Cloud Architecture Design Tool (CADT) dapat mendeteksi perangkat lunak open-source yang diinstal pada instans ECS Anda untuk membantu merencanakan profiling resource.
Hanya perangkat lunak open-source berikut yang dapat dideteksi.
|
No. |
Software |
|
1 |
ActiveMQ |
|
2 |
Elasticsearch |
|
3 |
Kafka |
|
4 |
Memcached |
|
5 |
MongoDB |
|
6 |
RabbitMQ |
|
7 |
Redis |
|
8 |
RocketMQ |
|
9 |
Zookeeper |
|
10 |
MySQL |
|
11 |
Oracle |
|
12 |
Db2 |
|
13 |
SQL Server |
|
14 |
PostgreSQL |
Procedure
-
Deploy aplikasi yang akan dideteksi. Anda juga dapat mengimpor instans ECS. Gambar berikut menunjukkan arsitektur aplikasi tersebut.

-
Klik Resource List di bagian bawah halaman untuk menemukan opsi ECS Application Detection. Arsitektur ini mencakup security group bernama security_group yang berisi empat instans ECS (ecs, ecs-1, ecs-2, dan ecs-3). Setiap instans memiliki 2 vCPU dan memori 4 GiB serta sedang berjalan. Di sisi kanan halaman, Anda dapat membuka panel resource list yang dapat diciutkan untuk menemukan opsi ECS application detection.
-
Klik ECS Application Detection. Kotak dialog ECS application detection akan muncul.
Kotak dialog ini berisi tabel dengan kolom No., instance, service name, dan Actions. Klik tombol detection data di pojok kanan atas untuk memulai deteksi.
-
Klik Detection Data. Sistem mulai melakukan deteksi resource aplikasi untuk instans ECS dalam aplikasi tersebut. Kotak dialog menampilkan empat catatan deteksi dalam tabel dengan kolom instance dan service name: ecs-2 menjalankan RabbitMQ; ecs-3 menjalankan ZooKeeper, Java, dan Kafka; ecs menjalankan MySQL; dan ecs-1 menjalankan ZooKeeper, Java, dan Kafka. Anda dapat mengklik detection data lagi untuk merefresh hasilnya atau klik Locate pada baris mana pun untuk melihat instans yang sesuai.