All Products
Search
Document Center

:Identifikasi partisi disk berdasarkan UUID di GRUB

Last Updated:Apr 25, 2026

Ganti pengidentifikasi partisi berbasis nama perangkat dengan UUID dalam file konfigurasi GRUB untuk mencegah kegagalan boot GRUB setelah operasi disk seperti image import.

Latar Belakang

Nama perangkat seperti /dev/vda1 dapat berubah setelah operasi seperti image import. Jika nama perangkat dalam konfigurasi GRUB tidak lagi menunjuk ke partisi yang benar, kernel gagal memuat sistem file dan instans tidak dapat dimulai.

Prosedur

Konfigurasikan GRUB agar mengidentifikasi partisi root berdasarkan UUID guna memastikan proses boot yang andal.

Peringatan

Memodifikasi konfigurasi GRUB merupakan operasi berisiko tinggi. Modifikasi yang salah dapat mencegah instans Anda berjalan. Sebelum melanjutkan, buat snapshot untuk instans Anda guna memastikan keamanan data.

Periksa versi GRUB

GRUB memiliki dua versi utama: GRUB2 dan GRUB Legacy. GRUB Legacy hanya menerima perbaikan bug. Periksa versi GRUB Anda sebagai berikut.

  1. Masuk ke instans Linux menggunakan Workbench.

  2. Identifikasi versi GRUB Anda:

    GRUB2

    Periksa struktur direktori konfigurasi GRUB:

    sudo ls /etc/grub.d/

    Jika output mencakup file seperti 00_header dan 40_custom, Anda menggunakan GRUB2. Contoh output:

    00_header  05_debian_theme  10_linux  20_linux_xen  30_os-prober  30_uefi-firmware  40_custom  41_custom

    GRUB Legacy

    Periksa isi direktori /boot/grub/:

    sudo ls /boot/grub/

    Jika direktori /boot/grub berisi file menu.lst, Anda menggunakan GRUB Legacy.

Cari lokasi file konfigurasi

GRUB2 dan GRUB Legacy menggunakan jalur file konfigurasi yang berbeda.

  • GRUB2: /boot/grub/grub.cfg atau /boot/grub2/grub.cfg.

  • GRUB Legacy: /boot/grub/menu.lst atau /boot/grub/grub.conf.

Navigasi ke direktori /boot untuk menemukan file konfigurasi GRUB.

Dapatkan UUID partisi disk

Ambil UUID setiap partisi disk untuk digunakan dalam file konfigurasi GRUB.

  1. Lihat UUID partisi disk:

    sudo blkid

    Contoh output:

    /dev/vda1: LABEL="/" UUID="e7e8xxxx-xxxx-xxxx-xxxx-xxxxb9263645" TYPE="ext4" PARTUUID="0efbxxxx-01"

    Di sini, UUID dari /dev/vda1 adalah e7e8xxxx-xxxx-xxxx-xxxx-xxxxb9263645.

Modifikasi file konfigurasi

Penting

Contoh berikut menggunakan file konfigurasi GRUB2 /boot/grub2/grub.cfg. Jika Anda menggunakan GRUB Legacy atau konfigurasi GRUB yang dikustomisasi, sesuaikan perintah pada Langkah 1 dan Langkah 2 sesuai kebutuhan.

  1. Buat cadangan file konfigurasi GRUB saat ini:

    sudo cp /boot/grub2/grub.cfg /boot/grub2/grub.cfg.bak
    Penting

    Untuk memulihkan file konfigurasi GRUB, jalankan:

    sudo cp -f /boot/grub2/grub.cfg.bak /boot/grub2/grub.cfg

  2. Buka file konfigurasi GRUB:

    sudo vim /boot/grub2/grub.cfg
  3. Tekan i untuk masuk ke mode insert. Ganti semua kemunculan root=/dev/vda1 dengan root=UUID=e7e8xxxx-xxxx-xxxx-xxxx-xxxxb9263645.

    linux   /boot/vmlinuz-3.16.0-4-amd64 root=/dev/vda1 ro single debian-installer=en_US net.ifnames=0 vga=792 console=tty0 console=ttyS0,115200n8

    Baris yang telah dimodifikasi:

    linux   /boot/vmlinuz-3.16.0-4-amd64 root=UUID=e7e8xxxx-xxxx-xxxx-xxxx-xxxxb9263645 ro single debian-installer=en_US net.ifnames=0 vga=792 console=tty0 console=ttyS0,115200n8
  4. Tekan Esc untuk keluar dari mode insert, lalu ketik :wq untuk menyimpan dan keluar.

  5. (Opsional) Verifikasi bahwa semua pengidentifikasi partisi disk di GRUB kini menggunakan UUID:

    sudo cat /boot/grub2/grub.cfg

Referensi

Untuk mengonfigurasi file fstab agar secara otomatis memasang data disk, lihat Pasang otomatis data disk menggunakan UUID.