Konfigurasikan timeout untuk mengontrol durasi permintaan HTTP origin.
Informasi latar belakang
Durasi permintaan HTTP origin mengacu pada waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan permintaan HTTP Lapisan 7, tidak termasuk waktu pembentukan koneksi TCP Lapisan 4.
Jika timeout terlalu singkat, permintaan origin dapat sering gagal akibat fluktuasi jaringan. Sebaliknya, jika timeout terlalu lama sementara kapasitas pemrosesan server origin berada pada batasnya, permintaan yang gagal dapat menduduki koneksi dalam periode yang lama sehingga menghambat pemrosesan permintaan normal. Untuk memastikan pengambilan asal (origin fetch) berhasil, konfigurasikan timeout yang wajar berdasarkan kondisi jaringan dan kapasitas pemrosesan server origin Anda.
Catatan penggunaan
Untuk ApsaraVideo VOD yang menggunakan CDN, timeout maksimum untuk seluruh tautan—termasuk tautan internal di dalam point of presence (POPs) serta tautan antara POP dan server origin—tidak boleh melebihi 36 detik.
Retry, timeout, dan probing pengambilan asal (origin fetch)
Ulangi Pesanan:
Retry dilakukan berdasarkan prioritas alamat origin secara menurun. Anda dapat melihat alamat origin di Konsol Alibaba Cloud CDN.
Jika dua alamat memiliki prioritas yang sama, urutan retry ditentukan berdasarkan rasio bobot.
Granularitas retry:
Retry dilakukan untuk setiap alamat IP. Jika nama domain ditentukan sebagai alamat origin, CDN melakukan retry ke semua alamat IP yang di-resolve dari nama domain tersebut dan hanya mengakses server origin lain yang tersedia jika semua alamat IP milik nama domain tersebut tidak tersedia.
Probing secara otomatis melewati server origin yang berada dalam daftar mati (dead table).
Kode status retry:
POP CDN mengirim permintaan retry ketika menerima kode status HTTP 5xx dari server origin.
Timeout origin fetch: POP CDN segera melakukan retry permintaan setelah menerima kode status retry dari server origin. Jika tidak ada kode status retry yang diterima, POP melakukan retry setelah periode timeout yang dikonfigurasi berakhir.
Timeout koneksi TCP server origin: 10 detik. Untuk mengubah nilai ini, Anda dapat mengajukan tiket. Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengajukan tiket, lihat Contact us.
Origin write timeout adalah waktu yang dialokasikan untuk penulisan data setelah koneksi TCP dibangun. Secara default, origin write timeout adalah 30 detik.
Origin read timeout adalah waktu yang diperlukan oleh server origin untuk mengembalikan seluruh konten yang diminta oleh POP CDN setelah koneksi TCP dibangun. Secara default, origin read timeout adalah 30 detik.
Anda dapat menyesuaikan nilai origin read timeout dan origin write timeout dengan mengonfigurasi periode timeout untuk permintaan HTTP origin.
Logika probing origin:
Koneksi TCP abnormal: Jika koneksi TCP antara POP CDN dan server origin gagal atau timeout dua kali berturut-turut, CDN menghapus alamat IP server origin dari daftar alamat IP origin yang tersedia dan menambahkannya ke dead table. Dalam kasus ini, permintaan origin berikutnya tidak lagi dikirim ke alamat IP tersebut. Kemudian, POP CDN melakukan probing ke alamat IP tersebut melalui koneksi TCP setiap 5 menit. Jika koneksi TCP berhasil dibangun, CDN memulihkan alamat IP tersebut ke daftar alamat IP origin yang tersedia.
Koneksi TCP normal: Jika koneksi TCP antara POP CDN dan alamat IP origin normal, tetapi POP menerima kode status retry seperti 5xx dari server origin, retry akan dipicu. Namun, alamat IP origin tetap berada dalam daftar server origin yang tersedia. Permintaan berikutnya tetap dikirim ke server origin berdasarkan bobotnya. Artinya, kegagalan permintaan HTTP Lapisan 7 tidak secara otomatis memblokir alamat IP origin jika koneksi TCP Lapisan 4 normal. Untuk secara otomatis memblokir alamat IP origin dalam kasus kegagalan permintaan HTTP Lapisan 7, Anda dapat mengajukan tiket. Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengajukan tiket, lihat Contact us.
Prosedur
Masuk ke Konsol ApsaraVideo VOD.
Pada panel navigasi sebelah kiri, pilih Configuration Management > CDN Configuration > Domain Names.
Temukan nama domain yang ingin Anda kelola, lalu klik Configure di kolom Actions.
Pada panel navigasi sebelah kiri, klik Back-to-Origin.
Pada tab Configuration, di bagian Timeout for Origin HTTP Requests, klik Modify.
Atur Timeout dan klik OK.