Sebelum mencadangkan data, Anda perlu membuat file konfigurasi cadangan data dan menambahkan jalur file ke konfigurasi Cloud Backup.
Informasi latar belakang
Salinan sistem SAP HANA adalah proses menyalin sistem SAP HANA yang ada ke lingkungan lain (biasanya server atau sistem lain). Salinan ini dapat dilakukan pada perangkat keras yang sama atau berbeda. Dalam proses ini, semua data sistem dan aplikasi umumnya dipindahkan dari sistem sumber ke tujuan. Salinan sistem cocok untuk berbagai skenario.
Disarankan menggunakan file konfigurasi yang sama untuk cadangan data, log, dan katalog.
Jika instance SAP HANA terdiri dari beberapa node, konfigurasikan file cadangan data untuk setiap node.
Setelah membuat file konfigurasi cadangan data, jalankan perintah chmod 664 untuk memberikan izin baca dan tulis pada file tersebut.
Langkah 1: Buat file konfigurasi cadangan data
Prosedur:
Buat direktori /usr/sap/<SID>/SYS/global/hdb/opt/hdbconfig.
Jalankan perintah
vi /usr/sap/<SID>/SYS/global/hdb/opt/hdbconfig/paramuntuk membuat file di direktori sebelumnya.
Tabel berikut menjelaskan parameter yang harus ditentukan dalam file konfigurasi.
Parameter | Deskripsi | Contoh | Format |
srcClusterId | ID instance SAP HANA. Cloud Backup secara otomatis menghasilkan ID saat Anda mendaftarkan instance SAP HANA. | cl-000hzxt1eadt80ljdsno | srcClusterId={Instance ID} Catatan Tanda kurung {} tidak diperlukan saat Anda menentukan ID instance. |
srcSID | SID database SAP HANA sumber. | T01 | srcSID={SID} Catatan Tanda kurung {} tidak diperlukan saat Anda menentukan SID. |
Langkah 2: Tambahkan jalur file konfigurasi cadangan data
Setelah membuat file konfigurasi cadangan data, tambahkan jalur file di konsol Cloud Backup.
Masuk ke konsol Cloud Backup.
Di panel navigasi sisi kiri, pilih .
Di bilah navigasi atas, pilih wilayah.
Setelah instance SAP HANA didaftarkan, temukan instance tersebut dan klik tautan instance pada tab SAP HANA Instances.
Di tab Databases, periksa status semua database SAP HANA.
Temukan database dan pilih di kolom Actions.
Di panel Set Backup Parameters, konfigurasikan parameter di bagian Backint Settings. Tabel berikut menjelaskan parameter-parameter tersebut.
Parameter
Diperlukan
Deskripsi
Backint Settings
Data Backup Configuration File
Tidak
Path file parameter Backint yang digunakan untuk cadangan data. Untuk informasi lebih lanjut, lihat Konfigurasikan file konfigurasi cadangan data.
CatatanKami sarankan Anda menggunakan file konfigurasi yang sama untuk cadangan data, cadangan log, dan cadangan katalog.
Jika instance SAP HANA terdiri dari beberapa node, Anda harus mengonfigurasi file konfigurasi cadangan data untuk setiap node.
Use this file for log backup and catalog backup
Tidak
Menentukan apakah akan menggunakan file konfigurasi cadangan data untuk cadangan log dan cadangan katalog. Kami sarankan Anda memilih kotak centang ini.
Log Backup Configuration File
Tidak
File parameter Backint yang digunakan untuk cadangan log. Kami sarankan Anda menggunakan file konfigurasi cadangan data untuk cadangan log.
Catalog Backup Configuration File
Tidak
File parameter Backint yang digunakan untuk cadangan katalog. Kami sarankan Anda menggunakan file konfigurasi cadangan data untuk cadangan katalog.
Use Backint for Catalog Backup
Tidak
Menentukan apakah akan menggunakan Backint untuk mencadangkan katalog. Kami sarankan Anda mengaktifkan sakelar ini untuk meningkatkan kinerja pencadangan.
Backint adalah API untuk berinteraksi dengan perangkat lunak cadangan pihak ketiga. Pencadangan SAP HANA mendukung penggunaan Backint untuk terhubung ke solusi pencadangan kelas perusahaan. Dengan cara ini, pencadangan dan pemulihan khusus (seperti cadangan katalog) dapat diimplementasikan oleh perangkat lunak pihak ketiga.
PentingJika Anda mematikan sakelar ini, pemulihan database lintas instans tidak didukung.
Klik Create.