Edge Load Balancer (ELB) menerima permintaan dari klien dan mendistribusikan lalu lintas masuk ke sekelompok instance Edge Node Service (ENS) di backend untuk meningkatkan throughput aplikasi. Anda dapat menggunakan ELB untuk mencegah gangguan layanan akibat titik kegagalan tunggal (SPOF) dan meningkatkan ketersediaan aplikasi.
Komponen ELB
Tabel berikut menjelaskan komponen-komponen ELB.
Komponen | Deskripsi |
Instance | Sebuah instance ELB menyediakan load balancing dengan mendistribusikan lalu lintas masuk ke server backend. Untuk memulai dengan ELB, Anda harus membuat sebuah instance ELB dan menambahkan setidaknya satu listener dan dua instance ENS ke dalam instance ELB tersebut. |
Listener | Listener mendengarkan permintaan klien dan meneruskan permintaan tersebut ke server backend. Listener juga melakukan pengecekan kesehatan pada server backend. |
Server backend | Server backend digunakan untuk menerima permintaan frontend. |
Instance ELB bersifat akses internal. Jika Anda ingin instance ELB mengarahkan permintaan melalui Internet, Anda dapat mengaitkan alamat IP elastis (EIP) dengan instance tersebut. Untuk informasi lebih lanjut, lihat Kaitkan EIP.
Manfaat
Scalability: ELB dapat digunakan sebagai titik masuk lalu lintas untuk server web dan server aplikasi. Hal ini memungkinkan Anda meningkatkan performa sistem layanan dengan menambahkan atau menghapus instance ENS sesuai beban kerja.
High concurrency: Jika satu instance ENS tidak dapat memenuhi persyaratan pemrosesan, Anda dapat mengonfigurasi aturan pendengaran ELB untuk mendistribusikan lalu lintas ke berbagai instance ENS.
High availability: Pemulihan bencana didukung untuk menghilangkan SPOF dan memastikan ketersediaan layanan terus-menerus. Fitur persistensi sesi dapat digunakan untuk meneruskan permintaan dari klien yang sama ke instance ENS backend yang sama guna meningkatkan efisiensi akses.
Multi-protocol support: ELB mendukung TCP dan UDP di Lapisan 4 serta HTTP dan HTTPS di Lapisan 7. Anda dapat menggunakan ELB untuk menyediakan koneksi cepat dan aman ke aplikasi seperti aplikasi audio dan video real-time, aplikasi streaming interaktif, dan aplikasi game online.
Jenis instance dan harga
Sebuah instance ELB memiliki metrik berikut. Nilai metrik bervariasi berdasarkan jenis instance.
Jumlah maksimum koneksi: jumlah maksimum koneksi yang dapat didukung oleh sebuah instance. Saat jumlah koneksi melebihi batas atas, permintaan koneksi baru akan dibuang.
Koneksi per detik (CPS): jumlah maksimum koneksi baru per detik. Saat jumlah koneksi baru per detik melebihi batas atas, permintaan koneksi baru akan dibuang.
Permintaan per detik (QPS): jumlah permintaan HTTP atau HTTPS (query) yang dapat diselesaikan per detik. Saat jumlah aktual mencapai batas atas, permintaan koneksi baru akan dibuang.
Tipe | Jumlah maksimum koneksi | CPS | QPS | Harga satuan (USD/bulan) |
Kecil I (elb.s1.small) | 5.000 | 2.000 | 800 | 7,5 |
Menengah I (elb.s2.small) | 50.000 | 4.000 | 3.000 | 26 |
Menengah II (elb.s2.medium) | 100.000 | 8.000 | 6.000 | 52 |
Besar I (elb.s3.small) | 200.000 | 16.000 | 12.000 | 104 |
Besar II (elb.s3.medium) | 500.000 | 40.000 | 18.000 | 166 |
Penagihan
Jika Anda mengaitkan EIP dengan instance ELB, Anda akan dikenakan biaya lalu lintas internet oleh EIP. Untuk informasi lebih lanjut, lihat Penagihan.
Anda akan dikenakan biaya untuk ELB berdasarkan tipe instance. Tabel berikut menjelaskan penagihan ELB.
Item | Deskripsi |
Metode penagihan | Bayar sesuai penggunaan |
Siklus penagihan | Bulanan |
Aturan penagihan |
|
Contoh:
Skenario: Seorang pengguna membuat instance ELB tipe Menengah I (elb.s2.small) pada 5 Juni 2024. Instance tersebut digunakan hingga akhir Juni 2024. Jumlah hari efektif untuk instance tersebut pada Juni 2024 adalah 26.
Penagihan:
Faktor efektif: 26/30 = 0,86666667.
Harga satuan: USD 26/bulan untuk instance Menengah I (elb.s2.small).
Biaya instance pada Juni: 26 × 0,86666667 = USD 22,53.