Skenario
Bisnis yang mengandalkan situs web, game, atau streaming video sering menggunakan Content Delivery Network (CDN) untuk mempercepat pengiriman konten ke pengguna di seluruh dunia. Meskipun CDN meningkatkan performa, menjaga ketersediaan tinggi tetap sangat penting. Konfigurasi CDN standar tidak dapat mendeteksi status kesehatan origin, sehingga tidak mampu mengalihkan lalu lintas secara otomatis dari server yang gagal. Global Traffic Manager (GTM) mengatasi masalah ini dengan menyediakan penyeimbangan beban, pemeriksaan kesehatan, dan failover otomatis.
Solusi
Baik CDN maupun Global Traffic Manager (GTM) menggunakan domain CNAME untuk menyediakan layanan mereka. Anda tidak dapat mengarahkan satu subdomain ke dua domain CNAME yang berbeda secara bersamaan. Jika dilakukan, server DNS otoritatif akan merespons permintaan secara round-robin, yang berpotensi menyebabkan salah satu layanan gagal. Untuk memanfaatkan CDN guna akselerasi dan GTM guna ketersediaan tinggi, Anda harus mengonfigurasi keduanya secara berantai. Solusi ini memandu Anda dalam mengintegrasikan kedua layanan tersebut: lalu lintas pengguna pertama kali mencapai CDN, lalu CDN menggunakan GTM sebagai origin-nya untuk mengarahkan permintaan secara cerdas ke server yang sehat.

Prosedur
Ikhtisar
-
Konfigurasikan Global Traffic Manager.
-
Konfigurasikan akselerasi CDN.
Prasyarat
-
Nama domain uji coba, seperti
test.alidns.com. -
Anda telah membuat instans GTM.
-
Anda telah mengaktifkan layanan Alibaba Cloud CDN.
Langkah 1: Konfigurasikan Global Traffic Manager
Konfigurasikan kolam alamat dan pemeriksaan kesehatan
-
Buka konsol Cloud DNS-Global Traffic Manager. Di daftar instans, temukan instans target Anda dan klik Actions pada kolom Configure.
-
Pada halaman Basic Settings, klik tab Address Pool Settings, lalu klik Add Address Pool. Buat dua kolam alamat dengan pengaturan berikut:
Pool name
IP address
Mode
test1
1.1.XX.XX
Intelligent Return
test2
2.2.XX.XX
Intelligent Return
-
Pada halaman Address Pool Settings, klik ikon + di samping kolam alamat untuk membuka pengaturannya. Lalu, klik Health Check di samping Add dan konfigurasikan parameter pemeriksaan kesehatan.
Konfigurasikan kebijakan akses
-
Pada halaman Basic Settings, untuk Access Policy Type, pilih Geography-based access policy. Kemudian, klik Configure pada bagian ini.
-
Klik Add Access Policy dan buat kebijakan baru dengan pengaturan berikut:
Policy name
Primary pool set
Backup pool set
Request source
Global
test1
test2
Global
Untuk set kolam alamat primer maupun cadangan, tipe kolam alamat adalah IPv4, kebijakan penyeimbangan beban adalah Return All Addresses, dan jumlah minimum alamat yang tersedia adalah 1.
Pengaturan dasar
-
Pada halaman Basic Settings, klik Edit. Pada kotak dialog yang muncul, konfigurasikan Instance Name, CNAME Access Domain, Business Domain, Global TTL, Alert Contact Group, dan Alert Method.
Langkah 2: Konfigurasikan akselerasi CDN
-
Pada tab Basic Settings di konsol Global Traffic Manager, salin CNAME Access Domain untuk instans GTM Anda.
-
Masuk ke Konsol CDN. Di panel navigasi kiri, klik Domain Names. Pada halaman Domain Names, klik Add Domain Name. Konfigurasikan Acceleration Areas, Accelerated Domain Name, Business Type, dan Origin Server sesuai kebutuhan.
CatatanUntuk origin, tempel domain akses CNAME yang telah Anda salin dari GTM.
-
Setelah menambahkan domain akselerasi, statusnya akan ditampilkan sebagai Reviewing atau Configuring. Tunggu beberapa menit hingga status berubah menjadi Active. Selanjutnya, buka konsol Cloud DNS dan tambahkan rekaman CNAME yang mengarahkan domain bisnis Anda (
test.alidns.com) ke domain CNAME CDN. -
Setelah menambahkan rekaman CNAME, kembali ke halaman Domain Names di konsol CDN. Jika status CNAME adalah Configured, berarti domain bisnis Anda telah berhasil terhubung ke CDN.