All Products
Search
Document Center

Platform For AI:Prediksi dan kelola user churn

Last Updated:Apr 01, 2026

Gunakan Machine Learning Designer dari PAI untuk membangun model klasifikasi biner yang memprediksi pengguna mana yang berpotensi churn—tanpa perlu menulis kode.

Prasyarat

Sebelum memulai, pastikan Anda memiliki:

  • Pengetahuan dasar mengenai konsep pembelajaran mesin (model klasifikasi, rekayasa fitur, evaluasi model)

  • Lebih dari 1.000 catatan data berlabel yang mencatat perilaku churn pengguna

  • Waktu satu hingga dua hari untuk pengembangan

Cara kerja

Pipeline Churn User Monitoring di PAI Designer menjalankan empat tahap secara otomatis:

TahapKomponenFungsinya
① Impor dataMemuat set data ke dalam pipeline
② Rekayasa fiturOne Hot Encoding-1, SQL Script-1Mengonversi bidang string menjadi nilai numerik. SQL Script-1 mengubah bidang churn: Yes1, No0
③ Pelatihan modelMembagi set data menjadi set pelatihan dan set prediksi untuk klasifikasi biner
④ Evaluasi modelBinary Classification Evaluation-1Memberi skor pada model menggunakan AUC, nilai Kolmogorov-Smirnov (KS), dan Skor F1

Set data

Pipeline ini menggunakan data nyata yang telah dianonimkan dari platform telekomunikasi—total 7.043 catatan, masing-masing berisi informasi profil pengguna dan label churn.

Bidang profil pengguna:

BidangDeskripsi
customeridID pengguna
genderJenis kelamin pengguna
SeniorCitizenMenunjukkan apakah pengguna merupakan warga negara. Nilai yang valid: 1 (warga negara), 0 (bukan warga negara)
PartnerApakah pengguna memiliki pasangan
DependentsApakah pengguna berafiliasi
tenureDurasi layanan dengan penyedia
PhoneServiceApakah pengguna berlangganan layanan telepon seluler
MultipleLineApakah pengguna menggunakan beberapa jalur layanan
InternetServiceJenis layanan Internet (misalnya DSL atau Fiber optic)
OnlineSecurityApakah pengguna menghadapi masalah keamanan Internet
OnlineBackupApakah pengguna memiliki akses ke dukungan online
DeviceProtectionApakah pengguna memiliki akses ke perlindungan layanan
TechSupportApakah pengguna telah mengajukan permohonan dukungan teknis
StreamingTVApakah pengguna memiliki akses ke program TV streaming
StreamingMoviesApakah pengguna memiliki akses ke film streaming
ContractPeriode kontrak (misalnya Month-to-month atau Two year)
PaperlessBillingApakah pengguna menerima tagihan elektronik
PaymentMethodMetode pembayaran
MonthlyChargesBiaya bulanan
TotalChargesTotal biaya hingga saat ini

Label churn:

BidangDeskripsi
churnApakah pengguna telah berhenti menggunakan layanan

Bangun dan jalankan pipeline

Langkah 1: Buka Machine Learning Designer

  1. Masuk ke Konsol PAI.

  2. Di panel navigasi sebelah kiri, klik Workspaces, lalu klik nama ruang kerja yang ingin Anda gunakan.

  3. Di panel navigasi sebelah kiri, pilih Model Training > Visualized Modeling (Designer).

Langkah 2: Buat pipeline dari templat

  1. Di halaman Visualized Modeling (Designer), klik tab Preset Templates.

  2. Temukan templat Churn User Monitoring dan klik Create.

  3. Di kotak dialog Create Pipeline, tinjau parameter tersebut. Parameter Data Storage menetapkan path bucket Object Storage Service (OSS) tempat pipeline menyimpan data sementara dan model selama waktu proses. Nilai default umumnya sudah sesuai untuk sebagian besar kasus.

  4. Klik OK. Pembuatan pipeline memerlukan waktu sekitar 10 detik.

  5. Di tab Pipelines, klik ganda pipeline Churn User Monitoring untuk membukanya. Kanvas akan menampilkan keempat tahap pipeline yang telah dikonfigurasi sebelumnya dan siap dijalankan.

    Churn user monitoring

Langkah 3: Jalankan pipeline dan tinjau hasilnya

  1. Klik ikon Run di pojok kiri atas kanvas.

  2. Setelah pipeline selesai dijalankan, klik kanan komponen Binary Classification Evaluation-1 dan pilih Visual Analysis.

  3. Di bagian Evaluate, klik tab Index data untuk melihat metrik evaluasi.

    MetrikYang diukurYang harus diperhatikan
    AUC (area under curve)Akurasi prediksi secara keseluruhanNilai di atas 0,8 menunjukkan model yang berkinerja baik; semakin mendekati 1, semakin baik
    Nilai KSPemisahan antara prediksi churn dan non-churnNilai yang lebih tinggi menunjukkan kemampuan diskriminasi model yang lebih kuat
    Skor F1Keseimbangan antara Presisi dan RecallNilai yang lebih tinggi menunjukkan lebih sedikit false positive dan false negative

    Model effects

Data contoh

Gambar berikut menunjukkan tampilan set data:

Dataset for the pipeline on monitoring user churn

Komponen SQL Script-1 menjalankan pernyataan berikut untuk meng-encode label churn:

select (case churn  when 'Yes' then 1 else 0 end) as churn from  ${t1};