Secara default, aplikasi terhubung ke instans kluster sharded ApsaraDB for MongoDB melalui node Mongos, yang sudah mencukupi untuk operasi baca dan tulis standar. Namun, untuk tugas lanjutan seperti membaca oplog Shard, Anda harus mengajukan titik akhir khusus untuk Shard tersebut.
Prasyarat
-
Instans merupakan instans kluster sharded.
-
Instans menggunakan protokol MongoDB.
Informasi latar belakang
Instans kluster sharded ApsaraDB for MongoDB terdiri dari tiga komponen: Mongos, Shard, dan ConfigServer. Anda dapat menyesuaikan jumlah dan spesifikasi komponen Shard sesuai kebutuhan performa. Untuk informasi selengkapnya, lihat Arsitektur kluster sharded.
Catatan penggunaan
-
Saat Anda mengajukan titik akhir Shard, sistem akan membuat titik akhir untuk node primary, node secondary, dan node read-only di dalam Shard tersebut. Setiap titik akhir mengonsumsi satu alamat IP. Pastikan Anda memiliki cukup alamat IP yang tersedia.
-
Titik akhir Shard menggunakan jenis jaringan yang sama dengan node Mongos instans.
-
Titik akhir Shard tidak dapat diubah setelah dibuat.
-
Titik akhir yang dijelaskan dalam topik ini adalah titik akhir pribadi. Untuk mengakses instans melalui Internet, pertama-tama ajukan titik akhir pribadi dan konfigurasikan akun seperti yang dijelaskan dalam topik ini, lalu ajukan titik akhir publik. Untuk petunjuknya, lihat Ajukan titik akhir publik.
-
Untuk instans dengan disk lokal, Anda dapat membuat akun Shard saat mengajukan titik akhir Shard. Untuk instans dengan cloud disk, Anda harus terlebih dahulu membuat akun Shard di halaman Manajemen Akun sebelum mengajukan titik akhir Shard.
-
Titik akhir Shard hanya tersedia untuk instans kluster sharded ApsaraDB for MongoDB.
Prosedur
Instans cloud disk
Mengajukan titik akhir Shard pada instans cloud disk dapat menyebabkan disconnection sementara pada sesi yang sedang berjalan. Pastikan aplikasi Anda memiliki mekanisme reconnect. Kami menyarankan Anda melakukan operasi ini pada jam sepi.
-
Buka daftar instans kluster sharded ApsaraDB for MongoDB. Di bagian atas halaman, pilih kelompok sumber daya dan wilayah, lalu klik ID instans target.
-
Buat akun Shard.
CatatanAnda hanya perlu membuat akun Shard saat pertama kali mengajukan titik akhir Shard. Langkah ini tidak diperlukan untuk pengajuan berikutnya.
-
Di panel navigasi sebelah kiri halaman detail instans, klik Accounts.
-
Klik Create Account.
-
Di panel Create Account (Shard Only), masukkan nama akun dan password.
CatatanAkun Shard memiliki izin read-only tetap.
Parameter
Deskripsi
Account Name
Nama akun harus memenuhi persyaratan berikut:
-
Dimulai dengan huruf kecil.
-
Hanya berisi huruf kecil, angka, dan garis bawah (_).
-
Panjangnya antara 4 hingga 16 karakter.
Catatan-
Kata kunci tercadang tidak dapat digunakan sebagai nama akun di ApsaraDB for MongoDB.
-
Akun memiliki izin read-only tetap.
Account Password
Password harus memenuhi persyaratan berikut:
-
Berisi karakter dari minimal tiga jenis berikut: huruf kapital, huruf kecil, angka, dan karakter khusus.
Karakter khusus yang didukung adalah
!@#$%^&*()_+-=. -
Panjangnya antara 8 hingga 32 karakter.
CatatanApsaraDB for MongoDB memungkinkan Anda mengatur ulang password untuk akun node ConfigServer dan Shard. Untuk informasi selengkapnya, lihat Atur ulang password.
Confirm Password
Masukkan kembali password untuk konfirmasi.
-
-
Klik Confirm.
-
-
Buat titik akhir Shard.
-
Di panel navigasi sebelah kiri, klik Database Connections.
-
Di bagian Private Endpoint - VPC, klik Apply for Shard Endpoint.
-
Di panel Apply for Shard Endpoint, atur parameter berikut.
Parameter
Deskripsi
Node Type
Parameter ini tetap diatur ke Shard.
Select Node ID
Pilih ID node yang memerlukan titik akhir.
-
Klik OK.
-
-
Di halaman Database Connections, lihat titik akhir baru.
-
Tunggu hingga status instans berubah dari Establishing Network Connection menjadi Running.
-
Di bagian Private Endpoint - VPC, lihat titik akhir untuk node tersebut.
-
Instans disk lokal
Sebagai alternatif, buka halaman Basic Information instans, temukan bagian Shard List, lalu klik Add Shard. Pilih opsi untuk mengaktifkan koneksi langsung ke Shard, lalu ajukan titik akhir Shard di bagian Apply for Shard Private Endpoint.
-
Buka daftar instans kluster sharded ApsaraDB for MongoDB. Di bagian atas halaman, pilih kelompok sumber daya dan wilayah, lalu klik ID instans target.
-
Di panel navigasi sebelah kiri, klik Database Connections.
-
Di bagian Private Endpoint - VPC, klik Apply for Shard Endpoint.
-
Di panel Apply for Shard Endpoint, atur parameter berikut.
Parameter
Deskripsi
Node Type
Parameter ini tetap diatur ke Shard.
Select Node ID
Pilih ID node yang memerlukan titik akhir.
Account Name
Nama akun harus memenuhi persyaratan berikut:
-
Dimulai dengan huruf kecil.
-
Hanya berisi huruf kecil, angka, dan garis bawah (_).
-
Panjangnya antara 4 hingga 16 karakter.
Catatan-
Kata kunci tercadang tidak dapat digunakan sebagai nama akun di ApsaraDB for MongoDB.
-
Akun memiliki izin read-only tetap.
-
Anda hanya perlu mengatur nama akun dan password untuk pengajuan titik akhir pertama pada node Shard atau ConfigServer. Hal ini tidak diperlukan untuk pengajuan berikutnya.
Account Password
Password harus memenuhi persyaratan berikut:
-
Berisi karakter dari minimal tiga jenis berikut: huruf kapital, huruf kecil, angka, dan karakter khusus.
Karakter khusus yang didukung adalah
!@#$%^&*()_+-=. -
Panjangnya antara 8 hingga 32 karakter.
CatatanApsaraDB for MongoDB memungkinkan Anda mengatur ulang password untuk akun node ConfigServer dan Shard. Untuk informasi selengkapnya, lihat Atur ulang password.
Confirm Password
Masukkan kembali password untuk konfirmasi.
-
-
Klik OK.
-
Di halaman Database Connections, lihat titik akhir baru.
-
Tunggu hingga status instans berubah dari Establishing Network Connection menjadi Running.
-
Di bagian Private Endpoint - VPC, lihat titik akhir untuk node tersebut.
-
Topik terkait
Untuk melepas titik akhir Shard yang tidak lagi Anda perlukan, lihat Lepaskan titik akhir node Shard atau ConfigServer.