Alibaba Cloud akan Meluncurkan Pusat Inovasi Internasional Pertamanya
Alibaba Cloud 8 Juni 2021
Pemimpin cloud bertujuan untuk membina lebih banyak talenta dan mendukung startup di Malaysia
Kuala Lumpur, Malaysia, 8 Juni 2021 – Alibaba Cloud, tulang punggung teknologi digital dan kecerdasan Alibaba Group, hari ini mengumumkan bahwa mereka akan meluncurkan Alibaba Cloud Innovation Center di Kuala Lumpur, Malaysia untuk menyediakan lingkungan yang kondusif bagi startup untuk berkembang di Malaysia dan sekitarnya. Pemimpin cloud ini akan bekerja sama dengan mitra lokal Malaysia, Handsprofit, untuk membawa keahlian lokal ke pusat inovasi, memastikan operasinya berjalan lancar dengan koneksi lokal yang kuat. Perusahaan ini juga berharap dapat melatih 30.000 profesional lokal di tahun fiskal mendatang di Malaysia untuk memperkuat komitmennya terhadap pengembangan talenta lokal.
Sebagai pusat inovasi internasional pertama yang berlokasi di luar Tiongkok, peluncuran ini sejalan dengan komitmen jangka panjang Alibaba Cloud untuk membina talenta digital dan berkontribusi pada pengembangan bisnis lokal di Asia Pasifik. Selain meluncurkan pusat inovasi di Malaysia, Alibaba Cloud juga akan menginvestasikan USD 1 miliar (RM 4,145 miliar) dalam bentuk pendanaan dan resource dalam tiga tahun ke depan sebagai bagian dari Project AsiaForward, yang bertujuan untuk membina satu juta talenta digital, mendukung 100.000 developer, dan mempercepat pertumbuhan 100.000 startup teknologi di seluruh Asia Tenggara dan Hong Kong.
"Alibaba Cloud berkomitmen untuk berinvestasi dalam masa depan digital Malaysia. Pembukaan pusat inovasi internasional pertama kami di Malaysia merupakan bukti komitmen jangka panjang kami terhadap negara ini," kata Selina Yuan, General Manager, International Business Unit, Alibaba Cloud Intelligence. "Dengan pusat inovasi ini, kami berharap dapat membantu bisnis di Malaysia tidak hanya bertahan dan berkembang selama pandemi, tetapi juga menyediakan lingkungan yang kondusif untuk membina talenta lokal, mempersiapkan mereka untuk menyambut masa depan digital."
Startup di industri Fintech, perbankan, Internet, ritel, dan layanan TI akan paling diuntungkan oleh pusat inovasi yang akan datang. Selain menerima pelatihan teknologi dan bisnis, anggota yang bergabung dengan pusat inovasi juga akan memiliki kesempatan untuk berinteraksi dengan wirausahawan berpengalaman dan industry experts, yang dapat bertindak sebagai mentor untuk membimbing startup atau memperkenalkan mereka kepada modal ventura. Untuk memfasilitasi ekspansi bisnis startup, Alibaba Cloud juga menawarkan ruang kantor bersubsidi, peluang ko-branding dan jejaring, serta peluang bisnis lintas batas antara Malaysia dan Tiongkok melalui Program China Gateway-nya.
"Kami berharap dapat bekerja sama erat dengan Alibaba Cloud untuk membantu startup dan UKM menghadapi tantangan yang ditimbulkan oleh COVID-19 secara positif. Dengan infrastruktur teknologi global Alibaba Cloud yang tangguh dan ekosistem bisnis yang kaya, kami yakin pusat inovasi ini dapat memainkan peran kunci dalam membantu bisnis Malaysia bertransformasi untuk memasuki era digital pascapandemi," kata Dato Lim Wern Siang, Managing Director, Handsprofit.
Tentang Alibaba Cloud
Didirikan pada tahun 2009, Alibaba Cloud ( www.alibabacloud.com) adalah tulang punggung teknologi digital dan kecerdasan Alibaba Group. Perusahaan ini menawarkan rangkaian lengkap layanan cloud kepada pelanggan di seluruh dunia, termasuk komputasi elastis, database, penyimpanan, layanan virtualisasi jaringan, komputasi skala besar, keamanan, layanan manajemen dan aplikasi, analitik big data, platform machine learning, dan layanan IoT. Menurut IDC, Alibaba Cloud adalah penyedia layanan cloud publik terkemuka di Tiongkok berdasarkan pendapatan pada tahun 2019, termasuk layanan PaaS dan IaaS. Menurut laporan Gartner April 2021, Alibaba Group adalah penyedia IaaS terbesar ketiga di dunia dan terbesar di Asia Pasifik berdasarkan pendapatan pada tahun 2020 dalam dolar AS.
