Jika sebuah host mengalami kegagalan, Anda dapat menggantinya secara manual. Opsi ini hanya tersedia jika Anda memilih Manual Host Replacement sebagai Host Troubleshooting Policy saat membuat kluster ApsaraDB for MyBase Anda.
Prasyarat
Kluster ApsaraDB for MyBase berjalan pada engine MySQL dan menggunakan host dengan SSD lokal.
Latar Belakang
Saat terjadi kegagalan host, sistem akan memberi tahu Anda melalui SMS dan mengubah status host menjadi Ready for Replacement. Anda dapat melihat detail kegagalannya di Scheduled Events. Di panel navigasi sebelah kiri, klik Pending Events. Saat sistem mendeteksi kegagalan host—misalnya, kerusakan CPU—sistem akan membuat sebuah event. Event tersebut mencakup Host ID/Host Name, Event Type, Event Action, Event Time, Event Source, dan Event Cause. Di kolom Actions, Anda dapat memilih Execute Immediately atau Postpone.
Dampak
Mengganti host memiliki dampak sebagai berikut:
Sistem berhenti mengalokasikan instans baru ke host tersebut.
Sistem memigrasikan semua instans yang ada dari host tersebut.
Semua instans dimigrasikan ke host baru yang tersedia.
Prosedur
Masuk ke konsol ApsaraDB for MyBase.
Di pojok kiri atas halaman, pilih wilayah tempat kluster Anda berada.
Di panel navigasi sebelah kiri, klik Cluster List. Temukan kluster target, lalu klik Details di kolom Actions.
Di panel navigasi sebelah kiri, klik Hosts.
Temukan host target, lalu pilih .
Pilih waktu penggantian, lalu klik OK.
Catatanswitch within maintenance window: Sistem melakukan alih bencana primary/secondary untuk semua instans primary pada host selama jendela pemeliharaan yang telah ditentukan. Setelah semua instans pada host menjadi secondary, instans tersebut dimigrasikan ke host baru.
switch immediately: Sistem segera melakukan alih bencana primary/secondary untuk semua instans primary pada host. Instans secondary yang dihasilkan kemudian dimigrasikan ke host baru.