All Products
Search
Document Center

Application Real-Time Monitoring Service:Aktifkan observabilitas ACK dengan OBI

Last Updated:May 22, 2026

OpenTelemetry eBPF Instrumentation (OBI) menggunakan pendekatan zero-instrumentation untuk mengirim data jejak ke Cloud Monitor 2.0, sehingga memungkinkan pemantauan aplikasi secara otomatis. Anda kemudian dapat melihat data observabilitas seperti topologi aplikasi, jejak panggilan, transaksi gagal, transaksi lambat, dan analisis SQL.

Ikhtisar komponen OBI

OBI berbasis teknologi eBPF dan diterapkan sebagai DaemonSet pada node kluster. Komponen ini secara otomatis mengumpulkan metrik dan jejak aplikasi tanpa mengharuskan Anda memodifikasi kode aplikasi atau menyuntikkan sidecar.

OBI secara otomatis mendeteksi protokol berikut:

Protocol

Description

HTTP

Tracing permintaan dan respons HTTP/1.x serta HTTP/2

gRPC

Tracing panggilan gRPC Unary dan Streaming

SQL

Tracing kueri database MySQL, PostgreSQL, dan lainnya

Redis

Tracing panggilan perintah Redis

Kafka

Tracing pesan produsen dan konsumen Kafka

GenAI

Tracing untuk panggilan AI, termasuk OpenAI, Anthropic, Qwen, MCP, Embedding, dan Rerank

OBI mengekspor data telemetri yang dikumpulkan ke Managed Service for OpenTelemetry melalui OpenTelemetry Protocol (OTLP).

Langkah 1: Dapatkan informasi titik akhir

  1. Masuk ke Konsol Cloud Monitor 2.0, pilih ruang kerja target, lalu klik Integration Center di panel navigasi sebelah kiri.

  2. Pada bagian Server-side Applications, klik kartu OpenTelemetry.

  3. Pada bagian Parameter Configuration, klik Click to obtain di samping LicenseKey untuk mendapatkan nilai OTEL_EXPORTER_OTLP_HEADERS dan OTEL_EXPORTER_OTLP_ENDPOINT. Konsol kemudian akan menghasilkan kode integrasi yang sesuai, termasuk titik akhir dan kunci lisensi.

Langkah 2: Instal dan konfigurasikan komponen OBI

Instal komponen OBI

  1. Masuk ke Konsol Container Service for Kubernetes (ACK), lalu di panel navigasi sebelah kiri, pilih Clusters dan klik nama kluster target.

  2. Di panel navigasi sebelah kiri, pilih Operations > Add-ons. Temukan komponen arms-obi dan klik Install.

  3. Klik Next untuk menyelesaikan instalasi. Sesuaikan batas CPU dan memori sesuai kebutuhan.

    Catatan

    Jika suatu node menjalankan banyak aplikasi, tingkatkan batas CPU dan memori komponen OBI untuk mencegah kegagalan pengumpulan data akibat kekurangan sumber daya.

    Scenario

    CPU request / limit

    Memory request / limit

    Light load (4 Pods, total QPS < 1.000)

    100m / 250m

    128Mi / 256Mi

    Medium load (4–8 Pods, total QPS 1.000–5.000)

    250m / 500m

    256Mi / 512Mi

    High load (8 Pods, total QPS > 5.000)

    500m / 1000m

    512Mi / 1Gi

    Heavy load (8+ Pods, total QPS > 20.000)

    1000m / 2000m

    1Gi / 2Gi

Konfigurasikan target pemantauan

  1. Di kluster ACK, buka Configurations > ConfigMaps. Ubah namespace menjadi obi-system, temukan ConfigMap arms-obi-config, lalu klik Edit.

  2. Tambahkan deployment, namespace, dan nama tampilan untuk aplikasi yang ingin Anda pantau. Cloud Monitor 2.0 akan menampilkan nama ini untuk aplikasi tersebut. Berikut contoh konfigurasinya:

    discovery:
      instrument:
        - k8s_deployment_name: "server"
          k8s_namespace: "arms-default"
          name: "server-test-obi"
  3. Setelah konfigurasi selesai, restart komponen OBI agar perubahan diterapkan.

    Penting

    Anda harus merestart komponen OBI setiap kali menambahkan aplikasi baru agar konfigurasi terbaru berlaku.

Langkah 3: Verifikasi data pemantauan

Setelah mengonfigurasi komponen OBI, tunggu sekitar 2 menit sebelum memeriksa data pemantauan.

  1. Masuk ke Konsol Cloud Monitor 2.0, pilih ruang kerja target, lalu di panel navigasi sebelah kiri, pilih All Features > Application Observability > Application Monitoring.

  2. Di halaman Application List, klik nama aplikasi target untuk melihat data pemantauan, seperti topologi aplikasi, jejak panggilan, transaksi gagal, transaksi lambat, dan analisis SQL. Untuk informasi lebih lanjut, lihat Pemantauan Aplikasi.