All Products
Search
Document Center

Application Real-Time Monitoring Service:Diagnosis error JS dengan melacak balik perilaku pengguna

Last Updated:Jun 21, 2026

Dalam proses diagnostik error JavaScript (JS), Pemantauan Browser Application Real-Time Monitoring Service (ARMS) menyediakan fitur pelacakan balik perilaku pengguna untuk menampilkan daftar komprehensif tindakan pengguna yang mengarah ke error tersebut.

Informasi latar belakang

Pemantauan Browser ARMS mendefinisikan semua event pada halaman sebagai perilaku pengguna, termasuk aktivitas konsol, perpindahan halaman, klik pengguna, input pengguna, dan panggilan API. Anda dapat menghubungkan perilaku pengguna tersebut secara kronologis untuk membentuk jejak perilaku, lalu melacak balik dan menganalisisnya guna mereproduksi situasi saat error tertentu terjadi.

Langkah 1: Instal agen ARMS

Setelah menginstal agen ARMS, aplikasi antarmuka depan Anda akan dipantau secara menyeluruh. Pilih metode instalasi agen ARMS sesuai kebutuhan. Untuk informasi selengkapnya, lihat Ikhtisar Pemantauan Browser.

Langkah 2: Mendiagnosis error

Gunakan fitur pelacakan balik perilaku pengguna untuk mereproduksi situasi saat error JS tertentu terjadi dan mendiagnosis penyebabnya.

  1. Masuk ke Konsol ARMS. Di panel navigasi sebelah kiri, pilih Browser Monitoring > Browser Monitoring.

  2. Pada halaman Browser Monitoring, pilih Wilayah di bilah navigasi atas, lalu klik nama aplikasi yang ingin Anda kelola.

  3. Di panel navigasi sebelah kiri, klik JS Error Diagnostics.
  4. Pada halaman JS Error Diagnostics, klik tab Frequent Errors.
    Halaman ini menampilkan daftar error yang sering terjadi dengan kolom berikut: Error Message, Page, Error Count, Affected Users, dan Actions. Kolom Actions berisi tautan Diagnose untuk setiap error.
  5. Untuk error yang diinginkan, klik Diagnosis di kolom Actions.
  6. Pada halaman Error details, analisis aksi di bagian User Behavior Trace untuk mengidentifikasi operasi yang menyebabkan error.
    Bagian Stack Trace di bagian atas halaman menampilkan pesan error spesifik, seperti Error Request failed with status code 504. Bagian User Behavior Trace di bawahnya menampilkan garis waktu aksi pengguna yang terjadi sebelum error. Aksi tersebut mencakup jenis seperti API call (dengan kode status dan jumlah permintaan), click events, dan page navigation. Setiap catatan mencakup timestamp dan tautan ke detail lebih lanjut, membantu Anda mengidentifikasi operasi yang menyebabkan error.