Fitur advanced origin memungkinkan Anda mengarahkan permintaan klien ke origin yang berbeda berdasarkan parameter seperti header permintaan, parameter query string, path, atau cookie permintaan.
Catatan penggunaan
-
Batas aturan: Anda dapat membuat maksimal 120 aturan.
-
Konflik fitur: Fitur conditional origin dan advanced origin saling eksklusif. Anda hanya dapat mengaktifkan salah satunya dalam satu waktu.
-
Urutan pencocokan: Aturan dievaluasi sesuai urutan yang tercantum. Pemrosesan berhenti setelah aturan pertama yang cocok ditemukan.
-
Nomor port: Fitur advanced origin hanya mendukung origin berupa domain name. Anda tidak dapat menentukan nomor port. Untuk menentukan nomor port pada origin berbasis nama domain, atau untuk mengonfigurasi origin berbasis IP, origin OSS, atau origin Function Compute, gunakan conditional origin sebagai gantinya.
-
Pencocokan path: Pencocokan path pada advanced origin hanya mendukung exact match. Wildcard dan regular expression tidak didukung. Untuk mengarahkan permintaan berdasarkan path dengan wildcard, seperti
/api/*, gunakan conditional origin bersama rules engine.
Perbandingan tipe origin
Baik conditional origin maupun advanced origin dapat mereferensikan kondisi aturan dari rules engine untuk membuat kebijakan pull origin yang fleksibel. CDN secara otomatis memilih origin jika permintaan sesuai dengan kondisi aturan tersebut.
Origin type | Trigger condition |
Conditional origin | Permintaan sesuai dengan kondisi aturan yang direferensikan oleh conditional origin. |
Advanced origin | Permintaan sesuai dengan kondisi aturan yang direferensikan oleh advanced origin. |
Basic origin | Permintaan tidak sesuai dengan aturan conditional origin atau advanced origin mana pun (aturan fallback). |
Prosedur
-
Masuk ke CDN console.
-
Di panel navigasi kiri, klik Domain Names.
-
Pada halaman Domain Names, temukan nama domain target lalu klik Manage di kolom Actions.
-
Di panel navigasi domain, klik Origin Fetch.
-
Pada bagian Advanced Origin, klik Customize.
-
Pada kotak dialog Advanced Origin, pilih Criteria dan masukkan Origin Domain Name.
CatatanAnda dapat mengonfigurasi origin berbeda berdasarkan header permintaan, parameter query string, path, atau cookie permintaan. Saat Titik Kehadiran (POP) menerima permintaan klien, POP tersebut membaca bidang yang sesuai dalam permintaan, mengevaluasi kecocokannya, lalu mengarahkan permintaan ke origin yang tepat.
Untuk kriteria, Anda harus mengonfigurasi Field Name, jenis pencocokan (misalnya Equals), dan Value yang sesuai. Contoh format nama domain origin:
img.yourdomain.com. Nama domain origin tidak boleh sama dengan nama domain yang dipercepat. -
Klik OK.
Contoh
Contoh ini menunjukkan cara mengarahkan permintaan yang mengandung parameter test=1 ke origin tertentu. Pada kotak dialog Advanced Origin, atur Criteria menjadi Query String Parameter. Atur nama parameter menjadi test, kondisi menjadi Equals, dan nilai menjadi 1. Lalu, atur Origin Domain Name menjadi img.yourdomain1.com dan klik OK.