All Products
Search
Document Center

ApsaraDB for MyBase:Konfigurasikan overcommit resource untuk mengurangi biaya

Last Updated:Jun 21, 2026

Fitur overcommit pada ApsaraDB for MyBase memungkinkan Anda membuat beberapa instans dengan spesifikasi yang sama, sehingga meningkatkan utilisasi CPU host dan mengurangi biaya resource. Anda dapat mengonfigurasi overcommit baik saat membuat klaster khusus maupun setelah klaster tersebut dibuat.

Latar Belakang

Di industri seperti game online, memprediksi pertumbuhan pengguna untuk server baru bisa jadi sulit. Menyediakan server ApsaraDB RDS khusus berisiko menyebabkan pemborosan resource. Dalam kasus seperti ini, ApsaraDB for MyBase memungkinkan Anda melakukan overcommit resource untuk membuat beberapa instans dengan spesifikasi yang sama, lalu memantau performa host.
  • Jika pertumbuhan pengguna melebihi ekspektasi, Anda dapat membeli host tambahan dan memigrasikan sebagian instans ke host baru tersebut.
  • Jika pertumbuhan pengguna lebih lambat dari yang diharapkan, Anda dapat menggunakan overcommit untuk memenuhi permintaan layanan sekaligus secara signifikan mengurangi biaya resource.
Contohnya:
  • Pada host dengan 32 core dan memori 256 GB, Anda dapat membuat empat instans berukuran 8-core, 64 GB tanpa overcommit. Dalam konfigurasi ini, resource sepenuhnya terisolasi.
  • Pada host yang sama, jika Anda mengatur rasio overcommit CPU menjadi 200%, Anda dapat membuat delapan instans berukuran 8-core, 32 GB. Anda dapat menambahkan lebih banyak host nanti seiring pertumbuhan bisnis Anda.

Ubah rasio overcommit

  1. Masuk ke Konsol ApsaraDB for MyBase.
  2. Pada halaman Dedicated Clusters, temukan klaster khusus target, lalu di kolom Actions, klik EditEdit Dedicated Cluster.
  3. Pada halaman Edit Dedicated Cluster, konfigurasikan parameter CPU Overcommit Ratio, Storage Overcommit Ratio, dan Maximum Memory Usage sebagai berikut:
    • CPU Overcommit Ratio: Rasio overcommit CPU untuk klaster khusus. Misalnya, rasio 200% memungkinkan total resource CPU seluruh instans mencapai dua kali lipat resource CPU fisik, sehingga memaksimalkan utilisasi CPU.
    • Storage Overcommit Ratio: Rasio overcommit storage untuk setiap host dalam klaster khusus.
    • Maximum Memory Usage: Penggunaan memori maksimum untuk setiap host dalam klaster khusus.
      Catatan Anda hanya dapat mengubah Maximum Memory Usage untuk engine MySQL.
    Di kotak dialog Edit Dedicated Cluster, Anda juga dapat mengatur resource allocation policy (Balanced atau Compact), host failure handling policy (Auto-replace atau Manual), dan OS permission access (Enabled atau Disabled). Saat mengatur Maximum Memory Usage, sisihkan minimal 10% memori host dalam klaster untuk mencegah error kehabisan memori (OOM). Setelah menyelesaikan modifikasi, klik OK.
  4. Setelah mengklik OK, temukan klaster tersebut di halaman Dedicated Clusters dan klik Details di kolom Actions untuk melihat konfigurasinya di halaman Basic Information.
    Verifikasi bahwa CPU Overcommit Ratio dan Storage Overcommit Ratio telah diperbarui menjadi 200%.

Scale out klaster khusus

Jika beban host menjadi terlalu tinggi seiring pertumbuhan bisnis Anda, Anda dapat menguranginya dengan menambahkan host baru atau memigrasikan instans. Untuk petunjuknya, lihat Add hosts dan Migrate some instances to a new host.