Node cabang adalah jenis node kontrol logis di Data Studio yang mendefinisikan logika percabangan dan arah cabang berdasarkan kondisi logis tertentu.
Pengenalan Node
Node cabang menggunakan operator perbandingan Python untuk mengevaluasi parameter output dari node leluhur dan menghasilkan beberapa node cabang. Node turunan dapat dijalankan dalam kondisi berbeda berdasarkan hasil parameter dari node leluhur.
Prasyarat
Pengguna RAM yang ingin digunakan telah ditambahkan ke ruang kerja Anda.
Untuk menggunakan pengguna RAM dalam pengembangan tugas, tambahkan pengguna RAM sebagai anggota ruang kerja dan tetapkan peran Develop atau Workspace Administrator. Peran Workspace Administrator memiliki lebih banyak izin daripada yang diperlukan, jadi berhati-hatilah saat memberikannya. Untuk informasi lebih lanjut tentang cara menambahkan anggota dan menetapkan peran, lihat Tambahkan anggota ruang kerja dan tetapkan peran kepada mereka.
Grup sumber daya serverless terkait dengan ruang kerja Anda. Untuk informasi lebih lanjut, lihat topik-topik dalam direktori Gunakan grup sumber daya serverless.
Sebuah node cabang harus dibuat sebelum Anda mengembangkan tugas pada node tersebut. Untuk informasi lebih lanjut, lihat Buat node tugas.
Perhatian
Hanya DataWorks Standard Edition dan edisi yang lebih canggih yang mendukung node cabang. Untuk informasi tentang edisi DataWorks, lihat Perbedaan antar edisi DataWorks.
Maksimal 50 cabang dapat dilampirkan ke sebuah node cabang.
Dalam kebanyakan kasus, node cabang perlu digunakan bersama dengan node penugasan.
Jika node turunan dari sebuah node cabang tidak memenuhi kondisi tertentu, node turunan tersebut akan dijalankan secara simulasi, dan pesan
It's set condition-skip by taskakan ditampilkan.
Langkah 1: Gunakan node cabang untuk mengembangkan tugas
Buka tab konfigurasi node cabang dan sesuaikan logika cabang di bagian Definisi.
Di bagian Definition, klik Add Branch.
Di kotak dialog Branch Definition, konfigurasikan parameter yang diperlukan.

Parameter
Deskripsi
Condition
Informasi berikut menjelaskan kondisi cabang:
Anda hanya dapat menggunakan operator perbandingan Python untuk mendefinisikan kondisi logis untuk node cabang.
Jika hasil dari ekspresi benar saat node dijalankan, kondisi cabang yang sesuai terpenuhi.
Jika ekspresi gagal diproses saat node dijalankan, seluruh node cabang gagal.
Untuk mendefinisikan kondisi cabang, Anda dapat menggunakan variabel global dan parameter yang didefinisikan dalam konteks node. Sebagai contoh, variabel
${input}dapat digunakan sebagai parameter input dari node cabang.
Associated Node Output
Informasi berikut menjelaskan output node terkait:
Output node digunakan untuk mengonfigurasi dependensi antara node anak dan node cabang.
Jika kondisi cabang terpenuhi, node anak yang bergantung pada output node dijalankan. Jika node anak juga bergantung pada output node lain, status node tersebut juga penting.
Jika kondisi cabang tidak terpenuhi, node anak yang bergantung pada output node tidak dijalankan. Node anak disetel ke status
Not Runningkarena kondisi cabang tidak terpenuhi.
Description
Deskripsi cabang. Sebagai contoh, cabang ${input}==1 dan ${input}>2 didefinisikan.
Konfigurasikan node turunan dari node cabang.
Anda dapat mengonfigurasi beberapa jenis node anak untuk sebuah node cabang. Dalam contoh ini, node MySQL dikonfigurasi sebagai node turunan.
Buat dua node MySQL bernama
Branch 1danBranch 2, lalu buka tab konfigurasi masing-masing node.Di panel navigasi kanan tab konfigurasi node MySQL, klik Properties. Di bagian Scheduling Dependencies dari tab Properti, klik Add Dependency dan pilih node cabang sebagai Objek Leluhur. Kemudian, konfigurasikan parameter Nama Output dan klik Tambah.

Setelah mengembangkan node cabang dan node anaknya, konfigurasikan properti penjadwalan agar sistem dapat menjalankan node secara berkala.
Langkah 2: Terapkan node cabang dan lakukan operasi & pemeliharaan
Setelah kode node dan pengaturan penjadwalan dikonfigurasi, terapkan node ke lingkungan produksi. Untuk informasi lebih lanjut, lihat Terapkan node.
Setelah penyebaran selesai, buka halaman Auto Triggered Nodes di Operation Center untuk melihat node yang telah diterapkan dan melakukan operasi & pemeliharaan. Sistem secara berkala menjalankan node berdasarkan pengaturan penjadwalan yang telah dikonfigurasi. Untuk informasi lebih lanjut, lihat Memulai dengan Pusat Operasi.
Lampiran: Operator perbandingan Python yang didukung
Sebagai contoh, nilai Variabel a adalah 10 dan nilai Variabel b adalah 20 dalam tabel berikut.
Operator | Deskripsi | Contoh |
== | Sama dengan: memeriksa apakah dua objek sama. | (a==b) mengembalikan false. |
!= | Tidak sama dengan: memeriksa apakah dua objek tidak sama. | (a!=b) mengembalikan true. |
<> | Tidak sama dengan: memeriksa apakah dua objek tidak sama. | (a<>b) mengembalikan true. Operator ini mirip dengan !=. |
> | Lebih besar dari: memeriksa apakah x lebih besar dari y. | (a>b) mengembalikan false. |
< | Kurang dari: memeriksa apakah x kurang dari y. Hasil yang dikembalikan adalah 1 atau 0. 1 menunjukkan true dan 0 menunjukkan false. Hasil 1 dan 0 setara dengan variabel khusus true dan false. | (a<b) mengembalikan true. |
>= | Lebih besar dari atau sama dengan: memeriksa apakah x lebih besar dari atau sama dengan y. | (a>=b) mengembalikan false. |
<= | Kurang dari atau sama dengan: memeriksa apakah x kurang dari atau sama dengan y. | (a<=b) mengembalikan true. |