全部产品
Search
文档中心

File Storage NAS:Migrasi data dari sistem penyimpanan lokal ke sistem file NAS

更新时间:Jul 02, 2025

Anda dapat memigrasikan data dari sistem penyimpanan lokal ke sistem file File Storage NAS (NAS). Topik ini menjelaskan penagihan fitur, prosedur migrasi data, serta alat migrasi untuk berbagai skenario.

Penagihan

Saat memigrasikan data dari sistem penyimpanan lokal ke sistem file NAS, biaya berikut akan dikenakan:

  • Biaya penggunaan penyimpanan sistem file NAS: Disarankan untuk membeli paket sumber daya guna mengimbangi biaya tersebut. Untuk informasi lebih lanjut, lihat Ikhtisar Penagihan.

  • Biaya konfigurasi Elastic Compute Service (ECS): Jika menggunakan Instance ECS sebagai node perantara untuk transfer data, Anda akan dikenakan biaya berdasarkan konfigurasi instansinya. Untuk informasi lebih lanjut, lihat Ikhtisar.

  • Biaya transfer data: Jika mengunduh data dari sistem file NAS ke komputer lokal, Anda akan dikenakan biaya untuk lalu lintas arah keluar alamat IP elastis (EIP). Untuk informasi lebih lanjut tentang penagihan EIP, lihat Bayar sesuai pemakaian.

Prosedur

Untuk memigrasikan data dari sistem penyimpanan lokal ke sistem file NAS, konfigurasikan Instance ECS sebagai node perantara dan gunakan alat migrasi yang sesuai.

  1. Konfigurasikan Node Perantara untuk Transfer Data

  2. Migrasikan Data ke Sistem File NAS

Jika pusat data Anda sering membaca dan menulis sejumlah besar data ke dan dari sistem file NAS, disarankan untuk membuat koneksi fisik dan memasang sistem file NAS ke pusat data. Untuk informasi lebih lanjut, lihat Akses Sistem File di Pusat Data Lokal.

Alat migrasi

Berbagai alat migrasi tersedia untuk skenario yang berbeda. Tabel berikut menjelaskan manfaat dan skenario setiap alat migrasi. Pilih alat yang sesuai berdasarkan kebutuhan bisnis Anda.

Alat Migrasi

Manfaat

Skenario

Migrasikan Data dengan Menggunakan Klien Protokol Transfer File SSH (SFTP)

  • Mendukung berbagai sistem operasi.

  • Menyediakan antarmuka pengguna grafis (GUI).

Cocok untuk mengunggah sejumlah kecil file ke sistem file Network File System (NFS) dan mengunduh data dari sistem file NFS ke komputer lokal.

Migrasikan Data dengan Menggunakan Alat Baris Perintah rsync

  • Mendukung sistem operasi Linux, Windows, dan macOS. Anda dapat mengonfigurasi crontab pada sistem Linux atau macOS lokal untuk mencadangkan data secara otomatis ke sistem file NAS.

  • Setelah file diunggah atau diunduh, metadata file tetap tidak berubah, termasuk informasi pemilik dan izin.

  • Data tambahan dapat disinkronkan.

Cocok untuk mengunggah dan mengunduh sejumlah besar file atau jika Anda perlu sering melakukan transfer file.

Migrasikan Data dengan Menggunakan Alat Robocopy

  • Terintegrasi dalam Windows.

  • Mendukung banyak thread dan unggah yang dapat dilanjutkan.

  • Dapat memigrasikan ratusan juta file kecil (ukuran masing-masing file sekitar 100 KB). Ukuran total data bisa mencapai lebih dari 10 TB.

  • Data tambahan dapat disinkronkan.

Cocok untuk mentransfer sejumlah besar data di Windows dengan menjalankan banyak thread dan melanjutkan transfer data yang terputus.

Migrasikan Data dengan Menggunakan IIS FTP

  • Mendukung berbagai sistem operasi.

  • Menyediakan antarmuka pengguna grafis (GUI).

Cocok untuk mengakses sistem file Server Message Block (SMB) dengan menggunakan Internet Information Service (IIS).

Lampiran: Migrasikan Data dengan Menggunakan Alat Baris Perintah fpsync

Mendukung banyak thread.

Cocok untuk memigrasikan data ke sistem file NFS dengan menjalankan banyak thread.