Desain skema di Data Management (DMS) menegakkan standar R&D saat Anda merancang skema tabel, sehingga tetap konsisten di seluruh lingkungan pengembangan, pengujian, dan produksi. Panduan ini menjelaskan alur kerja desain skema secara lengkap dengan menggunakan database fisik sebagai contoh.
Workflow overview: Buat tiket desain skema → Rancang atau impor tabel → Lolos pemeriksaan awal → Terapkan ke database pengembangan → Terapkan ke database produksi
Prasyarat
Sebelum memulai, pastikan Anda telah memiliki:
Database salah satu tipe berikut:
MySQL: ApsaraDB RDS for MySQL, PolarDB for MySQL, ApsaraDB MyBase for MySQL, PolarDB-X, atau database MySQL dari sumber lain
OceanBase
Oracle
Instans database yang dikelola dalam mode Secure Collaboration. Lihat Lihat mode kontrol instans.
Database yang tipe lingkungannya memenuhi persyaratan lingkungan dalam aturan keamanan untuk perubahan skema. Lihat Ubah tipe lingkungan instans.
Desain skema mendukung baik database fisik maupun database logis. Panduan ini menggunakan database fisik.
Langkah 1: Buat tiket desain skema
Masuk ke Konsol DMS V5.0.
Pada bilah navigasi atas, pilih Database Development > Schema Change > Schema Design.
Dalam mode simple, arahkan kursor ke ikon
di pojok kiri atas dan pilih All Features > Database Development > Schema Change > Schema Design.Pada halaman Schema Design Tickets, klik Schema Design di pojok kanan atas.
Atur parameter tiket lalu klik Submit.
Parameter Wajib Deskripsi Project Name Ya Nama yang mengidentifikasi proyek. Project description Ya Latar belakang bisnis proyek, seperti tujuan atau objektifnya. Deskripsi yang jelas mengurangi komunikasi bolak-balik. Change Base Database Ya Database untuk desain skema. Tipe lingkungan database tersebut harus sesuai dengan standar R&D dalam aturan keamanan. Dalam contoh ini, poc_devdigunakan sebagai change base database. Untuk informasi lebih lanjut, lihat Desain skema.Security Rules Tidak Aturan keamanan yang akan diterapkan. DMS memilihnya secara otomatis setelah Anda menentukan database. Associated Iterations Tidak Iterasi yang akan dikaitkan dengan proyek. Klik Select/Change Iteration, temukan iterasi tersebut, lalu klik Associate pada kolom Actions. Change Stakeholder Ya Pengguna yang dapat melihat tiket dan membantu dalam proses pengembangan serta persetujuan. Administrator DMS dan administrator basis data (DBA) selalu dapat melihat detail tiket; pengguna lain tidak bisa.
Langkah 2: Buat tabel fisik
Buat tabel menggunakan GUI atau dengan mengimpor pernyataan SQL. Anda juga dapat membuat tabel fisik pada tab SQLConsole. Langkah-langkah berikut menggunakan SQL.
Opsi 1: Gunakan GUI
Klik Create Physical Table.
Masukkan informasi dasar tabel dan konfigurasikan bidang serta indeks.
Klik Save.
Opsi 2: Impor pernyataan SQL
Klik Import SQL Statements.
Masukkan pernyataan
CREATE TABLEatauALTER TABLElalu klik OK. Contohnya:CREATE TABLE `data_modify` ( `id` bigint(20) unsigned NOT NULL AUTO_INCREMENT COMMENT 'Primary key', `name` varchar(256) NOT NULL COMMENT 'Name', `phone` varchar(32) DEFAULT NULL COMMENT 'Phone number', `sex` varchar(32) DEFAULT NULL COMMENT 'Gender', `email` varchar(256) DEFAULT NULL COMMENT 'Email address', `remarks` varchar(1024) DEFAULT NULL COMMENT 'Remarks', PRIMARY KEY (`id`) ) ENGINE=InnoDB DEFAULT CHARSET=utf8 COMMENT='Personal information';Pada tab Create Physical Table: data_modify, konfirmasi skema tabel lalu klik Save.
Setelah disimpan, DMS memvalidasi pernyataan tersebut terhadap standar R&D dalam aturan keamanan default dan menampilkan hasil pemeriksaan awal.
| Hasil | Makna | Tindakan |
|---|---|---|
| Passed | Skema tabel memenuhi semua standar R&D. | Klik Confirm Changes and Submit to Save. |
| Warning | Skema memiliki masalah non-blocking. | Klik Ignore the warning and continue to save. untuk melanjutkan, atau klik Disable untuk merevisi skema. |
| Error | Skema melanggar standar R&D. | Klik Disable, perbaiki masalahnya, lalu klik Save lagi. |
DMS menyediakan hampir 40 standar R&D untuk pembuatan tabel dan modifikasi bidang atau indeks. Konfigurasikan standar ini dalam aturan keamanan sesuai kebutuhan.
Setelah pemeriksaan awal lolos, tab Project Homepage terbuka. Pada tab Tables Changed in Project, tinjau tabel yang telah Anda ubah atau buat, lalu lakukan perubahan lebih lanjut jika diperlukan.
Langkah 3: Terapkan perubahan skema ke database pengembangan
Klik Perform Changes to Base Database.
Pada panel Perform Changes to Base Database, tinjau database dasar, strategi eksekusi, dan skrip perubahan skema, lalu klik Submit.
Setelah perubahan skema disetujui, DMS menerapkannya ke database dasar secara otomatis. Untuk memverifikasi hasilnya, buka tab SQLConsole untuk database dasar tersebut.
Secara default, perubahan skema memerlukan pengajuan dan persetujuan tiket. Dengan aturan keamanan kustom, Anda dapat melewati persetujuan untuk database pengembangan atau menunjuk pemberi persetujuan tertentu untuk database produksi.
Langkah 4: Terapkan perubahan skema ke database produksi
Klik Perform Changes to Target Database.
Pada panel Perform Changes to Target Database, pilih database tujuan, masukkan skrip pada bidang Script to Execute, lalu klik Submit.
Untuk menerapkan skrip yang sama ke beberapa database produksi sekaligus, klik Add Multiple Databases.
Setelah perubahan skema disetujui, DMS menerapkannya ke database produksi secara otomatis. Verifikasi hasilnya pada tab SQLConsole.
Klik Go to Next Node. Pada pesan konfirmasi, klik Go to Next Node lagi untuk menutup tiket.
Setelah tiket ditutup, klik langkah apa pun untuk melihat catatan perubahan dan penerbitannya.
Langkah berikutnya
Untuk referensi lengkap tentang desain skema, termasuk opsi konfigurasi lanjutan, lihat Desain skema.