Sumber daya terkait alur kerja, seperti status alur kerja, dihapus secara berkala. Untuk menganalisis dan melacak riwayat alur kerja, Anda dapat mengonfigurasi kebijakan persistensi guna menyimpan beban kerja ke database. Dengan cara ini, Anda tetap dapat melihat log alur kerja meskipun alur kerja atau pod dari alur kerja tersebut telah dihapus. Topik ini menggunakan ApsaraDB RDS for MySQL sebagai contoh untuk menjelaskan cara mengonfigurasi kebijakan persistensi demi menyimpan alur kerja ke database.
Langkah 1: Buat instance ApsaraDB RDS for MySQL dan buat database
Buat instance ApsaraDB RDS for MySQL, buat database pada instance tersebut, dan konfigurasikan akun database. Pastikan bahwa instance ApsaraDB RDS for MySQL dan kluster berada dalam VPC yang sama serta konfigurasikan daftar putih IP untuk mengizinkan akses dari dan ke blok CIDR VPC. Untuk informasi lebih lanjut, lihat Langkah 1: Buat instance ApsaraDB RDS for MySQL dan konfigurasikan database.
Setelah menyelesaikan konfigurasi, catat nama pengguna dan kata sandi akun database.
Untuk informasi lebih lanjut tentang penagihan ApsaraDB RDS for MySQL, lihat Item yang dapat ditagihkan.
Langkah 2: Tambahkan pengaturan persistensi
Tambahkan pengaturan persistensi ke ConfigMap Argo Workflows untuk menyimpan alur kerja ke database. Secara default, Anda perlu memulai ulang controller Argo Workflow dan Argo Server agar pengaturan persistensi diterapkan.
Buat Secret bernama
argo-mysql-configdi namespace argo, yang digunakan untuk menyimpan nama pengguna dan kata sandi akun database.apiVersion: v1 stringData: username: nama-pengguna-database # Ganti dengan nama pengguna aktual. password: kata-sandi-database # Ganti dengan kata sandi aktual. kind: Secret metadata: name: argo-mysql-config namespace: argo type: OpaqueUbah
workflow-controller-configmapdi namespace argo. Tambahkan pengaturan persistensi ke bidangdata.data: persistence: | connectionPool: maxIdleConns: 100 maxOpenConns: 0 connMaxLifetime: 0s # 0 berarti koneksi tidak memiliki batas waktu maksimum. archiveTTL: 30d archive: true mysql: host: rm-xxx.mysql.cn-beijing.rds.aliyuncs.com port: 3306 database: argo-workflow tableName: argo_workflows userNameSecret: name: argo-mysql-config key: username passwordSecret: name: argo-mysql-config key: passwordParameter
Deskripsi
hostTitik akhir instance ApsaraDB RDS for MySQL.
databaseNama database.
archiveAtur nilai menjadi
trueuntuk mengaktifkan persistensi alur kerja.archiveTTLPeriode retensi, yang tidak memiliki batas atas. Dalam contoh ini, parameter diatur ke
30d, yang berarti alur kerja disimpan selama 30 hari di database.Mulai ulang controller Argo Workflows dan Argo Server agar pengaturan persistensi diterapkan.