All Products
Search
Document Center

:Kelola aplikasi

Last Updated:Apr 24, 2026

Serverless Application Center memungkinkan Anda membuat aplikasi berdasarkan skenario bisnis Anda atau mengimpor aplikasi yang sudah ada. Topik ini menjelaskan cara mengelola aplikasi berbasis skenario di Serverless Application Center melalui Konsol Function Compute, termasuk membuat, mengimpor, melihat, memperbarui, dan menghapus aplikasi.

Buat aplikasi

Halaman pembuatan aplikasi di Serverless Application Center menyediakan templat untuk berbagai kasus penggunaan. Klik Details pada kartu templat untuk mempelajari lebih lanjut, lalu pilih yang sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda.

create-app

  1. Masuk ke Konsol Function Compute. Di panel navigasi sebelah kiri, klik Applications.

  2. (Opsional) Di halaman Applications, klik Create Application.

    Langkah ini hanya diperlukan bagi pengguna yang memiliki aplikasi yang sudah ada.

  3. Di halaman pembuatan aplikasi, pilih Use a Template to Create an Application. Di area templat di bawah, temukan templat yang sesuai, arahkan kursor ke kartunya, lalu klik Create Now.

  4. Di halaman Create Application, pilih jenis deployment dan konfigurasikan parameter sesuai petunjuk.

    • Deploy from Code Repository

      Kode didorong ke repositori yang ditentukan untuk memicu pipeline guna menerapkan aplikasi. Saat memperbarui proyek, Anda dapat mendorong kode ke repositori jarak jauh untuk rilis yang aman.

      1. Setelah memberi otorisasi pada repositori kode, konfirmasi informasi dasar seperti Repository dan Trigger Mode.choose-github-createapp1

      2. Konfirmasi pengaturan di bagian Advanced Settings dan Environment Configurations.choose-github-createapp2

    • Directly Deploy

      Kode diterapkan secara langsung. Anda harus mengelola resource fungsi jika ingin memelihara atau memperbarui proyek. Kemampuan seperti continuous integration dan continuous deployment (CI/CD) harus dikonfigurasi secara manual.

      Jika Anda memilih Directly Deploy untuk menerapkan aplikasi, Anda tidak perlu memberikan izin pada repositori kode karena Function Compute tidak menyimpan kode di repositori kode tertentu. Metode ini hanya cocok untuk uji coba cepat suatu aplikasi.

      choose-direct-createapp

  5. Klik Create and Deploy Default Environment.

    • Deploy from Code Repository

      Jika Anda memilih metode ini, langkah-langkah berikut termasuk dalam proses pembuatan aplikasi: sinkronkan templat ke repositori kode yang ditentukan, buat aplikasi, buat lingkungan, dan picu pipeline.

      create-pro1

      Contoh di atas menjelaskan cara menggunakan repositori kode untuk menerapkan aplikasi secara cepat. Dalam skenario penggunaan aktual, Anda dapat menentukan pengaturan kustom tambahan untuk pipeline. Misalnya, Anda dapat mengonfigurasi Variabel lingkungan untuk builder dan publisher serta menentukan proses eksekusi.

    • Directly Deploy

      Dibandingkan dengan Deploy from Code Repository, metode Directly Deploy memiliki lebih sedikit langkah dan lebih cepat.

      create-pro2

    Tunggu beberapa menit hingga deployment selesai. Di halaman detail aplikasi, Anda dapat melihat informasi dasar dan lingkungan aplikasi. Anda juga dapat mengklik Access Domain Name di kolom Actions untuk membuka aplikasi yang telah diterapkan.result1

Impor aplikasi

Anda dapat menghosting aplikasi serverless yang sudah ada dan memenuhi spesifikasi Serverless Devs ke Serverless Application Center di Function Compute.

  1. Masuk ke Konsol Function Compute. Di panel navigasi sebelah kiri, klik Applications.

  2. (Opsional) Di halaman Applications, klik Create Application.

    Langkah ini hanya diperlukan bagi pengguna yang memiliki aplikasi yang sudah ada.

  3. Di halaman pembuatan aplikasi, pilih Import an Application from a Repository dan konfigurasikan parameter sesuai petunjuk.

    import-app

    Anda hanya perlu memberikan izin pada repositori dan memilih repositori tersebut.

    Penting

    Ikuti petunjuk di layar untuk memilih repositori aplikasi Serverless Devs standar. Repositori tersebut harus berisi file s.yaml. Anda tidak dapat memilih repositori yang telah dikaitkan dengan aplikasi lain.

  4. Klik Create and Deploy Default Environment.

    Tunggu beberapa menit hingga deployment selesai. Di halaman detail aplikasi, Anda dapat melihat informasi dasar dan lingkungan aplikasi. Anda juga dapat mengklik Access Domain Name di kolom Actions untuk membuka aplikasi yang telah diterapkan.

Lihat dan perbarui aplikasi

Di halaman Applications di Serverless Application Center, Anda dapat melihat semua aplikasi yang ada. Anda juga dapat mengklik nama aplikasi untuk melihat detailnya.

Aplikasi merupakan kombinasi dari resource logis. Informasi dasar dan lingkungan aplikasi ditampilkan di halaman detail aplikasi, mencakup deskripsi, konfigurasi sumber kode, waktu pembuatan, dan detail lingkungan.

Di halaman Application Details, Anda dapat memperbarui informasi aplikasi dengan mengikuti petunjuk di layar. Jika sumber kode diubah, deployment aplikasi akan terpengaruh, dan Anda tidak dapat melakukan rollback aplikasi ke versi sebelumnya. Untuk informasi tentang cara memperbarui logika bisnis, konfigurasi terkait lingkungan, dan konfigurasi terkait pipeline aplikasi, lihat Kelola lingkungan aplikasi dan Kelola pipeline.update-app

Hapus aplikasi

Masuk ke Konsol Function Compute. Di panel navigasi sebelah kiri, klik Applications. Temukan aplikasi yang ingin dihapus, klik Delete di kolom Actions, lalu ikuti petunjuk di layar.delete-app

Di kotak dialog Delete Application, Anda dapat melihat resource dalam aplikasi tersebut, termasuk pipeline, layanan dan fungsi Function Compute, serta resource repositori kode.

Peringatan
  • Jika modul lain bergantung pada resource yang Anda buat dalam suatu aplikasi, kesalahan dapat terjadi jika Anda menghapus aplikasi tersebut. Lakukan dengan hati-hati. Misalnya, jika suatu fungsi dari aplikasi sedang digunakan oleh client atau dalam logika bisnis lain, kesalahan akan terjadi pada logika bisnis yang menggunakan fungsi tersebut jika Anda menghapus aplikasi.

  • Jika resource dalam aplikasi diubah oleh entitas lain, kami menyarankan agar Anda mengambil tindakan pencegahan yang diperlukan saat menghapus aplikasi. Misalnya, suatu aplikasi membuat layanan di Function Compute, dan pengguna membuat fungsi lain di layanan tersebut. Dalam kasus ini, layanan tersebut gagal dihapus. Anda dapat menentukan apakah perubahan resource tersebut sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda. Jika perubahan tersebut tidak memengaruhi bisnis Anda, Anda dapat menghapus layanan tersebut secara manual.