifkannya dengan mengklik Disable Performance Insight di tab Performance Insight.

  6. Di bagian Performance Insight, tentukan rentang waktu, lalu klik Search untuk melihat data deret waktu kinerja database dalam periode yang dipilih.

    Catatan

    Saat memilih rentang waktu, waktu akhir harus lebih lambat daripada waktu mulai.

    • Data yang dihasilkan dalam jangka waktu hingga tujuh hari pada sebulan terakhir ditampilkan di bagian Performance Insight.

    • Informasi tentang sesi dalam tiga hari terakhir ditampilkan di bagian Average Active Session.

    • Di bagian Performance Insight, Anda dapat menentukan rentang waktu untuk melihat metrik kinerja database dalam periode yang dipilih.

      Anda dapat melihat detail metrik kinerja tertentu. Sebagai contoh, jika ingin melihat penggunaan memori atau utilisasi CPU dari instance database, klik Details di sisi kanan Memory Usage/CPU Utilization. ss

    • Di bagian Average Active Session, Anda dapat melihat tren dari berbagai jenis sesi dan beban kerja database dari beberapa dimensi. Hal ini membantu mengidentifikasi penyebab utama masalah kinerja.

      Di tab SQL, klik Optimize di kolom Actions dari sebuah query SQL untuk masuk ke halaman SQL Diagnosis Optimization. Di halaman SQL Diagnosis Optimization, tinjau pernyataan SQL yang sesuai, rencana eksekusi, serta hasil diagnosis.

      aa