Aturan pembatasan laju digunakan untuk memblokir trafik secara langsung ketika sistem mendeteksi bahwa permintaan per detik (QPS) dari aplikasi atau layanan yang dipantau mencapai ambang batas tertentu. Hal ini mencegah kerusakan aplikasi akibat lonjakan trafik dan memastikan ketersediaan tinggi. Topik ini menjelaskan cara membuat aturan pembatasan laju serta memberikan contoh penerapan dalam skenario umum.
Prasyarat
Edition Enterprise Microservices Engine (MSE) telah diaktifkan.
Fitur Tata Kelola Mikro Layanan MSE telah diaktifkan untuk aplikasi mikro layanan Anda. Untuk informasi lebih lanjut, lihat topik berikut:
Informasi latar belakang
Pembatasan merupakan konsep umum dalam transmisi jaringan yang digunakan untuk menyesuaikan pengiriman paket jaringan. Permintaan yang harus diproses oleh sistem bersifat acak dan tidak terkendali, sementara kemampuan pemrosesan permintaan sistem terbatas. Oleh karena itu, pembatasan harus dilakukan sesuai dengan kapasitas pemrosesan sistem.
Prosedur
Masuk ke Konsol MSE, lalu pilih wilayah di bilah navigasi atas.
Di panel navigasi sisi kiri, pilih Microservices Governance > Application Governance.
Di halaman Application list, klik kartu sumber daya aplikasi yang diinginkan.
Di halaman detail aplikasi, buat aturan pembatasan menggunakan salah satu metode berikut:
Di panel navigasi sisi kiri, klik Application overview. Di halaman yang muncul, klik tab Through QPS TOP. Pada tab Melalui QPS TOP, temukan antarmuka tempat Anda ingin menerapkan aturan pembatasan, lalu klik Flow Control di kolom Actions.
Di panel navigasi sisi kiri, klik API Details. Pada tab Layanan WEB halaman yang muncul, klik tab Interface Flow Control. Pada tab Kontrol Aliran Antarmuka, klik Add Throttling Rule.
Di panel navigasi sisi kiri, klik Traffic management. Pada halaman yang muncul, klik tab Flow protection. Pada tab Perlindungan Aliran, klik tab Interface Flow Control. Pada tab Kontrol Aliran Antarmuka, klik Add Throttling Rule.
Di kotak dialog Add Throttling Protection Rule atau Add Rule, konfigurasikan parameter aturan. Untuk informasi lebih lanjut tentang parameter aturan, lihat bagian Parameter dari topik ini.
Klik New.
Skenario umum: Implementasikan penggeseran beban puncak untuk memproses permintaan dengan kecepatan konstan
Trafik permintaan berfluktuasi selama jam sibuk dan jam sepi. Anda dapat menerapkan pembatasan untuk menunda trafik puncak selama periode waktu tertentu, yaitu waktu antrian, agar semua permintaan dapat diproses tanpa memengaruhi pengalaman pengguna.
Di kotak dialog Add Throttling Protection Rule atau Add Rule, buat aturan pembatasan menggunakan pengaturan parameter berikut:
Setel parameter Stand-alone QPS threshold menjadi 5.
Setel parameter Flow control effect menjadi Waiting in line.
Setel parameter Timeout menjadi 5.000 milidetik.
Sistem memproses permintaan setiap 200 milidetik, dan permintaan yang terakumulasi dimasukkan ke dalam antrian. Periode waktu habis antrian disetel menjadi 5.000 milidetik. Jika sebuah permintaan berada dalam antrian lebih dari 5.000 milidetik, permintaan tersebut gagal, dan informasi default seperti teks dan halaman statis yang ditampilkan karena pembatasan langsung dikembalikan.
Parameter
Tabel berikut menjelaskan parameter yang harus dikonfigurasikan di kotak dialog Add Throttling Protection Rule atau Add Rule.
Parameter | Deskripsi |
Interface name | Nama antarmuka tempat Anda ingin menerapkan aturan pembatasan. |
Whether to open | Menentukan apakah akan mengaktifkan aturan pembatasan. Aturan pembatasan segera diaktifkan atau dinonaktifkan setelah Anda menyalakan atau mematikan sakelar. |
Stand-alone QPS threshold | Ambang QPS yang memicu aturan pembatasan. |
Flow control effect | Metode yang digunakan untuk memproses permintaan yang diblokir. Nilai valid:
|