Layanan Data Transmission memungkinkan Anda mengunduh pengaturan objek migrasi dalam sebuah task migrasi data serta mendukung konfigurasi otomatis dan verifikasi pengaturan objek berdasarkan file CSV yang diimpor. Fitur ini memungkinkan Anda menyimpan pengaturan task dan mengonfigurasi beberapa task migrasi sekaligus secara cepat, sehingga cocok untuk mengganti nama dan mengatur ratusan objek dalam satu operasi.
Unduh pengaturan objek
Setelah membuat task migrasi data dengan menentukan objek migrasi, Anda dapat mengunduh pengaturan objek tersebut, seperti nama database sumber, nama tabel sumber, nama database target, nama tabel target, pemetaan kolom, dan kondisi filter baris.
Masuk ke
ApsaraDB for OceanBase console.Pada panel navigasi sebelah kiri, pilih Data Transmission > Data Migration.
Pada halaman Data Migration, klik nama task yang ingin Anda unduh pengaturan objeknya.

Pada halaman detail task, klik ikon ... di pojok kanan atas, lalu pilih Download Objects Settings dari daftar drop-down.
PentingJika Anda telah memilih mode Match Rules untuk melakukan migrasi objek dalam sebuah task migrasi, Anda tidak dapat mengunduh pengaturan objek task tersebut.

Impor pengaturan objek
Layanan Data Transmission memungkinkan Anda mengganti nama database dan tabel serta menetapkan kondisi filter baris dengan mengimpor file CSV. Anda dapat mengunduh file pengaturan objek dari task yang sudah ada atau templat file CSV, mengubah file tersebut sesuai kebutuhan, lalu mengimpornya.
Jika Anda mengedit informasi objek dalam file Excel, simpan file tersebut sebagai file CSV, lalu impor file CSV tersebut.
File CSV yang diimpor harus berisi kolom-kolom berikut: nama database sumber, nama tabel sumber, nama database target, nama tabel target, pemetaan kolom, dan kondisi filter baris.
Masuk ke
ApsaraDB for OceanBase console dan beli sebuah task migrasi data.Untuk informasi selengkapnya, lihat Purchase a data migration task.
Pilih Data Transmission > Data Migration. Pada halaman yang muncul, klik Configuration untuk task migrasi data tersebut.

Konfigurasikan task migrasi data sesuai kebutuhan bisnis Anda. Pada halaman Select Migration Objects, pilih Specify Objects. Pada daftar di sebelah kanan bagian Specify Migration Scope, klik Import Objects di pojok kanan atas.
PentingAnda hanya dapat mengimpor objek jika telah memilih mode Specify Objects.

Untuk informasi selengkapnya, lihat topik terkait task migrasi data sesuai jenisnya.
Pada kotak dialog yang muncul, klik OK.
Klik Import CSV File di bagian bawah kotak dialog Import Objects, lalu pilih file CSV lokal untuk diimpor.

Anda juga dapat mengklik Download CSV Template di bagian bawah kotak dialog untuk mengunduh templat. Selanjutnya, konfigurasikan pengaturan dalam templat sesuai kebutuhan, lalu klik Import CSV File untuk mengimpor objek migrasi.
Edit file CSV sesuai kebutuhan.
CatatanAnda dapat mengedit file CSV secara manual atau menggunakan skrip SQL. Anda juga dapat mengklik Download Objects Settings pada halaman detail task untuk menghasilkan file CSV.
Anda dapat memasukkan nama database atau tabel di database target untuk membuat pemetaan antara sumber dan target.
Klik Validate untuk memeriksa apakah objek sumber ada dan apakah kondisi filter baris benar. Jika verifikasi berhasil, jumlah tabel dan view yang telah diverifikasi akan ditampilkan.
Klik OK untuk kembali ke langkah Select Migration Objects pada task migrasi data.
Selesaikan pengaturan task berikutnya sesuai petunjuk.