All Products
Search
Document Center

OpenSearch:Templat E-dagang: Pencarian multimodal

Last Updated:Apr 25, 2026

Pendahuluan

Fitur multimodal search di OpenSearch menggabungkan text search dan vector search untuk menghasilkan akurasi lebih tinggi dengan latensi dan biaya komputasi lebih rendah dibandingkan pendekatan berbasis logika OR. Pendekatan ini terbukti efektif dalam skenario seperti penjawaban pertanyaan, serta dapat diterapkan pada pengambilan vektor gambar, pengambilan rumus, dan pengambilan personalisasi.image

Mengapa menggunakan pencarian multimodal?

  • Mengambil dokumen relevan yang mungkin terlewat oleh pencarian teks tradisional karena keterbatasan dalam tokenisasi, pencocokan sinonim, atau koreksi ejaan.

  • Meningkatkan recall untuk kueri long-tail yang biasanya menghasilkan sedikit atau tidak ada hasil sama sekali.

Contoh:

Seorang pengguna mencari "fast charge". Tokenizer standar mungkin memecah frasa ini menjadi dua kata kunci: fast dan charge.

Jika sebuah dokumen berisi frasa "supports quick charging", token-nya mungkin berupa supports, quick, dan charging. Pencarian teks berbasis pencocokan token akan gagal mengambil dokumen tersebut. Namun, pencarian vektor bekerja berdasarkan makna semantik, bukan hanya kata persis. Sistem tersebut akan mengenali hubungan erat antara "fast charge" dan "quick charging" serta berhasil mengambil dokumen tersebut.

Konfigurasi pencarian multimodal

1. Konfigurasikan aplikasi Edisi Peningkatan Spesifik Industri untuk E-dagang. Setelah aplikasi dibuat, pastikan indeks vektor yang diperlukan telah dikonfigurasi. Contoh pada langkah-langkah berikut menggunakan alat analisis Vector - General E-commerce Vector.

Di daftar bidang indeks, pastikan terdapat indeks vector. Indeks tersebut harus ditandai sebagai vector index, mencakup bidang title, dan menggunakan alat analisis Vector - General E-commerce Vector.

2. Buat aturan analisis kueri. Tambahkan fitur vektorisasi teks dan hubungkan ke indeks vektor dari Langkah 1.

Di panel navigasi sebelah kiri, klik Query Analysis. Di pengaturan analisis kueri, klik aturan yang ingin Anda ubah. Kotak dialog Edit Rule akan terbuka. Di bagian Feature Selection, centang kotak text vectorization. Lalu, di sisi kanan, atur Vector index menjadi vector dan klik OK.

3. Siapkan kebijakan pengurutan. Secara default, templat Edisi Peningkatan Spesifik Industri untuk E-dagang membuat dua kebijakan pengurutan: sys_first_default untuk rough sort dan sys_second_default untuk fine sort.

Di halaman Sort Policies > Policy Management, Anda dapat melihat kedua kebijakan pengurutan tersebut beserta ekspresi peringkatnya.

4. Buat kebijakan pencarian multimodal. Beri nama kebijakan tersebut, konfigurasikan jalur pencarian, dan atur peringkat gabungan.

Di kotak dialog Configure Search Policy, atur Search Policy Name menjadi sys_strategy. Di area Multimodal Search Configuration, centang kotak vector search dan text search, lalu atur Recall Ratio keduanya menjadi 50%. Di area Merge Sort Configuration, atur merge sort menjadi sys_second_default, atur Number of Sort Documents menjadi 500, lalu klik OK.

5. Uji di Konsol:

Asumsikan kuerinya adalah "search test", kebijakan pencarian multimodal adalah sys_strategy, dan aturan analisis kueri adalah sys_default. Buka halaman Search Test di Konsol. Di bagian Parameters, atur bidang search_strategy, raw_query, dan qp sesuai kebutuhan. Catatan: Ketiga parameter tersebut wajib diisi, tetapi Anda dapat menghilangkan parameter qp jika menggunakan aturan analisis kueri default. Format permintaannya adalah:

query=default:'search test'&search_strategy=sys_strategy&raw_query=search test&qp=sys_default

Konfigurasi parameter SDK (contoh Java):

...
   
// Definisikan objek Config untuk mengatur parameter klausa konfigurasi, seperti paginasi dan format hasil.
Config config = new Config(Lists.<String>newArrayList(appName));
config.setStart(0);
config.setHits(10);
​
// Atur format hasil ke JSON.
config.setSearchFormat(SearchFormat.FULLJSON);
​
​
// Buat objek SearchParams.
SearchParams searchParams = new SearchParams(config);
​
// Atur parameter yang diperlukan untuk kueri.
HashMap<String,String> paraMap=new HashMap<String,String>();
// Atur raw_query.
paraMap.put("raw_query","search test");
// Atur kebijakan pencarian multimodal.
paraMap.put("search_strategy","sys_strategy");
searchParams.setCustomParam(paraMap);
​
// Atur aturan analisis kueri.
List<String> qpName = new ArrayList<String>();
qpName.add("sys_default");  // Tentukan nama aturan analisis kueri.
searchParams.setQueryProcessorNames(qpName);
​
...

Catatan

  • Fitur pencarian multimodal hanya tersedia untuk aplikasi exclusive.

  • Fitur pencarian multimodal tidak mendukung klausa aggregate atau distinct.

  • Anda dapat membuat maksimal 10 kebijakan pencarian multimodal per aplikasi.

  • Dalam konfigurasi pencarian multimodal, baik text search maupun vector search wajib dipilih. Jumlah rasio recall keduanya harus 100%.

  • Dalam konfigurasi pencarian multimodal untuk text search dan vector search, Anda harus memilih kebijakan rough sort dan fine sort dari konfigurasi pengurutan Anda.

  • Dalam konfigurasi peringkat gabungan, Anda harus memilih kebijakan untuk merge sort. Anda dapat memilih kebijakan fine sort atau "None". "None" merupakan nilai default. Jumlah dokumen yang akan diurutkan harus berupa bilangan bulat dari 1 hingga 5.000.

  • Saat mengonfigurasi fitur vektorisasi teks dalam analisis kueri, Anda tidak dapat memilih indeks vektor yang tidak dihasilkan secara otomatis oleh sistem.

  • Untuk menggunakan indeks vektor kustom dengan fitur pencarian multimodal, hubungi kami.