Service Mesh (ASM) memungkinkan Anda menambahkan berbagai jenis kluster Kubernetes yang dapat diakses melalui Internet ke instans ASM dengan mengimpor file kubeconfig yang memiliki izin administrator kluster. Aplikasi dalam kluster tersebut dikelola melalui service mesh. Beberapa fitur Konsol ASM tidak tersedia untuk kluster semacam ini.
Batasan yang diketahui
Batasan berikut berlaku untuk Konsol ASM dan fitur terkait ketika sebuah kluster ditambahkan ke instans ASM dengan mengimpor file kubeconfig:
-
Ingress gateways — Anda tidak dapat membuat gerbang masuk LoadBalancer di Konsol ASM. Sebagai gantinya, buat gerbang masuk tersebut menggunakan definisi sumber daya kustom (CRD). Untuk informasi selengkapnya, lihat CRD Gerbang ASM. Kluster Kubernetes harus mendukung Layanan LoadBalancer.
-
Traffic lanes — Anda tidak dapat menggunakan jalur lalu lintas di Konsol ASM. Sebagai gantinya, konfigurasikan jalur lalu lintas menggunakan CRD. Untuk informasi selengkapnya, lihat CRD ASMSwimLaneGroup dan ASMSwimLane.
-
Plugin binding — Anda tidak dapat menyambungkan plugin ke workload tertentu di pusat plugin. Sebagai gantinya, deploy plugin menggunakan CRD EnvoyFilterTemplate. Untuk informasi selengkapnya, lihat CRD EnvoyFilterTemplate dan EnvoyFilterTemplateBinding.
-
Pengumpulan log — Anda tidak dapat mengirim log gerbang dan proxy mesh ke Simple Log Service (SLS). Sebagai gantinya, gunakan solusi pengumpulan log Anda sendiri untuk mengumpulkan output standar dari kontainer
istio-proxydi kluster. -
Pengumpulan metrik — Anda tidak dapat mengirim metrik pemantauan ke Managed Service for Prometheus. Sebagai gantinya, gunakan instans Prometheus yang dikelola sendiri untuk mengumpulkan metrik pemantauan mesh. Untuk informasi selengkapnya, lihat Integrasikan instans Prometheus yang dikelola sendiri untuk pemantauan mesh.
-
Service discovery — Anda tidak dapat menggunakan Service Discovery Selectors di Konsol ASM.
-
CNI plug-in — Anda tidak dapat menggunakan ASM CNI Plug-in.
-
Kubernetes service management — Anda tidak dapat menggunakan Kubernetes Service Management di Konsol ASM.
-
Sidecar auto-injection — Anda tidak dapat menggunakan fitur Sync Sidecar Auto-Injecttion from Kubernetes Cluster. Fitur Sync Automatic Sidecar Injection to Kubernetes Cluster dan Enable/Disable Sidecar Auto Injection tetap tersedia.
Prasyarat
Instans ASM
-
Instans ASM dengan versi 1.22 atau lebih baru. Untuk petunjuknya, lihat Buat instans ASM.
-
Akses jaringan publik diaktifkan untuk lapisan kontrol ASM dengan menyambungkan elastic IP addresses (EIPs). Untuk petunjuknya, lihat Sambungkan atau lepas EIP untuk lapisan kontrol ASM.
Kluster Kubernetes dan file kubeconfig
Karena kluster ditambahkan ke instans ASM dengan mengimpor file kubeconfig, pastikan persyaratan berikut terpenuhi:
-
Kluster Kubernetes memiliki akses jaringan publik.
-
File kubeconfig kluster berisi titik akhir publik.
-
File kubeconfig memiliki izin administrator kluster pada kluster Kubernetes yang sesuai.
Tambahkan kluster Kubernetes dengan mengimpor file kubeconfig
-
Masuk ke Konsol ASM. Di panel navigasi sebelah kiri, pilih .
-
Pada halaman Mesh Management, klik nama instans ASM. Di panel navigasi sebelah kiri, pilih .
-
Klik Add.
-
Pada halaman Add Kubernetes Cluster, klik tab Add Kubernetes Cluster by Using Kubeconfig.
-
Masukkan Name kluster. Di bidang Cluster Kubeconfig, tempel konten file kubeconfig yang dapat mengakses kluster dan memiliki izin administrator kluster. Lalu, klik OK.
PentingKluster dan file kubeconfig harus memenuhi persyaratan yang dijelaskan dalam Prasyarat.
-
Pada kotak dialog Note, klik OK.
Setelah kluster ditambahkan, pilih Instance Information > Base Information. Status instans ASM berubah menjadi Updating. Setelah beberapa detik (durasi tergantung pada jumlah kluster yang ditambahkan), klik Refresh di pojok kanan atas halaman. Status instans ASM berubah menjadi Running. Informasi tentang kluster yang ditambahkan ditampilkan di halaman Kubernetes Clusters.