Alibaba Cloud Membina Talenta Keberlanjutan di Singapura untuk Menghadapi Tantangan Masa Depan
Alibaba Cloud 1 September 2022
Perusahaan meluncurkan “Energy Expert Challenge” untuk mendukung inovasi hijau dengan teknologi cloud dan wawasan yang dapat ditindaklanjuti
Singapura, 1 September 2022 – Alibaba Cloud, tulang punggung teknologi digital dan kecerdasan dari Alibaba Group, telah meluncurkan tantangan keberlanjutan di Singapura untuk membantu bisnis dan individu lokal dengan inovasi komputasi cloud dalam mengatasi masalah keberlanjutan. Langkah ini juga sejalan dengan komitmen pemerintah Singapura untuk mengurangi emisi karbon sebesar 36% pada tahun 2030 guna berkontribusi pada dunia yang tangguh terhadap iklim.
Tantangan ini menawarkan peserta dari berbagai vertikal seperti ritel, logistik, manufaktur, IoT, makanan dan minuman, pariwisata, serta hiburan kesempatan untuk belajar dari para industry expert Alibaba Cloud dan mitra ekosistemnya tentang cara meningkatkan efisiensi bisnis secara berkelanjutan. Peserta juga akan diperkenalkan pada “Energy Expert”, platform keberlanjutan milik Alibaba Cloud yang membantu pengguna di seluruh dunia mengukur, menganalisis, dan mengelola tingkat emisi karbon dari aktivitas bisnis dan produk mereka.
Dengan membantu pengguna mengotomatisasi proses akuntansi dan pelaporan karbon bisnis mereka, Energy Expert dapat menyediakan statistik dampak keberlanjutan real-time bagi pengguna untuk membuat keputusan yang tepat terkait operasi bisnis mereka. Selain itu, platform ini dapat memberikan wawasan kepada pengguna mengenai sumber emisi karbon mereka dan emisi siklus hidup penuh produk mereka berdasarkan standar PAS 2060 dan ISO 14064 tentang netralitas karbon.
Tujuan memperkenalkan Energy Expert melalui tantangan ini adalah untuk meningkatkan pengalaman belajar praktis peserta tentang cara menggunakan teknologi untuk mengukur dan mengkuantifikasi jejak karbon mereka melalui model perhitungan yang sudah dibangun sebelumnya. Selain itu, platform ini dapat memberikan pola emisi karbon yang akurat kepada mereka dengan memanfaatkan dataset faktor emisi publik dan dataset proprietari Energy Expert. Dengan wawasan yang dapat ditindaklanjuti, bisnis dapat menyusun strategi tujuan pengembangan bisnis masa depan mereka dengan lebih baik.
“Meluncurkan tantangan keberlanjutan ini sesuai dengan upaya kami untuk membina talenta guna membangun Singapura yang berkelanjutan,” kata Dr. Derek Wang, General Manager Singapura, Alibaba Cloud Intelligence. “Inovasi teknologi berbasis cloud berjalan beriringan dengan pembangunan bisnis yang berkelanjutan. Untuk itu, prioritas utama kami adalah berbagi teknologi dan keahlian kami dengan kumpulan talenta yang berkembang di Singapura serta mendukung agenda nasional untuk membangun masa depan yang berkelanjutan bagi komunitas, dan menjadi negara yang efisien energi serta tangguh terhadap iklim.
Briefing online mengenai tantangan ini akan terbuka bagi peserta yang tertarik pada 14 September, dengan penutupan pendaftaran pada 31 Oktober. Pemenang tantangan keberlanjutan ini berkesempatan memenangkan hadiah tunai hingga SGD1.000 dan kredit cloud senilai hingga USD5.000, serta memiliki kesempatan untuk bekerja sama dengan para industry expert untuk mewujudkan ide-ide mereka. Selain itu, produk-produk pemenang utama berkesempatan untuk ditampilkan di Marketplace Alibaba Cloud untuk membantu para pemenang menjangkau audiens global.
Sebagai perluasan dari komitmennya untuk berinvestasi dalam talenta digital, Alibaba Cloud juga telah meluncurkan “Student Star Programme” di Singapura yang bertujuan memberikan kesempatan kepada talenta teknologi muda untuk bekerja dengan para internal technology expert Alibaba dari berbagai vertikal. Program magang berbayar selama enam bulan ini dapat memberikan siswa akses terhadap cara kerja berbagai unit bisnis Alibaba Group, dengan harapan menawarkan pemahaman yang lebih luas dan mendalam tentang tantangan nyata.
Selain itu, Alibaba Cloud akan bermitra dengan institusi pendidikan lokal seperti Nanyang Polytechnic dan Institute of Technical Education (ITE) untuk menawarkan baik Energy Expert maupun Student Star Programme kepada siswa serta memberikan mereka akses lebih besar terhadap manfaat program dan tim expert.
Sebagai bagian dari inisiatif berkelanjutan untuk membina talenta R&D di bidang Kecerdasan Buatan dan area terkait, Alibaba Group dan Nanyang Technological University (NTU) Singapura baru-baru ini mengumumkan kelanjutan Alibaba Talent Programme (ATP) untuk tahun keempat guna mendukung lulusan sarjana dan magister terbaik dalam mengejar gelar PhD di bidang-bidang tersebut. Hingga saat ini, program ini telah menarik lebih dari 2.500 pendaftar.
Tentang Alibaba Cloud
Didirikan pada tahun 2009, Alibaba Cloud (www.alibabacloud.com) adalah tulang punggung teknologi digital dan kecerdasan dari Alibaba Group. Perusahaan ini menawarkan rangkaian lengkap layanan cloud kepada pelanggan di seluruh dunia, termasuk komputasi elastis, database, penyimpanan, layanan virtualisasi jaringan, komputasi skala besar, keamanan, layanan manajemen dan aplikasi, analitik big data, platform machine learning, dan layanan IoT. Alibaba mempertahankan posisinya sebagai penyedia layanan IaaS cloud publik terbesar ketiga di dunia sejak tahun 2018, menurut IDC. Alibaba adalah penyedia IaaS terbesar ketiga di dunia dan terbesar di Asia Pasifik berdasarkan pendapatan dalam dolar AS sejak tahun 2018, menurut Gartner.
