Jalankan alur kerja Argo secara serverless di Alibaba Cloud Container Service (ACS) dan Elastic Container Instance (ECI). Layanan ini mengoptimalkan mesin open-source dan parameter Kubernetes untuk penjadwalan elastis yang efisien dalam skala besar serta mendukung optimalisasi biaya melalui instans BestEffort dan preemptible. Topik ini memperkenalkan kluster alur kerja dan keunggulan utamanya.
Konsol
Kasus penggunaan
Argo Workflows adalah proyek lulusan Cloud Native Computing Foundation (CNCF)—tingkat kematangan tertinggi CNCF yang menandakan adopsi luas, keamanan, dan jangkauan ekosistem—serta merupakan mesin alur kerja paling populer untuk Kubernetes. Solusi ini telah diterapkan di berbagai bidang, seperti kendaraan otonom, komputasi ilmiah, keuangan kuantitatif, dan media digital.
Kluster alur kerja sangat cocok untuk:
-
Pemrosesan data Batch — menjalankan ribuan tugas paralel tanpa alokasi compute sebelumnya
-
Pipeline machine learning — mengorkestrasi pelatihan, evaluasi, dan penerapan sebagai alur kerja Pod
-
Otomatisasi infrastruktur — mengoordinasikan pekerjaan provisioning dan teardown multi-langkah secara andal
-
Pipeline CI/CD — membangun pipeline ber-throughput tinggi yang dapat diskalakan sesuai permintaan dan melepas resource setelah selesai
Argo Workflows unggul dalam orkestrasi tugas batch:
-
Cloud-native — dirancang untuk Kubernetes, di mana setiap task berjalan sebagai Pod
-
Ringan dan skalabel — tanpa overhead VM; menjalankan ribuan task secara paralel dengan skalabilitas elastis
-
Orkestrasi yang kuat — mendukung job reguler, Spark job, Ray job, dan Tensor job dalam satu workflow
Mengapa menggunakan kluster alur kerja
Kluster alur kerja dibangun di atas Argo Workflows open-source dengan kompatibilitas API penuh—alur kerja yang ada dari ACK atau kluster Kubernetes apa pun dapat dimigrasikan tanpa modifikasi.
Selain kompatibilitas, kluster alur kerja menghilangkan beban operasional dalam skala besar:
-
Tanpa manajemen infrastruktur — kluster siap digunakan segera dengan peningkatan versi otomatis.
-
Skalabilitas elastis dengan pelepasan resource otomatis — resource diskalakan saat eksekusi dan dilepas setelah selesai. Anda hanya membayar untuk waktu compute aktual.
-
Keandalan multi-zona — mesin menjadwalkan Pod di berbagai zona ketersediaan, sehingga alur kerja tetap berjalan meskipun terjadi kegagalan zona.
-
Lapisan kontrol yang dioptimalkan — disetel untuk performa, efisiensi, stabilitas, dan observabilitas dalam skala besar, memastikan penjadwalan konsisten di bawah beban berat.
-
Manajemen artefak OSS yang ditingkatkan — unggah artefak besar, stream data antar langkah, dan konfigurasikan garbage collection (GC) artefak otomatis tanpa perlu mengelola kebijakan bucket secara manual.
-
Dukungan teknis komunitas — dapatkan panduan ahli untuk mengoptimalkan performa dan biaya pipeline.
Arsitektur
Kluster alur kerja adalah mesin alur kerja serverless yang dibangun di atas Kubernetes dan didukung oleh Argo Workflows open-source.
Desain jaringan
Kluster alur kerja tersedia di wilayah berikut: Tiongkok (Beijing), Tiongkok (Hangzhou), Tiongkok (Shanghai), Tiongkok (Shenzhen), Tiongkok (Zhangjiakou), Tiongkok (Heyuan), Tiongkok (Guangzhou), Tiongkok (Hong Kong), Singapura, Malaysia (Kuala Lumpur), Indonesia (Jakarta), Jepang (Tokyo), Jerman (Frankfurt), Inggris (London), dan Thailand (Bangkok). Untuk wilayah lain, bergabunglah dengan grup DingTalk 35688562 untuk dukungan ahli.
Sebelum membuat mesin alur kerja, rencanakan konfigurasi Virtual Private Cloud (VPC) dan vSwitch Anda:
-
Buat VPC atau pilih yang sudah ada.
-
Buat vSwitch atau pilih yang sudah ada, dengan mengikuti panduan berikut:
-
Pastikan Blok CIDR vSwitch Anda menyediakan cukup alamat IP. Alur kerja Argo dapat membuat banyak Pod, yang masing-masing memerlukan satu alamat IP.
-
Buat vSwitch di setiap zona ketersediaan, lalu tentukan semua ID vSwitch saat membuat mesin alur kerja. Mesin akan menjadwalkan Pod ACS atau instans kontainer elastis di zona yang memiliki stok tersedia. Jika semua zona kehabisan stok, alur kerja tidak dapat dijalankan.
-