Replikasi data antara dua disk ESSD secara asinkron setiap 15 menit untuk pemulihan bencana lintas zona atau lintas wilayah.
Panduan keputusan cepat
|
Use case |
Goal |
Recommended approach |
|
Lindungi satu disk dalam satu wilayah |
Loss data mendekati nol dengan redundansi lokal |
Buat pasangan replikasi lintas zona |
|
Lindungi satu disk di beberapa wilayah |
Perlindungan terhadap bencana tingkat wilayah |
Buat pasangan replikasi lintas wilayah |
|
Lindungi beberapa disk terkait |
Failover yang konsisten terhadap aplikasi |
Cara kerja
Pasangan replikasi terdiri dari dua disk:
-
Primary disk — Disk sumber yang berisi data produksi Anda.
-
Secondary disk — Disk tujuan yang menyimpan data hasil replikasi.
Kedua disk harus berada di zona yang berbeda, baik dalam wilayah yang sama (lintas zona) maupun di wilayah berbeda (lintas wilayah).
Setelah diaktifkan, sistem melakukan sinkronisasi penuh awal, lalu mereplikasi perubahan secara berkala. RPO default adalah 15 menit. Aktifkan RTC untuk mengurangi RPO menjadi 10 menit atau kurang. Dalam situasi bencana, lakukan failover ke secondary disk dengan loss data minimal.
Penagihan
Pasangan replikasi menggunakan penagihan pay-as-you-go. Biaya mencakup:
-
Layanan pasangan replikasi (berdasarkan kapasitas disk)
-
Penyimpanan Snapshot (untuk backup snapshot, jika berlaku)
-
Bandwidth RTC (jika diaktifkan untuk replikasi lintas wilayah)
Mengaktifkan RTC untuk replikasi lintas zona dalam wilayah yang sama tidak dikenai biaya tambahan. Replikasi lintas wilayah dengan RTC yang diaktifkan akan dikenai biaya bandwidth tambahan.
Lihat Harga Block Storage.
Prasyarat
Pastikan Anda telah:
-
Membuat dua disk ESSD atau ESSD AutoPL dengan kapasitas dan tingkat kinerja yang sama.
-
Disk berada di zona yang berbeda (dalam wilayah yang sama atau wilayah berbeda).
-
Disk secondary berada dalam status Unattached.
-
Tidak ada disk yang sedang dalam proses Ubah ukuran atau dimodifikasi.
-
(Disarankan) Membuat Snapshot dari disk secondary untuk mencadangkan data yang ada.
Aktivasi akan menimpa seluruh data pada disk secondary dengan data dari disk primary. Operasi ini tidak dapat dikembalikan. Buat Snapshot dari disk secondary sebelum aktivasi.
Buat pasangan replikasi
-
Login ke Konsol EBS.
CatatanPengguna pertama kali harus membuat service-linked role yang diperlukan saat diminta.
-
Di panel navigasi kiri, pilih Enterprise-level Features > Async Replication.
-
Di bilah navigasi atas, pilih wilayah disk primary Anda.
-
Di tab Primary Site, klik Create Replication Pair.
-
Konfigurasikan parameter berikut:
Parameter
Description
Region and Zone
Wilayah dan zona disk primary.
Disk
ID disk primary.
Disaster Recovery Region and Zone
Zona tujuan. Pemulihan bencana lintas zona: wilayah sama, zona berbeda. Pemulihan bencana lintas wilayah: wilayah berbeda.
Destination Disk
ID disk secondary. Harus sesuai dengan kapasitas dan tingkat kinerja disk primary.
Enable Replication Time Control (RTC)
Opsional. Pilih Yes untuk menjamin RPO ≤ 10 menit. RTC lintas zona tidak dikenai biaya tambahan; RTC lintas wilayah dikenai biaya bandwidth. Lihat Ikhtisar async replication.
Risk Disclosure
Pilih I am aware of the risks untuk mengakui bahwa data pada disk secondary akan ditimpa.
Replication Pair Name
Nama pasangan replikasi.
Description
Opsional. Deskripsi untuk referensi.
-
Selesaikan pembayaran.
Aktifkan pasangan replikasi
Aktifkan pasangan replikasi untuk memulai replikasi data.
-
Di daftar pasangan replikasi, temukan pasangan Anda dan klik Activate di kolom Actions.
-
Di kotak dialog Activate Replication Pair:
-
(Disarankan) Klik Create Snapshot untuk mencadangkan disk secondary.
PentingAktivasi akan menimpa seluruh data pada disk secondary. Buat Snapshot jika Anda belum mencadangkan datanya.
-
Pilih metode aktivasi:
-
Copy Now — Melakukan replikasi sekali, lalu mengatur status menjadi Stopped. Cocok untuk pengujian atau kendali manual.
-
OK — Memulai replikasi berkelanjutan dengan RPO 15 menit (atau ≤10 menit jika RTC diaktifkan). Cocok untuk pemulihan bencana produksi.
-
-
-
Monitor status replikasi. Status berubah menjadi:
Status
Meaning
Initial Syncing
Sinkronisasi awal sedang berlangsung. Menampilkan persentase progres.
Normal
Aktif dan melakukan sinkronisasi berkelanjutan.
Stopped
Replikasi dijeda.
Saat status mencapai Normal, data sedang direplikasi secara berkelanjutan.
Langkah selanjutnya
-
Lakukan latihan pemulihan bencana: Verifikasi konfigurasi DR Anda berfungsi sesuai harapan.
-
Hapus pasangan replikasi: Hapus pasangan yang tidak lagi diperlukan.
-
Buat replication pair-consistent group: Lindungi beberapa disk terkait dengan failover yang konsisten.
FAQ
Mengapa saya tidak bisa memilih disk di zona tujuan?
Daftar dropdown hanya menampilkan disk ESSD atau ESSD AutoPL dengan kapasitas dan tingkat kinerja yang sama dengan disk primary, dalam status unattached.
Jika tidak ada disk yang muncul, buat disk ESSD baru di zona tujuan dengan spesifikasi yang sesuai dan biarkan dalam status unattached.
Apa yang terjadi pada disk secondary selama replikasi?
Disk secondary menjadi read-only selama replikasi aktif. Anda tidak dapat menyambungkannya ke Instance ECS atau menulis data ke dalamnya. Untuk menggunakan disk secondary, hentikan pasangan replikasi terlebih dahulu.