1. Perbedaan
Item | AutoCluster | Kluster |
Buat kluster | Dibuat secara otomatis saat tugas dimulai. | Dibuat secara manual terlebih dahulu. Anda harus menentukan ImageId, InstanceType, dan jumlah VM dalam kluster. |
Gunakan kluster | Tentukan ImageId, InstanceType, dan jumlah VM saat mengirimkan pekerjaan. | Tentukan ID kluster saat mengirimkan pekerjaan. |
Lepaskan kluster | Dilepaskan secara otomatis setelah semua tugas selesai. | Dihapus secara manual. Jika kluster tidak lagi digunakan, hapus kluster tersebut. Jika tidak, Anda akan dikenakan biaya untuk kluster ini. |
2. Cara menggunakan kluster
2.1. Gunakan Python SDK
# AutoCluster tidak diperlukan jika Anda menentukan ID kluster.
job_desc['DAG']['Tasks']['my-task']['ClusterId'] = "cls-xxxxxxx"2.2. Gunakan Java SDK
Berikut adalah potongan kode:
// AutoCluster tidak diperlukan jika Anda menentukan ID kluster.
desc.setClusterId("cls-xxxxxxx");2.3. Gunakan Alat Baris Perintah
# Tentukan ID kluster
bcs sub "python main.py" -c cls-01010102991233. Cara menggunakan AutoCluster
3.1. Gunakan Python SDK
...
autoCluster = {
'ImageId': 'img-ubuntu',
'InstanceType': 'ecs.sn1.medium'
}
...
job_desc['DAG']['Tasks']['my-task']['AutoCluster'] = autoCluster
...3.2. Gunakan Java SDK
Berikut adalah potongan kode:
AutoCluster autoCluster = new AutoCluster();
autoCluster.setImageId("img-ubuntu");
autoCluster.setInstanceType("ecs.sn1.medium");
TaskDescription desc = new TaskDescription();
desc.setAutoCluster(autoCluster);3.3. Gunakan Alat Baris Perintah
# Gunakan AutoCluster
bcs sub "python main.py" -c img=img-ubuntu:type=ecs.sn1.mediumFAQ
Haruskah saya menggunakan AutoCluster atau Kluster?
Jika Anda menentukan ID kluster saat mengirimkan pekerjaan, pekerjaan tersebut akan dikirim ke kluster yang ditentukan untuk dijalankan.
Jika Anda tidak menentukan kluster, Anda dapat menggunakan konfigurasi AutoCluster. Dalam hal ini, tentukan image dan tipe instance. Kluster yang sesuai dibuat secara otomatis saat tugas mulai berjalan dan dilepaskan secara otomatis setelah tugas selesai.
Kapan saya harus menggunakan kluster?
Gunakan kluster jika Anda memiliki banyak pekerjaan yang harus dijalankan.
Sebagai contoh, jika Anda memiliki 100 pekerjaan, buat kluster dengan 10 VM dan kirimkan semua pekerjaan tersebut ke kluster. Sistem secara otomatis menjalankan tugas satu per satu, dan Anda hanya perlu menunggu hingga semua tugas selesai. Setelah semua tugas selesai, lepaskan (hapus) kluster secara manual. Metode ini menghemat waktu dan biaya.
Kapan saya harus menggunakan AutoCluster?
Untuk menggunakan AutoCluster, tentukan jumlah instance dan kapasitas instance saat mengirimkan pekerjaan. Sistem secara otomatis membuat kluster saat menjalankan tugas pekerjaan dan melepaskan kluster setelah menyelesaikan semua tugas.
Anda dapat menggunakan AutoCluster jika Anda dapat menerima waktu tunggu yang lama atau hanya memiliki beberapa pekerjaan.