Indeks Sekunder Global (GSI) merupakan fitur utama dari PolarDB-X. Berbeda dengan indeks sekunder lokal, data dalam GSI dipartisi menggunakan metode tertentu dan didistribusikan di beberapa node penyimpanan. GSI memungkinkan penambahan dimensi untuk partisi data serta pembuatan batasan unik secara global.
Setiap GSI sesuai dengan tabel indeks terdistribusi. Tabel indeks ini dibagi horizontal menjadi beberapa tabel fisik berdasarkan aturan tertentu. PolarDB-X menggunakan transaksi terdistribusi untuk memastikan konsistensi data yang kuat antara tabel utama dan tabel indeks dalam sebuah database. 
Dengan menggunakan GSI, Anda dapat melakukan operasi berikut:
Gunakan indeks penutup untuk mengurangi overhead saat mengakses tabel utama.
Ubah skema tabel secara online dan tambahkan GSI tanpa perlu mengunci tabel utama.
Gunakan petunjuk untuk menentukan indeks. Setelah operasi ini dilakukan, sistem dapat secara otomatis menentukan apakah akan mengakses tabel utama.
Contoh 1: Menambahkan dimensi untuk partisi data. Misalnya, jika tabel pesanan platform belanja online dipartisi berdasarkan pembeli, semua partisi harus dipindai ketika Anda meminta data penjual tertentu, seperti semua pesanan yang ditempatkan oleh penjual tertentu dalam bulan berjalan. Dengan GSI, Anda hanya perlu memindai partisi tabel indeks tempat data penjual disimpan, sehingga mempercepat pencarian informasi pesanan.
Contoh 2: Menambahkan batasan unik secara global. Misalnya, tabel pengguna adalah tabel terdistribusi yang dipartisi berdasarkan ID pengguna. Jika nomor telepon seluler pengguna harus unik secara global, indeks unik yang menggunakan nomor telepon sebagai kunci indeks dan kunci partisi harus dibuat. Nomor telepon tidak dapat bersifat unik secara global jika hanya indeks lokal yang digunakan.