All Products
Search
Document Center

Cloud Network Well-architected Design Guidelines:Panduan Desain Well-Architected

Last Updated:Jun 03, 2026

Panduan ini ditujukan untuk arsitek cloud, insinyur infrastruktur, CTO, dan tim operasi yang merancang atau mengevaluasi arsitektur jaringan cloud di Alibaba Cloud.

Desain jaringan cloud memerlukan pendekatan disiplin terhadap stabilitas, keamanan, kinerja, dan biaya—keputusan yang semakin kompleks seiring meningkatnya skala arsitektur. Kerangka Kerja Well-Architected Alibaba Cloud menyediakan serangkaian praktik terbaik dan prinsip desain terstruktur untuk membangun arsitektur cloud yang tangguh dan efisien. Untuk informasi lebih lanjut, lihat Alibaba Cloud Well-Architected.

Panduan Desain Well-Architected Jaringan Cloud memperluas kerangka kerja ini ke skenario jaringan cloud dunia nyata, yang dikelompokkan ke dalam empat kategori arsitektur:

  • Jaringan data center: Produk dan arsitektur jaringan untuk Virtual Private Cloud (VPC) berbasis cloud, termasuk desain single-VPC dan multi-VPC dalam satu wilayah. Skenario umum mencakup pengamanan lalu lintas timur-barat, berbagi layanan enterprise, dan pembangunan internet gateway terpadu.

  • Jaringan pengiriman aplikasi: Arsitektur pengiriman Lapisan 4 dan Lapisan 7 menggunakan Server Load Balancer (SLB) untuk instans Elastic Compute Service (ECS) dan Container Service for Kubernetes (ACK), konektivitas hibrida ke data center on-premises, serta Global Accelerator (GA) untuk akselerasi jaringan area luas.

  • Jaringan global: Arsitektur interkoneksi multi-wilayah dan cloud hibrida, termasuk jaringan hibrida berbasis leased-line dan multi-cloud, jaringan cloud cross-region menggunakan Cloud Enterprise Network (CEN), serta konektivitas kantor cabang melalui IPsec-VPN atau SD-WAN.

  • O&M cerdas untuk jaringan cloud: Identifikasi dan resolusi masalah secara cepat menggunakan Network Intelligence Service (NIS), Cloud Monitor, dan fitur bawaan produk. Kategori ini mencakup peringatan, pemeriksaan jaringan, dan observabilitas untuk mencegah kegagalan serta terus mengoptimalkan arsitektur dan kinerja jaringan.

Setiap kategori arsitektur mencakup konsep desain dan praktik terbaik untuk skenario tertentu. Panduan ini disusun berdasarkan lima pilar dari Kerangka Kerja Well-Architected:

  • Stabilitas: Jaringan menjadi fondasi setiap workload cloud—ketidakstabilan menyebabkan gangguan layanan yang secara langsung memengaruhi pengguna akhir dan operasi bisnis. Desain stabilitas berfokus pada meminimalkan blast radius akibat kegagalan komponen tunggal dan menerapkan prinsip “merancang untuk kegagalan” di seluruh lapisan jaringan.

  • Keamanan dan kepatuhan: Jaringan cloud menghadapi ancaman seperti serangan DDoS dan upaya intrusi yang dapat mengompromikan data sensitif. Jaringan harus mencegah akses tidak sah dan kebocoran data sekaligus memenuhi persyaratan perlindungan data serta kepatuhan sesuai industri dan wilayah Anda.

  • Kinerja dan elastisitas: Trafik aplikasi berfluktuasi—jaringan elastis menskalakan sumber daya secara otomatis untuk menyerap lonjakan beban dan menjaga kualitas layanan tanpa intervensi manual. Pilar ini menjelaskan cara merancang kinerja dan elastisitas yang sesuai dengan kebutuhan workload Anda.

  • Observabilitas: Produk jaringan cloud lebih abstrak dan memiliki parameter yang lebih padat dibanding infrastruktur IT tradisional, sehingga troubleshooting manual tidak mencukupi pada skala besar. Pilar ini memandu Anda dalam menggunakan alat otomatisasi dan membangun jaringan yang terus-menerus observable guna mendukung pengambilan keputusan berbasis data.

  • Operasi self-service: Pilar ini mendorong arsitektur yang memungkinkan infrastructure as code, O&M otomatis, dan konfigurasi otomatis untuk skenario jaringan cloud—mengurangi beban manual dan meningkatkan konsistensi operasional.