storage-operator mengotomatiskan tugas operasi dan pemeliharaan (O&M) penyimpanan di kluster ACK, termasuk volume auto scaling, modifikasi konfigurasi disk, dan pemantauan resource.
Prasyarat
Sebelum memulai, pastikan bahwa:
Versi kluster adalah 1.20 atau lebih baru. Untuk melakukan upgrade kluster, lihat Manually upgrade a cluster.
Plugin Container Storage Interface (CSI) telah terpasang. Untuk memeriksa status instalasi, buka halaman Add-ons di Konsol ACK.
Cara kerja
storage-operator diterapkan sebagai Deployment di namespace kube-system. Fitur-fitur berikut diaktifkan secara default.
| Fitur | Deskripsi | Feature Gate to Disable |
|---|---|---|
| Volume auto scaling | Secara otomatis menskalakan volume disk dan NAS | Expander=false |
| Disk configuration modification | Memodifikasi konfigurasi disk secara online | DiskVolumeUpgradeControl=false |
| Stateful application migration | Memigrasikan aplikasi berstatus antar zona | ApplicationMigrationAcrossAZ=false |
Untuk menonaktifkan suatu fitur, tambahkan Feature Gate yang sesuai ke konfigurasi komponen.
Periksa status komponen
Jalankan perintah berikut untuk memverifikasi bahwa storage-operator sedang berjalan:
kubectl get pods -n kube-system -l app=storage-operatorOutput yang diharapkan:
NAME READY STATUS RESTARTS AGE
storage-operator-57bdfd7f56-kl86k 1/1 Running 0 12mUpgrade komponen
Sebelum melakukan upgrade, tinjau catatan rilis storage-operator untuk memahami perubahan yang diperkenalkan oleh versi baru.
Masuk ke Konsol ACK. Di panel navigasi kiri, klik Konsol ACK Clusters.
Pada halaman Clusters, temukan kluster yang ingin Anda kelola lalu klik namanya. Di panel navigasi kiri, klik Add-ons.
Temukan storage-operator dan ikuti petunjuk di layar untuk mengupgrade komponen tersebut.