Alibaba Cloud Object Storage Service (OSS) menyediakan fitur manajemen komprehensif yang dirancang untuk menyederhanakan penanganan data, mencakup operasi dasar, manajemen metadata, alat pencarian dan kueri, optimisasi performa unggah dan unduh, serta fitur mount.
Manajemen Dasar
List objects: Menampilkan daftar objek dalam suatu bucket, dengan opsi untuk memfilter berdasarkan awalan atau membatasi jumlah hasil.
Copy objects: Menyalin objek dalam bucket yang sama atau antar-bucket berbeda di wilayah yang sama, memfasilitasi pencadangan data dan migrasi.
Rename objects: Mengganti nama objek guna meningkatkan efisiensi manajemen dan pengorganisasian.
Restore objects: Objek dalam Archive, Cold Archive, dan Deep Cold Archive harus dipulihkan terlebih dahulu sebelum dapat diakses.
Delete objects: Menghapus objek yang tidak diperlukan untuk mengosongkan ruang penyimpanan.
Delete parts: Membersihkan bagian-bagian yang tidak diperlukan dari proses unggah multi-bagian untuk mengosongkan ruang penyimpanan.
Symbolic Link: Membuat pintasan untuk memberikan akses cepat.
Manajemen Properti
Object Tagging: Memberi tag pada objek untuk manajemen terkategori, memungkinkan penerapan aturan siklus hidup dan hak akses berdasarkan tag tersebut.
Manage object metadata: Mengonfigurasi perilaku permintaan HTTP seperti caching dan forced download dengan menetapkan properti HTTP standar, serta menggunakan metadata kustom untuk identifikasi file tambahan dan atributnya.
Kueri Pencarian
Query objects: Menjalankan kueri SQL langsung di dalam OSS untuk menganalisis file CSV atau JSON tanpa perlu mengunduhnya terlebih dahulu.
Search objects: Menemukan file secara cepat menggunakan awalan nama file, terutama efektif di bucket yang berisi banyak file.
Optimisasi Unggah dan Unduh
Single-connection bandwidth throttling: Mengatur bandwidth untuk unggah dan unduh guna mencegah penggunaan sumber daya jaringan secara berlebihan.
Fitur Mounting
Mount OSS through Cloud Storage Gateway: Mengintegrasikan OSS sebagai sistem penyimpanan file, memungkinkan Anda mengelola data OSS seolah-olah merupakan file lokal.