Data Transmission Service (DTS) menjaga sinkronisasi data antar database secara real-time. Layanan ini dapat digunakan untuk mereplikasi data lintas wilayah, mengalirkan data ke pipeline analitik, atau membangun arsitektur multi-situs yang tangguh.
Kasus penggunaan
Active geo-redundancy: Jalankan node database aktif di beberapa wilayah agar pengguna selalu terhubung ke node terdekat, sehingga latensi berkurang dan ketersediaan meningkat.
Geo-disaster recovery: Pertahankan replika aktif di wilayah geografis terpisah untuk memungkinkan failover cepat jika wilayah primer mengalami gangguan.
Zone-disaster recovery: Simpan replika yang tersinkronisasi di zona ketersediaan berbeda dalam satu wilayah guna melindungi dari kegagalan tingkat zona.
Cross-border data synchronization: Replikasi data lintas batas negara untuk memenuhi persyaratan residensi data atau melayani pengguna internasional melalui database lokal.
Cloud business intelligence (BI): Alirkan data produksi ke database analitik khusus agar kueri BI tidak memengaruhi beban kerja transaksional.
Real-time data warehousing: Masukkan perubahan langsung dari database operasional ke gudang data agar laporan dan dasbor selalu mutakhir.
Penagihan
Fitur sinkronisasi data pada DTS dikenai biaya. Untuk detail harga, lihat Metode penagihan.
Jenis sinkronisasi
| Type | What it does |
|---|---|
| Schema synchronization | Menyalin skema objek yang dipilih — tabel, tampilan, pemicu, dan prosedur tersimpan — dari database sumber ke database tujuan. Jalankan ini terlebih dahulu jika database tujuan belum memiliki skema yang sesuai. |
| Full data synchronization | Menyalin seluruh data yang ada (data historis) dari sumber ke tujuan. Proses ini menetapkan garis dasar yang menjadi fondasi sinkronisasi inkremental. Pilih kedua opsi Schema Synchronization dan Full Data Synchronization saat mengonfigurasi task untuk menyederhanakan penyiapan. |
| Incremental data synchronization | Diaktifkan secara default. DTS menyinkronkan data inkremental yang dihasilkan di database sumber ke database tujuan secara real-time. |
Sebelum mengonfigurasi task, periksa apakah sinkronisasi skema didukung untuk jenis database sumber Anda. Jika tidak didukung, buat skema database tujuan secara manual sebelum memulai task.
Topologi sinkronisasi
Untuk daftar lengkap topologi yang didukung, lihat Synchronization topologies.
Database sumber yang didukung
Pilih jenis database sumber untuk melihat versi database yang didukung, jenis sinkronisasi, serta langkah-langkah konfigurasinya.
Database MySQL self-managed atau instans ApsaraDB RDS for MySQL
Database PostgreSQL self-managed atau instans ApsaraDB RDS for PostgreSQL
Database SQL Server self-managed atau instans ApsaraDB RDS for SQL Server
Database MongoDB self-managed atau instans ApsaraDB for MongoDB
Database Redis self-managed, instans Tair, atau instans ApsaraDB for Redis