Topik ini memperkenalkan konsep dasar pengujian unit dan cara memelihara kode lama, membantu pengembang memahami secara menyeluruh serta menggunakan pengujian unit secara efisien.
Mengapa melakukan pengujian unit
Pengujian unit merupakan bagian penting dari proses pengembangan perangkat lunak. Pengujian ini memverifikasi kebenaran unit-unit kode terkecil yang dapat diuji (seperti fungsi, metode, atau kelas) untuk memastikan bahwa kode tetap berkualitas tinggi dan stabil selama pengembangan, pemeliharaan, dan refaktorisasi. Pengujian unit memberikan berbagai manfaat, termasuk peningkatan kualitas kode, efisiensi pengembangan, kemudahan dalam refaktorisasi dan pemeliharaan, serta peningkatan kolaborasi tim.
Prinsip-prinsip pengujian unit
Pengujian unit yang baik harus mengikuti prinsip-prinsip berikut:
Otomatis (A): Pengujian unit harus dieksekusi secara otomatis untuk dengan cepat memastikan bahwa kode baru tidak merusak fungsionalitas yang ada saat terjadi perubahan.
Mandiri (I): Setiap pengujian unit harus mandiri dan tidak bergantung pada urutan eksekusi atau hasil dari pengujian lainnya.
Dapat Diulang (R): Pengujian unit yang baik harus menghasilkan hasil yang sama dalam kondisi yang sama setiap kali dijalankan.
Selain itu, pengujian unit yang baik harus memiliki asersi yang jelas, kecepatan eksekusi yang cepat, pengujian batas yang menyeluruh, dan cakupan yang tinggi. Hanya pengujian unit yang memenuhi kondisi-kondisi ini yang dianggap baik dan sangat penting untuk memastikan kualitas kode. Untuk informasi lebih lanjut, lihat Praktik Pengujian Unit.
Memelihara kode lama
Kode lama mengacu pada kode yang disimpan dalam sistem perangkat lunak karena alasan sejarah. Kode ini biasanya bergantung pada tumpukan teknologi usang, sistem operasi, atau pustaka perangkat lunak yang sudah tidak didukung, atau fragmen kode yang dipertahankan demi kompatibilitas dengan versi lama. Kode lama umumnya kekurangan dokumentasi dan pemeliharaan, serta tidak mengikuti praktik pengembangan modern seperti pengujian unit dan tinjauan kode.
Lingma keuntungan dalam menangani kode lama
Pemahaman Cepat tentang Struktur Proyek: Melalui fitur
@workspace, pengembang dapat dengan cepat memahami struktur dan tujuan keseluruhan proyek.Pembuatan Pengujian Unit yang Efisien: Untuk kode lama, Lingma dapat dengan cepat menghasilkan kasus uji unit. Dengan memilih potongan kode yang perlu diuji, Anda dapat menggunakan Lingma untuk menghasilkan pengujian unit yang sesuai. Hal ini sangat mengurangi waktu dan upaya yang diperlukan untuk menulis pengujian unit, memastikan bahwa kode lama tetap berkualitas tinggi selama modifikasi dan refaktorisasi.
Pengujian Antarmuka Otomatis: Untuk kode koordinasi, Lingma dapat menghasilkan kasus uji antarmuka yang mencakup dependensi kompleks. Pengembang dapat dengan cepat menguasai kerangka pengujian, menghasilkan kasus uji otomatis, dan memastikan kebenaran kode dalam berbagai skenario bisnis.
Dukungan untuk Berbagai Kerangka Pengujian: Lingma mendukung berbagai kerangka pengujian unit (seperti JUnit dan Mockito), memungkinkan pengembang memilih kerangka pengujian yang sesuai berdasarkan kebutuhan proyek. Lingma juga mendukung penambahan informasi tambahan saat menghasilkan kasus uji, seperti penggunaan pustaka mock tertentu, untuk memenuhi persyaratan skenario pengujian yang kompleks.
Untuk informasi lebih lanjut, lihat Memelihara Kode Lama.