All Products
Search
Document Center

ApsaraDB RDS:Migrasi node proxy antar zona

Last Updated:Jun 21, 2026

ApsaraDB RDS for MySQL memungkinkan Anda memigrasikan node proxy ke zona lain. Disarankan agar node proxy dan instans RDS primary berada di zona yang sama.

Prasyarat

  • Instans RDS harus memenuhi persyaratan berikut:

    • Mesin: ApsaraDB RDS for MySQL

    • Edition: RDS High-availability Edition atau RDS Cluster Edition

    • Jenis penyimpanan: cloud disk

    • Fitur database proxy harus diaktifkan.

    • Status instans: Running

      Catatan

      Instans RDS primary, instans RDS read-only, dan node proxy semuanya harus dalam status Running.

  • Anda tidak dapat memigrasikan node proxy yang menggunakan endpoint jaringan klasik. Untuk informasi selengkapnya, lihat Lihat dan kelola endpoint serta port instans.

Penagihan

Migrasi node proxy antar zona dapat dilakukan secara gratis.

Dampak

  • Migrasi node proxy menyebabkan pemutusan sementara selama sekitar 30 detik.

    • Untuk instans RDS High-availability Edition, migrasi tidak memengaruhi workload yang menggunakan endpoint instans RDS primary atau instans RDS read-only.

    • Untuk instans RDS Cluster Edition, migrasi tidak memengaruhi workload yang menggunakan endpoint read/write, endpoint kluster read-only, atau endpoint koneksi langsung ke node.

    Catatan

    Disarankan agar Anda mengalihkan aplikasi ke salah satu endpoint yang tidak terdampak dan melakukan migrasi pada jam sepi.

  • Pastikan aplikasi Anda memiliki mekanisme rekoneksi otomatis.

    Catatan

    Jika aplikasi Anda tidak memiliki mekanisme rekoneksi otomatis, Anda harus menghubungkan kembali aplikasi ke database secara manual.

  • Migrasi antar zona mengubah alamat IP virtual (VIP) dari endpoint. Disarankan agar Anda selalu menggunakan string endpoint dalam aplikasi untuk koneksi, bukan alamat IP yang di-hardcode.

  • Bersihkan cache DNS di sisi klien segera setelah migrasi. Jika aplikasi Anda berjalan di Java Virtual Machine (JVM), disarankan mengatur time-to-live (TTL) dalam konfigurasi JVM menjadi 60 detik atau kurang. Hal ini memastikan bahwa aplikasi Anda dapat menggunakan DNS untuk mengurai VIP baru setelah alamat berubah.

    Catatan

    Untuk informasi tentang cara mengatur TTL dalam konfigurasi JVM, lihat dokumentasi resmi JDK: Class InetAddress.

  • Migrasi dapat gagal jika zona tujuan tidak memiliki sumber daya yang mencukupi.

  • Migrasi antar zona dapat membuat fitur akses terdekat tidak valid.

    Setelah migrasi, akses terdekat akan mengarahkan traffic ke zona baru secara default, sehingga akses terdekat untuk zona asal menjadi tidak valid. Jika Anda mengubah zona target suatu endpoint proxy agar berbeda dari zona default-nya, akses terdekat untuk zona tersebut menjadi tidak valid. Tabel berikut menjelaskan beberapa skenario contoh.

    Skenario

    Informasi proxy awal

    Informasi proxy tujuan

    Zona proxy saat ini

    Endpoint proxy

    Akses terdekat

    Zona proxy tujuan

    Zona default endpoint

    Zona endpoint tujuan

    Akses terdekat

    Skenario 1:

    Zone A + Zone B ke Zone A + Zone C

    Zone A

    Proxy endpoint a

    Zone A

    Zone A

    Zone A

    Zone A

    Zone A

    Zone C

    Invalid

    Zone B

    Proxy endpoint b

    Zone B

    Zone C

    Zone C

    Zone C

    Zone C

    Zone D

    Invalid

    Skenario 2:

    Zone A + Zone B ke Zone C + Zone D

    Zone A

    Proxy endpoint a

    Zone A

    Zone C

    Zone C

    Zone C

    Zone C

    Zone E

    Invalid

    Zone B

    Proxy endpoint b

    Zone B

    Zone D

    Zone D

    Zone D

    Zone D

    Zone E

    Invalid

Penting

Jika node proxy dan instans RDS primary berada di zona yang berbeda, performa penulisan dapat menurun saat Anda terhubung melalui database proxy. Disarankan agar node proxy dan instans RDS primary menggunakan VPC dan vSwitch yang sama.

Prosedur

  1. Buka halaman instans RDS, pilih wilayah instans RDS Anda di bilah navigasi atas, lalu klik ID instans.

  2. Di panel navigasi kiri, klik Database Proxy. Informasi dasar tentang node proxy Anda akan ditampilkan.

  3. Klik Cross-zone Migration.

    Catatan

    Jika tombol Cross-zone Migration tidak ditampilkan, periksa apakah instans Anda memenuhi prasyarat.

  4. Pada kotak dialog Cross-zone Migration of Database Proxy, pilih zona dan vSwitch tujuan untuk migrasi, tentukan waktu perubahan, lalu klik OK.

    Penting

    Selama migrasi antar zona, Anda tidak dapat mengubah proxy node type atau instance specifications.

  5. Baca dengan cermat dampak migrasi, lalu klik OK.

Referensi API

API

Deskripsi

ModifyDBProxyInstance

Memigrasikan node proxy ke zona tujuan dengan menentukan parameter VSwitchIds.

FAQ

  • Q: Apakah migrasi node proxy antar zona memengaruhi koneksi ke instans RDS primary saya?

    A: Tidak, migrasi hanya memengaruhi koneksi aplikasi yang menggunakan endpoint database proxy. Migrasi ini tidak memengaruhi koneksi yang menggunakan endpoint instans RDS primary, instans RDS read-only, endpoint read/write, endpoint kluster read-only, atau endpoint koneksi langsung ke node. Disarankan agar Anda mengalihkan aplikasi ke salah satu endpoint yang tidak terdampak dan melakukan migrasi pada jam sepi.

  • Q: Apa saja dampak dari migrasi node proxy antar zona?

    A: Memigrasikan node proxy menyebabkan pemutusan sementara selama sekitar 30 detik. Durasi gangguan aktual bergantung pada workload Anda. Disarankan beralih ke endpoint yang tidak terdampak dan melakukan migrasi pada jam sepi. Untuk detail selengkapnya, lihat bagian Dampak dalam topik ini.