All Products
Search
Document Center

CDN:Konfigurasikan Default Origin SNI

Last Updated:Jun 22, 2026

Jika server origin Anda menggunakan satu alamat IP untuk menghosting beberapa nama domain dan protokol origin-nya adalah HTTPS, Anda harus mengonfigurasi origin SNI. Hal ini memungkinkan server origin mengidentifikasi domain yang diminta, mengembalikan sertifikat SSL yang tepat, dan memastikan pengambilan asal (origin fetch) berhasil.

Latar Belakang

Server Name Indication (SNI) adalah ekstensi protokol SSL/TLS yang memungkinkan server menghosting beberapa sertifikat SSL pada satu alamat IP. Fitur ini mengatasi tantangan server HTTPS yang menghosting beberapa domain tanpa mengetahui domain mana yang diminta oleh klien. Setelah Anda mengaktifkan SNI, ketika titik kehadiran (POP) CDN memulai proses jabat tangan TLS dengan server origin, server origin menggunakan informasi SNI dalam proses tersebut untuk mengidentifikasi nama domain yang diminta dan mengembalikan sertifikat SSL yang sesuai ke POP.

Penting
  • Server origin Anda harus mampu mengurai informasi SNI yang terdapat dalam permintaan proses jabat tangan TLS.

  • Jika Anda telah mengonfigurasi beberapa server origin untuk nama domain yang dipercepat, pengaturan origin SNI berlaku untuk semuanya. Jika Anda ingin mengonfigurasi nilai SNI yang berbeda untuk server origin yang berbeda, Anda dapat mengajukan tiket.

Gambar berikut menunjukkan cara kerja origin SNI.

Alur kerja origin SNI adalah sebagai berikut:

  1. Ketika titik kehadiran (POP) CDN mengakses server origin melalui HTTPS, POP tersebut harus menentukan domain target—misalnya example.com—di bidang SNI.

  2. Server origin menerima permintaan tersebut dan mengembalikan sertifikat SSL untuk domain yang ditentukan dalam SNI, yaitu sertifikat untuk example.com.

  3. Titik kehadiran (POP) CDN menerima sertifikat tersebut dan membuat koneksi aman dengan server.

Penting

Kami menyarankan agar Anda mengatur header Host origin dan origin SNI ke nama domain yang sama (biasanya nama domain server origin atau nama domain yang dipercepat). Jika header Host origin (header Host HTTP) dan origin SNI (nama domain yang ditentukan selama proses jabat tangan TLS) tidak sesuai—misalnya, header Host origin diatur ke nama domain server origin tetapi SNI diatur ke nama domain yang dipercepat—proses jabat tangan SSL mungkin gagal atau server origin dapat mengembalikan error. Konfigurasikan keduanya secara terpisah di Konsol, dan pastikan nilainya sesuai dengan konfigurasi sertifikat dan virtual host server origin.

Prosedur

  1. Masuk ke CDN console.

  2. Di panel navigasi kiri, klik Domain Names.

  3. Pada halaman Domain Names, temukan nama domain target lalu klik Manage di kolom Actions.

  4. Di panel navigasi domain, klik Origin Fetch.

  5. Pada tab Configurations, temukan Default Origin SNI lalu klik Modify.

  6. Di kotak dialog Default Origin SNI, aktifkan Origin SNI, lalu masukkan nama domain yang akan digunakan untuk origin SNI, misalnya example.com.

    Catatan

    Nilai origin SNI harus berupa nama domain spesifik. Nama domain wildcard tidak didukung.

  7. Klik OK.