All Products
Search
Document Center

ApsaraDB for MongoDB:Mengapa ApsaraDB for MongoDB memicu alih bencana primary/secondary?

Last Updated:Sep 10, 2026

ApsaraDB for MongoDB berjalan pada arsitektur high availability (HA). Ketika sistem HA mendeteksi bahwa suatu node tidak tersedia, sistem tersebut secara otomatis memicu alih bencana primary/secondary dan memberi tahu Anda melalui Short Message Service (SMS) atau pesan internal.

Contoh notifikasi

[Alibaba Cloud] Yth. \*\*\*\*: Instans ApsaraDB for MongoDB Anda dds-bp\*\*\*\* (nama: \*\*\*\*) mengalami error. Alih bencana telah dipicu untuk memastikan instans Anda tetap berjalan stabil. Kami menyarankan Anda memeriksa apakah aplikasi Anda masih terhubung ke instans tersebut dan mengonfigurasi aplikasi agar secara otomatis melakukan reconnect ke instans Anda.

Cara kerja

Instans replica set memiliki tiga node secara default. Setiap shard dalam instans sharded cluster juga memiliki tiga node. Node primary dan secondary menangani koneksi aplikasi, sedangkan node hidden berfungsi sebagai target siaga untuk alih bencana. Untuk informasi selengkapnya, lihat Replica set instances atau Sharded cluster instances.

Alasan pemicuan alih bencana

Dua kondisi dapat memicu failover primer/sekunder:

  • Node tidak tersedia: Sistem pemantauan kesehatan node mendeteksi bahwa suatu node tidak merespons dan mempromosikan node hidden menjadi primary.

  • Host offline: Terjadi exception pada host yang menjalankan node primary. Sistem HA beralih ke host yang sehat untuk mencegah downtime berkepanjangan.

Memecahkan masalah penyebab alih bencana HA

Pemanfaatan resource berlebihan, seperti penggunaan CPU atau memory yang tinggi, dapat menyebabkan node tidak tersedia dan berkontribusi terhadap alih bencana HA. Untuk menilai apakah tekanan resource berperan dalam alih bencana tersebut, periksa metrik kinerja selama periode kejadian.

  1. Di Konsol ApsaraDB for MongoDB, buka instans target. Di panel navigasi kiri, pilih DAS Performance Trend.

  2. Pilih rentang waktu saat failover terjadi. Tinjau metrik berikut dan bandingkan perubahannya dengan waktu failover:

    • CPU utilization dan memory utilization: Pemanfaatan tinggi yang berkelanjutan atau lonjakan mendadak dapat mengindikasikan bahwa tekanan resource memengaruhi responsivitas node.

    • Affected Documents dan Scanned Indexes and Documents: Peningkatan abnormal dapat mengindikasikan query tidak efisien yang mengonsumsi resource instans.

    • Repl Opcounters dan Oplog Retention Period: Nilai abnormal dapat membantu Anda menilai aktivitas replikasi dan status replikasi.

  3. Jika pemanfaatan CPU atau memory abnormal, pilih Monitoring Information di panel navigasi kiri. Pilih node yang terdampak dan rentang waktu yang sesuai untuk meninjau tren historisnya.

  4. Korelasikan periode metrik abnormal dengan waktu alih bencana. Lonjakan pemanfaatan CPU yang diikuti oleh gangguan pada data pemantauan merupakan bukti diagnostik bahwa tekanan resource mungkin berkontribusi terhadap alih bencana instans; evaluasi bersama metrik lain sebelum menentukan penyebabnya.

Catatan

DAS Performance Trend adalah nama pembaruan dari fitur diagnostik kinerja Dukang-Telescope sebelumnya.

Jika pemanfaatan CPU abnormal, lanjutkan investigasi dengan Troubleshoot high CPU utilization on an ApsaraDB for MongoDB instance.

Dampak alih bencana

  • Alih bencana menyebabkan gangguan koneksi sementara kurang dari 30 detik.

  • Jika aplikasi Anda terhubung langsung ke endpoint node primary, operasi baca/tulis akan terganggu selama jendela alih bencana.

Langkah yang harus diambil

Untuk masalah reconnect segera: Konfigurasikan aplikasi Anda agar secara otomatis melakukan reconnect setelah terputus. Sebagian besar driver MongoDB mendukung reconnect otomatis secara default.

Untuk lingkungan produksi: Gunakan URI connection string untuk menghubungkan ke instans, sehingga aplikasi Anda secara otomatis fail over ke node yang sehat — menjaga ketersediaan operasi baca/tulis meskipun primary beralih. Untuk informasi selengkapnya, lihat Connect to a replica set instance atau Connect to a sharded cluster instance.