Topik ini menjelaskan cara membuat, menghapus, dan memilih model izin untuk database pada halaman Database Authorization di Konsol Hologres.
Buat database
Anda dapat membuat database pada halaman Database Authorization.
-
Masuk ke Konsol Hologres dan klik Go to HoloWeb untuk membuka halaman pengembangan HoloWeb.
-
Pada bilah navigasi atas halaman pengembangan HoloWeb, pilih .
-
Pada halaman Database Authorization, pilih instans target dan klik Create Database di pojok kanan atas.
-
Pada kotak dialog Create Database, pilih instans target, masukkan Database Name, dan pilih Permission Model sesuai kebutuhan bisnis Anda.
Untuk proses otorisasi yang lebih sederhana, gunakan simple permission model (SPM).
Hologres menyediakan model izin berikut:
-
Expert: Model ini sepenuhnya kompatibel dengan PostgreSQL dan menggunakan sistem otorisasi yang sama. Anda memberikan izin kepada RAM user menggunakan pernyataan grant standar PostgreSQL. Untuk informasi selengkapnya, lihat Expert permission model.
-
Simple permission model (SPM): Dibangun di atas PostgreSQL, model ini menyediakan pendekatan izin yang disederhanakan dan bersifat coarse-grained. Anda memberikan izin dengan menambahkan pengguna ke kelompok pengguna. Untuk informasi selengkapnya, lihat simple permission model (SPM).
-
Schema-level permission model (SLPM): Model ini memberikan kontrol yang lebih granular dibanding SPM dengan mengatur izin pada tingkat skema. Model ini ideal jika Anda memerlukan batasan izin yang ketat namun tetap menginginkan proses otorisasi yang sederhana. Untuk informasi selengkapnya, lihat Schema-level permission model (SLPM).
CatatanSetelah Anda membeli instans, sebuah database bernama postgres dibuat secara default. Database ini hanya digunakan untuk keperluan manajemen, memiliki sumber daya terbatas, dan tidak muncul pada halaman Database Authorization. Untuk beban kerja bisnis, Anda harus membuat database baru.
-
Berikan izin
Setelah membuat database dengan simple permission model, Anda dapat memberikan izin kepada RAM user.
-
Pada halaman Authorize User untuk database target, klik Grant Permission.
-
Pada kotak dialog Grant Permission, pilih User Account dan User Group. Kelompok pengguna yang tersedia adalah Admin, Developer, Writer, dan Viewer.
Kelompok pengguna didefinisikan sebagai berikut:
-
Admin: Bertindak sebagai Pemilik database dan dapat mengakses serta mengelola semua objek dan kelompok pengguna dalam database.
-
Developer: Dapat menggunakan Data Definition Language (DDL) untuk membuat, memodifikasi, atau menghapus objek. Mereka juga dapat membaca dan menulis data.
-
Writer: Dapat membaca dan menulis data dalam objek database.
-
Viewer: Memiliki akses read-only ke semua objek database.
-
-
Klik OK. Pengguna kini dapat menghubungkan database menggunakan tool pengembangan untuk mengakses datanya.
CatatanJika Anda tidak menemukan akun yang sesuai dalam daftar dropdown User Account, artinya akun tersebut belum ditambahkan ke instans saat ini. Anda perlu membuka halaman Users untuk menambahkan pengguna tersebut.
Cabut izin
Jika database Anda menggunakan simple permission model, Anda dapat mencabut izin dari RAM user.
-
Pada halaman Database Authorization, temukan database target, lalu pada kolom Actions, klik Authorize User untuk membuka halaman Authorize User.
-
Temukan pengguna target, lalu pada kolom Actions, klik Revoke Permission.
-
Klik OK.
Untuk mengetahui izin apa saja yang masih dimiliki RAM user setelah pencabutan, lihat Use the simple permission model.
Hapus database
Untuk menghapus database, temukan database tersebut pada halaman Database Authorization dan klik Delete pada kolom Actions. Menghapus database akan menghilangkan semua datanya secara permanen dan tidak dapat dipulihkan.